
Pagi ini Rhe sudah bersiap untuk pergi mengantar kan kedua orang tua Diki ke bandara karna calon mertua nya itu akan kembali ke jogja karna masih banyak pekerjaan yang menunggu mereka jadi mereka tidak bisa berlama-lama untuk stay di ibukota.
" Bawa mobil sendiri apa di jemput Bang Diki kak ?" Tanya Sava saat mereka sedang sarapan.
" Di jemput bunda, kata nya ke apartement nya dulu karna nanti mommy sama Daddy take off jam 9 !" Jawab Rhea di sela kunyahan nya.
" Ya udah kalo gitu, titip salam aja buat calon mertua kamu !" Ujar Sava dan di angguki oleh Rhea sementara kedua lelaki keturunan Dirgantara hanya menyimak saja karna tidak ingin ikut campur obrolan para wanita.
" Nanti jadi temenin Rhe buka seserahan kan bunda ?" Tanya Rhea membuat wanita hamil itu mengangguk antusias.
" Jadi dong !" Jawab Sava dengan semangat karna ia juga merasa penasaran dengan isi seserahan itu yang seperti nya sama banyak nya dengan seserahan Bram waktu mereka menikah.
Saat tengah asik berbincang Diki datang dan menghampiri mereka di ruang makan.
" assalamualaikum !" Salam Diki dengan Ramah membuat Bram ingin sekali menggetok kepala calon menantu nya itu dengan centong sayur.
" Wa'allaikum salam !" Jawab mereka kompak.
" Duduk dulu Bang ikut sarapan sini !" Ujar Sava ramah dan ia tetap memanggil Diki dengan sebutan abang karna Sava merasa tidak enak jika hanya memanggil Diki dengan nama doang walaupun Diki adalah calon menantu nya tapi usia Diki jauh lebih tua dari nya.
Bram memutar bola mata malas melihat istri nya yang menyambut calon menantu mereka sedangkan Elzo hanya santai saja dan menyalami Diki sebagai bentuk hormat pada calon kaka ipar nya.
" Makasih Bunda tadi saya udah sarapan di rumah !" Jawab Diki yang canggung memanggil Sava dengan sebutan Bunda dan melirik ke arah Bram yang sudah melotot kesal ke arah nya.
" apa-apaan kamu panggil istri saya begitu, minta saya lempar ke comberan kamu hah !" Sentak Bram membuat Diki kalang kabut karna ia pun bingung harus memanggil Sava dengan sebutan apa sementara kedua Nenek semalam menyuruh nya memanggil seperti itu biar samaan dengan Rhea.
" Loh terus saya harus panggil apa? kan Sava calon mertua saya ?" Tanya Diki memasang wajah polos.
" Baru calon kan belum jadi mertua ?" Jawab Bram sengit sementara Sava sudah menggelengkan kepala nya melihat sikap posesif sang suami.
" Udah udah gak usah ribut, lagian emang Sa kan calon ibu mertua nya Bang Diki pih jadi wajar kalo Bang Diki manggil Sa begitu kaya Rhe yang manggil mommy dan Daddy ke orang tua Bang Diki !" Ucap Sava mencoba melerai suami dan calon menantu nya.
__ADS_1
Wajah Bram semakin di tekuk mendengar ucapan sang istri yang terkesan membela calon suami anak nya dan tanpa menjawab perkataan Sang istri Bram langsung melanjutkan makan nya.
Sava hanya menghela nafas panjang melihat tingkah suami nya sementara Diki sudah menunduk tidak enak dan Rhea yang bungkam karna ia pun bingung harus bagaimana sedangkan Elzo seperti biasa nampak santai saja dengan Drama di depan Nya.
" Duduk Bang, maaf ya jadi gak enak !" Ujar Sava meringis malu.
Diki pun menarik kursi di sebelah Rhea dan mendudukan diri nya di sana dengan canggung karna status nya sekarang adalah calon menantu maka dari itu ia harus bisa menjaga imege agar Restu nya tidak di cabut oleh Bram, lain dengan waktu ia masih pdkt.
" Mau sarapan lagi gak Bang ?" Tanya Rhea dan di jawab gelengan kepala oleh Diki.
" Gak usah abang masih kenyang !" Jawab Diki, Rhea pun mengangguk mengerti dan kembali melanjutkan sarapan nya.
Setelah selesai sarapan Rhea pun pamit kepada kedua orang tua nya begitu pun dengan Diki, karna berhubung sekarang masih hari minggu jadi Bram tidak ke kantor dan Elzo tidak sekolah.
♥︎♥︎♥︎
Waktu sudah menunjukan pukul 15.20 WIB Dan Rhea baru saja tiba di rumah karna tadi selepas mengantar calon mertua nya ke bandara ia melanjutkan kencan dengan Diki, kencan pertama setelah resmi bertentangan.
" assalamualaikum Bunda !" Salam Rhea pada Sava yang nampak asik menonton Tv dengan toples cemilan di pangkuan nya sementara sang papi tidak nampak batang hidung nya.
" Iya bunda tadi jalan dulu sama bang Diki, Bang Diki juga gak sempet mampir karna harus ke Resto titip salam aja kata nya, papi mana bun kok gak keliatan ?" Tanya Rhea seraya celingukan.
" Ada di ruang kerja kata nya mesti ada yang di selesaiin buat besok meeting !" Jelas Sava dan Rhea pun hanya menganggukan kepala nya sambil bergumam ' O '.
" Rhe bersih-bersih dulu deh bun, baru Abis itu kita unboxing seserahan !" Jawab Rhea sambil beranjak dari duduk nya.
" Ya udah nanti bunda nyusul ke kamar kamu !" Ujar Sava dan di okein oleh anak gadis nya.
Rhea pun melenggang menuju kamar nya untuk membersihkan diri karna ia merasa badan nya sangat lengket.
Lima belas menit kemudian Sava beranjak menyusul Rhea ke kamar gadis itu karna ia akan membantu Rhea membuka seserahan dari Diki semalam.
__ADS_1
TOK TOK TOK
" Rhe udah selesai belum mandi nya, bunda masuk ya ?" Tanya Sava setelah mengetuk pintu kamar Rhea.
Tidak ada sahutan dari gadis itu berarti Rhea belum selesai membersihkan diri, Sava memutuskan untuk langsung masuk ke dalam kamar anak gadis nya dan bisa ia lihat di sudut ruangan dekat tempat tidur terdapat banyak kotak seserahan dari Diki.
Sava berjalan menuju kasur dan mendudukan diri nya di sana karna semenjak hamil ia menjadi lebih mudah lelah.
Ceklek
pintu kamar mandi terbuka dan Terlihat Rhea yang baru saja keluar masih dengan menggunakan bathrobe.
" Eh bunda kaka kira bunda belum ke sini !" Kaget Rhea karna ia pikir tidak ada orang di dalam kamar nya.
" Tadi bunda udah ketuk pintu tapi gak ada jawaban karna kamu masih mandi, ya udah bunda langsung masuk aja !" Jawab Sava.
" Rhe ganti baju dulu sebentar bunda !" Ujar Rhea dan di angguki oleh Sava.
Rhea pun menuju walk in closet untuk mengganti baju nya dan setelah itu ia pun menuju meja Rias untuk memakai skincare dan setelah selesai ia kembali menghampiri sang bunda yang nampak memperhatikan nya sejak tadi.
" Udah ?" Tanya Sava membuat Rhea mengangguk malu.
" Heheh udah bunda, yuk mulai dari yang mana nih kita ?" Jawab Rhea lalu menatap bingung tumpukan kotak di hadapan nya.
" Yang kecil aja dulu baru yang gede ! Usul Sava dan di angguki oleh Rhea, mereka berdua pun segera mengeksekusi kotak seserahan dan langsung takjub dengan isi nya.
★★★
★★★
***Jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian ya para kesayangan biar Emak makin semangat up nya 🙏😍 terima kasih atas dukungan kalian semua 😊🥰
__ADS_1
LUV YU ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️***
.