Jodoh Ku Pak Duda

Jodoh Ku Pak Duda
episode 75 : Lamaran


__ADS_3

Waktu begitu cepat berlalu dan matahari pun sudah menenggelam kan diri nya dan di ganti kan oleh sang rembulan, Keluarga Diki sedang bersiap-siap menuju kediaman Dirgantara untuk melamar putri satu-satu nya keluarga Dirgantara, seluruh keluarga merasa Diki beruntung bisa masuk ke keluarga Dirgantara dengan mudah tanpa mereka tau jika Diki bahkan rela menjatuhkan harga diri nya dengan terus mendebat Bram demi mendapat kan Restu lelaki itu.


" Ayo Iky udah siap belum ?" Teriak mommy Salma dari depan unit apartemen Diki.


" Sebentar mom !" Jawab Diki ikut berteriak karna ia sedari tadi terus saja bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil karna merasa sangat gugup.


" Ck anak itu baru juga lamaran udah kaya gini gimana nanti pas akad nikah, pingsan kali ya !" Decak Daddy Satya gemas dengan kelakuan sang anak ingin sekali rasa nya Daddy satya menyeret Diki agar mereka tidak terlalu lama menunggu lelaki itu.


" Halah itu kan turunan kamu Dad !" Cibir mommy Salma membalas mencibir sang suami.


" Loh tapi Daddy kan gak lebay kaya Iky Mom !" Bantah Daddy satya tidak terima.


" Apa mau mommy jelasin tingkah lebay Daddy satu-satu biar dunia tau kalau seorang Satya artha wijaya juga lebay !" Sentak mommy Salma sengak membuat Daddy Satya menggelengkan kepala nya.


" Itu masa lalu mom gak usah di bahas !" Keluh Daddy Satya dengan tampang memelas.


" Udah sih kenapa jadi kalian yang pada ribut !" Lerai Felisa adik mommy salma orang tua Ken dan Vilia.


Tidak lama kemudian Diki muncul dengan wajah pucat pasi membuat mereka khawatir.


" Kok ampe pucet begini sih Ky, apa mau di tunda dulu acara nya?" Tanya mommy Salma khawatir.


" Jangan mom Iky gak mau buat mereka kecewa, lagian Iky gapapa kok !" Jawab Diki dengan lemah.


" Beneran gapapa ?" Tanya Mommy Salma lagi karna ia sungguh merasa khawatir dengan sang anak.


" Udah ayo biarin aja jangan di manja nanti juga oke lagi kalo udah ketemu pujaan hati nya mah !" Ledek Daddy satya langsung merangkul sang anak dan membawa nya melangkah menuju parkiran.


Beberapa menit kemudian tiga mobil beriringan itu pun tiba di kediaman keluarga Dirgantara Satpam sudah nampak menunggu kedatangan mereka terlihat dari pintu gerbang yang terbuka lebar.


Suasana di dalam nampak Ramai karna keluarga Dirgantara juga turut hadir di acara spesial itu dan seluruh ART nampak sibuk menyiapkan segala sesuatu nya.


Rhea sudah sangat cantik dengan kebaya brukat berwarna salem lengkap dengan make up flawless nya menambah kecantikan seorang RHEA LUISA DIRGANTARA.

__ADS_1


Rombongan Diki memasuki pelataran rumah dan di sambut oleh sang empunya rumah dengan Ramah.


Sava nampak antusias menyambut keluarga calon besan nya walaupun dengan perut yang sudah agak besar itu tidak membuat Sava kesusahan malah ia semakin aktif bergerak kesana-kemari karna antusias membuat Bram dan yang lain khawatir melihat nya.


" assalamualaikum !" Ucap mereka kompak.


" Wa'allaikum salam !" Jawab Bram dan Sava beserta kedua Nenek.


" Ayo, ayo mari silakan masuk !" Lanjut Bram mempersilahkan tamu nya untuk masuk.


Mereka semua masuk ke dalam salah satu ruangan yang sudah di sulap menjadi sangat indah karna ketiga perempuan kesayangan Rhea menyiapkan dengan sangat matang.


" Selamat malam pak Bram !" Sapa Daddy satya menjabat tangan calon besan nya.


" Malam juga pak satya. wah gak nyangka kalo kita bakal besanan !" Sahut Bram ramah.


" Hahaha Saya yang lebih tidak menyangka jika anak saya bisa menjadi menantu orang hebat seperti anda !" Ujar Daddy satya memuji.


" Anda sangat berlebihan, anda pun sangat hebat !" Balas Bram.


Mommy Salma nampak berfikir sejenak sambil menelisik wajah Sava ia merasa sangat familiar dengan wajah wanita itu, karna saat pesta pernikahan mereka Ia tidak sempat mengenali wajah wanita itu.


" Kamu yang pernah kerja sama anak saya kan ?" Tanya mommy Salma ragu.


Sava mengangguk ramah dan menyalami calon besan nya itu dengan hormat.


" Iya bu saya mantan karyawan pak Diki !" Jawab Sava membuat Mommy Salma terkejut.


" Ya allah dunia sempit sekali ternyata kita akan menjadi besan !" Sahut Mommy Salma dengan girang dan langsung memeluk Sava membuat keluarga kompak menepuk kening karna malu dengan tingkah wanita paru baya itu terutama Diki yang sudah menduga jika sang mommy akan mengeluarkan tingkah absurd nya.


Sava hanya mampu tersenyum canggung di perlakukan seperti itu oleh calon besan nya karna ia sudah hafal dengan kelakuan ibu mantan bos nya itu.


" Mom jangan bikin malu ih !" Bisik Daddy satya seketika langsung membuat Mommy Salma melepaskan pelukan nya pada Sava dan tersenyum malu menatap wanita hamil itu.

__ADS_1


" Ehm maaf sayang !" Ucap mommy Salma sambil berdehem kecil. Sava hanya mengangguk kan kepala nya saja dan tersenyum ramah.


" Ohh iya mari silakan duduk !" Ujar Sava mempersilakan mereka.


Diki dan keluarga nya pun langsung duduk di sofa yang sudah di sediakan, kemudian Sava meminta tolong pada salah satu ART nya untuk memanggil Rhea.


Rhea berjalan dengan di dampingi oleh Elzo dengan wajah yang menunduk ia menghampiri keluarga calon suami nya.


Mommy Salma langsung kembali berdiri demi menyambut calon menantu nya ternyata calon istri anak nya itu sangat cantik.


" Masya allah calon mantu mommy cantik banget !" Gumam mommy Salma dengan menatap binar ke arah Rhea, tentu saja pipi Rhea langsung merona mendengar pujian sang calon mertua, keguguran yang melanda nya sedari tadi lenyap begitu saja saat melihat respon ibu dari calon suami nya.


" Terima kasih tante !" Ucap Rhea malu-malu membuat Mommy Salma gemas ingin menguyel-uyel gadis itu kalau saja Daddy satya tidak menahan nya dan menyuruh nya untuk kembali duduk.


Dengan memasang wajah masam mommy Salma pun kembali duduk karna tidak berhasil menguyel-uyel sang calon menantu, mereka semua yang ada di sama terkekeh melihat tingkah mommy Salma yang seperti anak kecil tidak mendapat jajan.


Dalam hati Bram heran dengan tingkah calon besan nya dan sekarang ia pun tau dari mana tingkah aneh Diki berasal walaupun sebenar nya Diki lebih cenderung mengikuti Gen sang Daddy yang sedikit dingin.


" Oke bisa kita mulai acara nya !" Ujar Daddh Satya dan diangguki oleh mereka semua kemudian Daddy satya pun kembali melanjutkan ucapan nya.


" ASSALAMUALAIKUM wr, wb !" Ucap Daddy satya memulai acara lamaran nya.


" Wa'allaikum salam wr, wb !" Jawab mereka serentak.


" Sebelum nya saya mengucap kan terima kasih kepada Pak Bramantio sekeluarga karna sudah menyambut kedatangan kami dengan baik, Langsung saja ya maksud kedatangan saya beserta keluarga berniat untuk melamar putri anda yang bernama Rhea untuk menjadi istri dari putra kami Diki, bagaimana pak Bram apa bapak menerima Lamaran kami untuk putri anda ?" Ujar Daddy satya dengan nada tegas.


" Saya berterima kasih dengan niat baik kalian tapi kembali lagi semua keputusan saya serahkan langsung dengan putri saya Rhea, Gimana Rhe apa kami menerima Lamaran ini ?" Jawab Bram langsung bertanya pada putri nya sontak saja membuat Rhea gelagapan dan menunduk malu.


Diki meremat kedua tangan nya tanda ia sangat gugup saat ini menanti jawaban sang pujaan hati walaupun ia sudah tau pasti jawaban nya tapi Diki ingin mendengar langsung dari mulut Rhea.


" Bismillah Rhea bersedia menerima Lamaran Bang Diki untuk menjadi istri nya !" Jawab Rhea pelan membuat mereka serentak mengucapkan alhamdulillah.


♔♔♔

__ADS_1


***Aduh Emak tegang banget di part ini karna takut ada yang salah sama kata-kata nya , dan jika ada kekurangan kalian bisa komen ya sayang šŸ˜ŠšŸ™ jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian juga ya biar Emak makin semangat up nya šŸ’ŖšŸ„°


LUV YU ā¤ļøā¤ļøā¤ļøā¤ļøā¤ļø***


__ADS_2