Jodoh Ku Pak Duda

Jodoh Ku Pak Duda
episode 67 : Bram Vs Diki


__ADS_3

Diki berusaha makan dengan tenang walaupun hati nya sudah ketar-ketir menunggu jawaban dari sang calon mertua, walaupun perut nya sangat merasa lapar tetapi tenggorokan nya seakan susah untuk menelan makanan itu tetapi Diki tetap berusaha memakan nya karna ia tidak ingin terlihat gemetar di hadapan Bram nanti.


Raut wajah Bram sangat sulit untuk Diki tebak karna lelaki itu selalu memasang wajah datar dan Diki waspada dengan sikap tenang Bram takut ia malah tidak bisa menjawab ucapan lelaki paru baya tersebut dan mengurangi nilai plus nya.


Ia mencoba biasa saja walaupun dalam hati ia terus merapal kan beberapa doa dan jika Bram menolak nya mungkin ia akan terus meneror lelaki itu, biar lah ia di bilang tidak tahu diri atau sebagai nya yang jelas ia hanya ingin bersama Rhea.


Tidak lama kemudian Bram menyudahi makan siang nya begitu pun dengan Diki yang memang sengaja menyamai gerakan sang calon mertua agar ia bisa menyelesaikan makan siang nya secara bersamaan.


" Jadi kamu menyukai anak saya ?" Ucap Bram tiba-tiba setelah mengelap bibir nya menggunakan tisu.


" Lebih tepat nya saya jatuh cinta dengan anak anda !" Jawab Diki mantap membuat Bram manggut-manggut kan kepala nya.


" Apa yang membuat kamu bisa jatuh cinta dengan anak saya sedangkan kalian tidak saling mengenal ah lebih tepat nya tidak dekat karna hanya beberapa kali bertemu dan itupun sekedar say hay !" Tanya Bram lagi membuat Diki menghela nafas gusar.


" Bukan kah cinta bisa tumbuh tanpa mengenal siapa dia, dan lagi pula jodoh siapa yang tau dan saya yakin jika Rhea adalah jodoh saya !" Jawab Diki dengan tenang walaupun jantung nya saat ini sudah hampir melompat.


Bram tersenyum tipis mendengar jawaban dari lelaki di hadapan nya dan bisa ia lihat ketulusan di mata itu tapi Bram tidak segampang itu akan berbaik hati langsung memberi Restu untuk mereka karna bagaimana pun Bram masih harus melihat keseriusan Diki untuk meminang Rhea.


" Saya suka jawaban kamu, tapi maaf saya tidak berniat memberi Restu !" Ucap Bram Santai membuat Mata Diki hampir saja keluar dari tempat nya.


Diki berusaha menormalkan kembali raut wajah nya dan ikut memasang wajah datar saat menatap Bram, rupa nya lelaki ini ingin menguji ia lebih dalam lagi.


" Saya tidak masalah jika anda tidak merestui saya saat ini, tapi nanti saya pastikan anda akan memberi Restu pada saya !" Jawab Diki membuat Bram tersenyum sinis dan ngakak dalam hati karna ia tau Diki tidak menyerah untuk mendapat Restu dari nya.


" Silakan jika anda bisa, lagi pula apa anak saya mau dengan om-om macam kamu ?" Ucap Bram tepat mengenai jantung Diki.

__ADS_1


" Sial malah bahas umur, ck calon mertua gue emang udah pikuk dia lupa kalo dia juga nikahin bocah !" gerutu Diki dalam hati.


" Seperti nya saya bercermin pada anda Pak Bram, saya tidak akan menyerah untuk mengejar cinta Rhea walaupun usia kita terpaut cukup jauh seperti anda yang tidak menyerah mengejar Sava walaupun usia kalian lebih terpaut jauh !" Jawab Diki membuat Bram tersenyum miring mendengar nya.


" Ck Pinter banget dia balikin omongan gue !" Decak Bram dalam hati.


" Terserah anda, waktu saya sudah habis jadi saya Permisi !" Ucap Bram sambil beranjak dari duduk nya karna ia juga melihat jika sang sekertaris sudah menunggu nya karna setelah ini mereka masih harus meeting.


" Silakan pak Bram, tapi ingat ucapan saya tadi jika saya tidak akan menyerah untuk mendapat kan anak anda Rhea !" Sahut Diki ikut beranjak dari duduk nya.


Bram tidak menjawab ucapan Diki karna pusing mendengar celotehan nya yang tidak pernah mau kalah, Bram langsung melangkahkan kaki nya keluar dari Restaurant meninggalkan Diki yang seketika mengubah raut wajah nya menjadi suntuk.


" Ya allah calon bapak mertua gue susah banget di bujuk nya, udah kaya anak gadis yang lagi ngambek aja, Ck Rhea tunggu abang ya abang gak akan nyerah buat dapetin cinta kamu !" Gumam Diki Frustasi setelah itu ia ikut meninggalkan Resto tersebut setelah sebelum nya ia membayar lebih dulu makanan nya.


Sementara Di mobil Bram tertawa puas karna sudah berhasil mengerjai lelaki yang kata nya mencintai sang anak, Bram sengaja meminta pelayan untuk menagih bill nya pada Diki karna ia kesal dengan lelaki itu yang selalu tidak mau kalah pada nya.


" Sukurin emang enak bayarin makanan gue hahha !" Ucap Bram sambil tertawa puas membayangkan wajah kesal Diki saat pelayan menagih makanan milik nya.


โ™กโ™กโ™ก


Diki pulang ke apartement nya dengan segudang rencana karna kini ia tau sifat Bram, Lelaki itu adalah tipe yang keras kepala dan Diki akan mengikuti permainan nya karna memang dasar nya mereka itu sama-sama keras kepala.


" Ck emang dia aja yang bisa ngerjain aku, liat aja nanti calon bapak mertua jangan sebut Diki kalau gak bisa meluluhkan hati anda !" Gerutu Diki memasang smrik di wajah nya.


Diki pun membersihkan badan nya dan langsung istirahat karna kepala nya pening memikirkan ucapan calon mertua nya.

__ADS_1


" Hufftt bener kata Om Bram gimana kalo Rhea yang gak nerima aku karna usia kita yang terpaut cukup jauh, ck jadi makin pusing kan ini kepala gara-gara kebanyakan mikir !" Gumam Diki menggerutu.


" Bodo lah ikutin aja alur yang di buat othor aku tinggal terima beres !" Sambung Diki. ( wah Diki kok jadi bawa-bawa othor sih ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ ).


Diki pun tidak ingin ambil pusing ia langsung memejam kan mata nya yang memang terasa sangat mengantuk.


Hingga Sore hari Diki baru terbangun dari tidur nya karna mendengar dering ponsel milik nya yang ternyata dari sang mommy.


Sudah bisa Diki tebak jika sang mommy menelpon pasti karna ingin menanyakan calon menantu nya maka dari itu Diki sangat malas jika harus mengangkat panggilan dari sang mommy.


Mommy Salma tidak akan menyerah sampai Diki mau menjawab telpon nya dan dengan terpaksa Diki harus menyiapkan telinga nya untuk mendengarkan omelan sang Mommy.


Benar saja begitu Diki menjawab panggilan itu ia langsung mendengar teriakan kesal sang mommy dan beberapa puisi cinta untuk nya.


Diki hanya mampu memejamkan mata dan mengelus penuh prihatin telinga nya mendengar ocehan sang mommy.


Diki langsung mematikan sambungan telepon nya saat sang mommy sudah puas berpidato panjang lebar dan hanya di jawab deheman oleh nya, memang ciri-ciri anak kurang asem.


**


**


***Jangan lupa tinggalin jejak nya para kesayangan ๐Ÿ™๐Ÿฅฐ


LUV YU โค๏ธโค๏ธ***

__ADS_1


__ADS_2