
Semua nampak memghela nafas lega mendengar jawaban Rhea terutama Diki yang sedari tadi sudah di landa kegugupan ia pun tidak berhenti nya mengucap syukur karna saat ini status nya dan Rhea sudah resmi sebagai tunangan hanya tinggal menunggu sebentar lagi mereka akan resmi menjadi suami istri.
" Alhamdulillah, jadi kapan waktu yang cocok untuk pernikahan pak Bram ?" Tanya Daddy satya sedangkan Diki hanya bungkam bukan karna ia tak gentle melainkan memang itu sudah menjadi tradisi di keluarga nya kalau saat melamar anak gadis maka semua akan di wakilkan karna menurut mereka kedua pasangan itu belum resmi jadi tidak boleh terlalu intens.
" Saya ikut gimana baik nya saja, tapi alangkah lebih baik jika memberi waktu agar persiapan nya juga matang dan tak terkesan buru-buru, Anak saya pun masih harus menyelesaikan tugas nya di kampus !" Jawab Bram yang sebenarnya belum rela melepas anak gadis nya.
" Oke kalau begitu bagaiaman jika 3 bulan dari sekarang ?" Tanya Daddy satya memberi solusi.
Bram nampak menganggukan kepala nya tanda setuju toh ia masih bisa menghabiskan waktu nya dengan Rhea selama tiga bulan kedepan.
" Baik saya setuju !" Jawab Bram kemudian kedua mama pun bangkit untuk memasangkan cincin di jari manis mereka.
Mommy Salma memasangkan cincin di jari manis Rhea sedangkan Sava memasangkan cincin di jari manis Diki dan tentu saja itu membuat Bram seperti cacing kepanasan saat melihat istri nya memasangkan cincin di jari lelaki lain tapi Bram hanya mampu menelan sendiri rasa cemburu nya karna tidak ingin membuat acara lamaran sang anak jadi berantakan.
" Alhamdulillah, cantik nya calon mantu mommy !" Puji Mommy Salma yang akhir nya bisa menyentuh Rhea karna sedari tadi ia sudah gemas dengan gadis itu.
" Makasih tante, tante juga cantik !" Jawab Rhea malu-malu membuat Mommy Salma semakin gemas melihat tingkah nya.
" No, panggil mommy biar samaan kaya Iky !" Tolak mommy Salma karna selama ini ia ingin sekali mempunyai anak perempuan tapi apa boleh buat allah tidak mengizinkan nya sehingga ia hanya mampu melahirkan Diki seorang.
" Iya m mommy !" Sahut Rhea terbata tapi mampu membuat senyum manis mommy Salma terbit.
" Lucu banget sih kamu, Pinter Iky nyari calon istri nya !" Gumam mommy Salma.
Mereka pun kembali melanjutkan obrolan hingga mommy Salma memberi kode pada para ponakan nya untuk memberikan seserahan yang mereka bawa pada calon besan.
Tentu saja Sava dan yang lain terkejut melihat banyak nya seserahan yang di bawa oleh pihak laki-laki untuk putri mereka sudah seperti seserahan pas acara pernikahan.
Setelah mengucapkan terima kasih karna ia tidak tau lagi harus bicara apa karna melihat ke excatide tan dari keluarga Diki, Bram langsung menyuruh mereka untuk menikmati hidangan yang sudah di sediakan.
Diki mengajak Rhea untuk ke area kolam renang karna ia ingin berbincang berdua dengan gadis itu yang terlihat sangat cantik malam ini.
__ADS_1
" Abang mau ngomong apa ?" Tanya Rhea untuk menutupi rasa gugup nya.
" Cantik banget sih calon bini abang !" Gumam Diki sambil menatap intens wajah Rhea membuat pipi gadis itu semakin merona.
" Abang gombal !" Sahut Rhea sambil menundukan wajah nya karna malu.
" Abang serius kamu cantik banget malam ini !" Ujar Diki mantap.
" Ish udah ah abang mah bikin jantung Rhe gak karuan aja !" Desis Rhea polos membuat Diki terkekeh mendengar nya.
" Bener kata mommy kamu itu lucu !" Ujar Diki yang semakin gencar menggoda calon istri nya.
" Abang !" Rengek Rhea dengan wajah menggemaskan dan Diki hanya membalas dengan tawa saja.
" I LOVE YOU CALON BINI !" Bisik Diki tegas.
Pipi Rhea semakin merona mendengar bisikan Diki " LOVE YOU TO CALON IMAM !" Jawab Rhea dan gantian membuat Diki tersipu malu.
" Hahaha abang blushing !" Ledek Rhea seraya terkekeh.
☆☆☆
Diki beserta keluarga pamit karna hari sudah semakin malam dan juga besok orang tua Diki sudah harus kembali ke jogja karna masih banyak pekerjaan yang menanti.
Padahal mommy Salma sangat ingin menghabiskan waktu bersama dengan calon menantu nya tapi ia juga tidak mungkin membiarkan Daddy satya kembali sendirian.
" Kapan-kapan kita shoping bareng ya sayang !" Ujar Mommy Salma sambil memeluk calon menantu nya.
" Iya mom, mommy hati-hati ya insya allah besok Rhe ikut nganter ke bandara !" Jawab Rhea karna memang tadi Diki mengajak nya.
" Beneran ya, awas kalo bohong mommy tunggu besok !" Ujar Mommy Salma membuat Rhea mengangguk pasti.
__ADS_1
" Iya Mom !" Sahut Rhea.
Mommy Salma pun kembali memeluk calon menantu nya dan melabuhkan beberapa kecupan di kening gadis itu membuat Rhea terharu atas perlakuan calon mertua nya.
Kemudian mommy Salma beralih berpamitan pada Bram dan Sava kemudian lanjut pada kedua Nenek, saat sampai di depan Elzo wanita paru baya itu juga tak segan memeluk Elzo.
" Mommy pulang dulu ya !" Ujar Mommy Salma karna mereka tadi sempat mengobrol dan cukup akrab membuat Mommy Salma tak sungkan pada adik dari calon menantu nya, mommy Salma pun meminta Elzo agar memanggil nya dengan sebutan mommy.
" Iya mom hati-hati !" Jawan Elzo lirih karna ia lumayan risih di perlakukan seperti ini, kalian tau kan sifat asli Elzo seperti apa.
Akhir nya seluruh keluarga Diki pun pamit begitu juga dengan Diki yang sebenar nya sangat berat berpisah dengan sang tunangan, tapi akhir nya ia mau pulang karna besok juga akan bertemu lagi saat mengantar orang tua Diki ke bandara.
Setelah keluarga Diki menghilang dari pandangan mereka akhir nya Bram mengajak istri dan kedua anak nya masuk begitu pun dengan kedua Nenek karna hari sudah cukup malam.
Semua bekas acara di beres kan oleh para ART karna Bram tidak ingin istri nya kelelahan jika ikut membantu membereskan.
Semua seserahan di masukan ke dalam kamar Rhea membuat kamar itu penuh sesak dengan kotak seserahan yang berisikan barang branded semua.
" Buka seserahan nya besok aja Rhe sekarang kamu istirahat dulu !" Ujar Sava pada anak gadis nya yang sudah di lamar.
" Iya bunda, besok bantuin Rhe buka ya tapi mungkin sehabis Rhe pulang kan besok Rhe mau nganter orang tua bang Diki ke bandara !" Jawab Rhea dan diangguki oleh Sava.
" Iya sayang, ya udah gih istirahat jangan lupa bersih-bersih dulu !" Ucap Sava penuh perhatian walaupun diri nya juga lelah apalagi di kondisi yang sedang hamil membuat nya gampang capek.
" Siap bunda. bunda juga istirahat !" Sahut Rhea dan diangguki oleh Sava.
Gadis itu pun beranjak menuju kamar nya di lantai dua begitu pun dengan Sava yang menuju kamar nya yang sekarang berada di lantai satu karna Bram tidak ingin istri nya kecapean karna naik turun tangga.
☆☆☆
☆☆☆
__ADS_1
***Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya sayang biar Emak makin semangat up nya 🥰 terima kasih atas dukungan kalian 🙏😍
LUV YU ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️***