
" Abang !" Lirih Rhea menatap Diki dengan sendu.
" Kenapa? kamu masih belum percaya sama abang ?" Tanya Diki dan di balas gelengan kepala oleh Gadis itu.
" Terus kenapa, apa Abang emang gak pantes buat kamu Rhe ?" Tanya Diki lagi semakin membuat Rhea menggelengkan kepala nya.
" Bukan Abang yang gak pantes buat Rhe, tapi Rhe yang gak gak pantes buat Abang, Abang punya segala nya, Abang sempurna pasti banyak wanita luar biasa yang lebih cocok sama abang, sedang kan Rhe hanya anak kecil yang apa-apa masih selalu merengek sama orang tua, manja, kekanakan dan masih banyak lagi, Rhe takut kalau nanti nya abang akan bosen dengan tingkah Rhe dan kita akan berakhir nengenaskan, Rhe masih ragu sama diri Rhe sendiri abang dan Rhe gak mau mengecewakan abang nanti nya dengan tingkah Rhe !" Jelas Rhea panjang lebar membuat Diki menghela nafas panjang mendengar nya, ternyata selama ini gadis itu juga merasa insecure seperti diri nya beda nya Diki tetap berusaha untuk tetap mendekati Rhea walaupun ia merasa kerdil jika bersama putri Dirgantara itu.
" Kenapa ngomong gitu? Abang beneran serius sama Rhe mau gimana pun pribadi Rhe abang gak masalah, Bukan kah sifat dan sikap seseorang bisa berubah kapan saja, mungkin sekarang Rhe yang kekanakan, manja dan apalah itu abang gak peduli tapi bisa aja nanti Abang yang gantian bersikap seperti itu dan apa Rhe bisa terima abqng, Emm maybe kaya papi dan bunda kamu bukan kah mereka juga terpaut usia cukup jauh tapi mereka bisa saling melengkapi, Abang hanya ingin wanita yang bisa menerima abang apapun keadaan abang nanti dan abang juga akan berusaha menerima dia apapun keadaan nya, Rhe abang niat mengajak Rhe serius bukan untuk main-main, jika abang ingin gak mungkin abang berani menyerahkan diri di depan papi kamu, Abang mau pacaran setelah menikah agar tidak lama melakukan dosa, tapi jika Saat ini Rhe gak bisa terima abang maaf abang harus menyerah bukan karna abang gak cinta hanya saja abang tidak ingin terlalu lama menjalin hubungan dengan yang bukan mahrom !" Sahut Diki malah membuat Rhea terisak.
" Jika abang berniat serius maka minta Rhe pada orang Tua Rhe, Rhe tunggu abang dan keluarga di rumah, mau bagaimana pun hasil nya nanti Rhe harap abang gak akan nyerah buat perjuangin Rhe karna Rhe juga cinta sama abang !" Ungkap Rhe membuat hati Diki bersorak, ia tidak menyangka bahwa gadis nya itu akan mengungkap kan perasaan nya.
" Rhe serius, ini gak bercanda kan? Abang boleh bawa orang tua abang buat lamar kamu?" Tanya Diki masih tidak menyangka.
Rhea mengqngguk dan tersenyum manis walau mata nya sedikit sembab akibat menangis tadi.
" Rhe mengijinkan tapi bagaimana pun Rhe tetap akan menunggu Restu papi, Abang paham kan maksud Rhe ?" Jawab Rhea, Diki menganggukan kepala nya dengan antusias.
" Abang paham dan abang pastikan papi kamu gak akan bisa menolak abang nanti !" Ucap Diki yakin Saat ini hati nya sungguh merasa sangat bahagia.
__ADS_1
" Abang akan segera kabarin Rhe nanti kapan keluarga abang akan datang, karna Mommy dan Daddy abang tinggal nya di jogja !" Lanjut Diki dengan senyum yang tak pernah luntur.
" Rhe akan tunggu, dan Rhe juga akan bicara pelan-pelan dengan papi,.semoga semua di lancarin nanti ya Bang !" Ucap Rhea dan di mainkan oleh Diki.
" Aamiinn semoga ya sayang !" Ceplos Diki membuat pipi Rhea memerah karna panggilan lelaki itu.
" Kenapa pipi nya merah hem ?" Goda Diki semakin membuat Rhea merona.
" Abang apaan sih !" Rajuk Rhea yang sudah sangat malu.
Diki terkekeh melihat wajah Rhea yang nampak menggemaskan ia semakin tidak sabar untuk segera memberi label halal pada gadis itu, hati nya menjerit ingin sekali merengkuh wanita pujaan hati nya tapi ia segera menyadarkan diri nya bahwa mereka belum bersetifikat halal.
Diki sudah berada di apartement nya setelah ia mengantar Rhea pulang dan tidak lupa Diki pun mengutarakan niat baik nya pada Bram untuk segera melamar putri nya karna gadis itu juga sudah menerima diri nya.
Awal nya Bram menolak dengan tegas tapi lama-lama ia pun luluh dengan kegigihan Diki apalagi jika sang putri juga menginginkan nya, dan semua juga tidak luput dari mulut bawel Sava yang selalu mengingatkan untuk tidak terlalu mengekang sang anak.
Bram pun akhir nya menanyakan kapan keluarga Diki akan datang untuk melamar putri satu-satu nya, Jelas saja itu semakin membuat Diki bertambah bahagia karna ternyata tidak sesulit itu melukuhkan hati Bram, Karna bagaimana pun sebenar nya Bram bukan tipe bapak yang suka mengatur pilihan anak-anak nya, ia hanya ingin yang terbaik buat mereka dan ia juga sudah cukup baik mengenal orang tua diki karna sebelum nya Bram sudah mencari tau asal-usul lelaki itu.
Saat ini Diki sedang memberi kabar bahagia ini kepada kedua orang tua nya, tentu saja mommy Salma dan Daddy satya tidak percaya bahwa Diki mampu meluluhkan hati seorang Bramantio Daniel Dirgantara yang terkenal sadis.
__ADS_1
Tapi tetap saja mereka sangat bahagia mendengar nya dan mommy Salma langsung meminta sang suami untuk segera mengesankan jadwal nya agar mereka bisa segera ke ibukota untuk melamar gadis pujaan hati putra satu-satu nya mereka.
Setelah memberi kabar pada kedua orang tua nya dan mereka bilang bahwa minggu depan mereka akan melamar kan Rhea untuk nya, Diki langsung mengabari calon istri nya itu dan Rhea pun sangat bahagia karna sampai saat ini semua nya di beri kelancaran.
Tentu saja Rhea juga masih belum percaya dengan semua yang terjadi, ia masih tidak menyangka akan menikah di usia yang masih sangat muda apalagi Diki adalah lelaki paket komplit lengkap sudah kebahagiaan Rhea saat ini, dan ia berdoa dan berharap semoga nanti rumah tangga nya selalu di limpahi oleh kebahagiaan.
Diki menghubungi salah satu rekan nya yang mempunyai toko perhiasan karna ia ingin mendesain khusus cincin lamaran mereka sekaligus untuk mahar nanti.
Selain menyukai kuliner Diki juga sangat suka menggambar jadi tidak kaget jika ia mampu mendesain sendiri cicin impian nya, tapi ia juga nanti akan menanyakan lagi pada Rhea bagaimana keinginan gadis itu dan cincin yang Diki desain sendiri akan menjadi kado pernikahan mereka nanti.
Karna terlalu sibuk dan bahagia Diki sampai kelelahan dan tanpa sadar ia terlelap dengan ponsel yang masih di genggam nya.
♡♥︎♡
♡♥︎♡
***Jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian ya para kesayangan 😘😊
Terima kasih 🥰🙏
__ADS_1
LUV YU ❤️❤️❤️***