
Semua bahagia dengan kelahiran baby Keanu dan tidak terasa waktu begitu cepat berlalu dan hari ini adalah tepat satu tahun dimana putra keturunan Dirgantara itu di lahirkan.
" Unda !" Ucap Baby Keanu yang nampak berada dalam gendongan sang papi masih dengan wajah bantal nya karna ia baru saja bangun dari tidur nya.
" Sayang bunda udah bangun nak !" Sahut Sava sambil meraih baby Keanu dari gendongan sang suami.
" Tadi bangun langsung nyari bunda nya padahal ada papi di sebelah nya !" Keluh Bram mengadukan pada sang istri.
Baby Keanu memang sangat dekat dengan sang bunda walaupun ada sang papi atau kedua kaka nya ia tetap saja akan mencari Sava jika ia tidak melihat keberadaan wanita itu.
" Hemm dedek belum mandi ya, mandi yuk sayang udah jam 8 tuh sebentar lagi kak Rhe datang !" Ucap Sava sambil mencium pipi gembul baby Keanu.
Rhea memang sudah tidak tinggal di kediaman Bram karna sesuai janji nya ia hanya akan menemani Sava sampai bunda nya itu melahirkan dan setelah 3 bulan Sava melahirkan Rhea memutuskan untuk pindah ke apartement Diki, Dan sekarang wanita itu juga sedang mengandung buah hati nya bersama sang suami.
Diki juga sudah sehat kembali dan bisa berjalan dengan normal karna ia rajin terapi maka proses penyembuhan nya juga menjadi lebih cepat, saat ini Rhea memutuskan untuk cuti kuliah hingga ia melahirkan nanti.
" Mau mandi sama papi gak ?" Tawar Bram pada putra nya tentu saja baby Keanu langsung merentangkan kembali tangan nya meminta si gendong oleh sang papi.
" Hemm mau mandi sama papi nih jadi nya ?" Tanya Sava dan di angguki oleh bocah berusia satu tahun itu, tentu saja baby Keanu tidak menolak di ajak mandi bersama Bram karna ia bisa puas bermain air jika bersama sang papi.
" Ya udah papi mandiin dedek dulu bun sekalian papi juga mau mandi lagi !" Ucap Bram pada sang istri karna ia pasti akan ikut basah jika memandikan anak nya itu.
Sava hanya mengangguk dan tersenyum karna ia saat ini sedang menyiapkan untuk acara syukuran ulang tahun baby Keanu nanti siang.
Tidak lama kemudian terdengar suara dua orang mengucapkan salam dan Sava sangat mengenal itu suara milik siapa.
" Kaka !" Girang Sava menyambut kedatangan anak dan menantu nya.
" Bunda kaka rindu !" Sahut Rhea dengan suara manja sedangkan di belakang mereka Diki hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan istri dan ibu mertua nya.
" Dedek mana bun ?" Tanya Rhea seraya celingukan mencari sang adik.
" Lagi mandi sama papi, baru bangun tidur dia !" Sahut Sava sambil menuntun Rhea untuk duduk di sofa ruang keluarga, saat ini usia kandungan Rhea sudah memasuki 3 bulan.
__ADS_1
" El belum bangun bun ?" gantian Diki yang menanyakan keberadaan adik ipar nya.
" Belum, sengaja gak bunda bangunin karna semalam di gangguin terus sama dedek sampe jam 1 !" Sahut Sava.
Sekarang tidak ada jarak di antara mereka karna perasaan Diki yang sudah melekat pada Rhea dan menganggap Sava hanya ibu mertua nya saja.
" Udah pada sarapan belum kalian ?" Tanya Sava pada anak dan menantu nya karna sekarang baru jam 8 pagi Sava takut kalau mereka melewatkan sarapan karna buru-buru ke rumah utama.
" Udah kok bun tadi sekalian mampir sarapan bubur mang udin !" Jawab Rhea dan diqngguki oleh suami nya.
" Oma sama Nenek belum datang bun ?" Tanya Rhea karna tidak melihat kedua wanita itu.
" Belum kata nya sih agak siangan !" Jawab Sava dan Rhea pun mengangguk tanda mengerti.
" Ta Rhe !" Suara mungil memanggil Rhea membuat wanita itu menoleh dan langsung memekik senang saat melihat sang adik di dalam gendongan papi nya.
" Dedek !" Pekik girang ibu hamil itu, Baby Keanu pun langsung menghampiri sang kaka dan langsung memeluk nya.
Mereka nampak bersenda gurau hingga tidak lama Elzo muncul dengan pakaian rumahan nya tetapi tidak menghilangkan ketampanan dari seorang Elzo El-Rizky Dirgantara.
Acara syukuran ulang tahun Baby Keanu berjalan dengan lancar dan banyak kerabat yang hadir untuk merayakan ulang tahun bocah gembul itu.
Sava mengundang anak panti asuhan umi halimah dan ia sengaja hanya mengadakan acara syukuran sederhana saja karna nanti mereka akan melakukan acara besar saat 4 bulanan Rhea.
" Sayang !" Panggil Bram pada sang istri yang sedang mengobrol dengan beberapa tamu yang hadir.
Sava menoleh dan ia pun pamit izin sebentar pada tamu nya itu untuk menghampiri sang suami.
" Kenapa pih ?" Tanya Sava saat sudah berada di hadapan sang suami.
" Ikut Mas sebentar yuk !" Ajak Bram sambil menggandeng tangan Sang istri dan membawa Sava kehalaman depan rumah.
Sampai di sana mata Sava terbelalak saat melihat ada satu unit mobil mewah lengkap dengan hiasan pita nya.
__ADS_1
" Itu mobil siapa mas ?" Tanya Sava dengan raut wajah terkejut.
" Mobil kamu sayang, hadiah dari mas karna sudah menjadi perempuan hebat yang rela berjuang melahirkan keturunan Mas !" Jawab Bram membuat Sava menganga tidak percaya.
" Ya allah kamu berlebihan mas !" Ujar Sava dan di balas gelengan kepala oleh lelaki itu.
" Gak ada yang berlebihan buat ibu dari anak-anak Mas, karna apapun itu pasti akan mas lakukan buat kamu, terima kasih sudah mau menerima pak duda ini untuk menemani hidup kamu, I love you sayang !" Ucap Bram membuat mata Sava berkaca-kaca terharu mendengar ucapan sang suami.
" Terima kasih buat semua nya, terima kasih sudah mempercayai Sa untuk menjadi ibu dari anak-anak Mas, terima kasih sudah merubah hidup Sa menjadi lebih berarti, jodoh ku pak duda dan Sa mencintai Mas, I love you to !" Sahut Sava langsung mendapat kecupan di kening nya dari sang suami.
Bram mengajak sang istri untuk melihat mobil baru mereka dan Sava sangat di buat takjub akan kemewahan mobil tersebut dan bisa Sava tebak harga mobil itu mencapai milyaran rupiah.
" Kamu suka sayang ?" Tanya Bram dan di angguki oleh wanita yang baru saja melahirkan buah hati mereka.
" Suka mas, suka banget malah. tapi pasti ini mahal banget ya !" Jawab Sava membuat Bram terkekeh lucu.
" harga mobil ini gak akan bisa membayar perjuangan kamu yang sudah melahirkan keturunan dirgantara, karna sampai kapan pun perjuangan seorang ibu yang melahirkan itu gak akan bisa di banding kan dengan apapun, jadi mau semahal apapun mas kasih hadiah buat kamu itu gak akan sebanding sama pengorbanan kamu !" Ucap Bram yang lagi-lagi membuat Sava merasa menjadi wanita paling beruntung.
" Makasih mas, tapi kaya nya mobil nya di simpen aja deh !" Sahut Sava membuat Bram mengernyit heran.
" Loh kenapa, kamu gak suka ?" Tanya Bram heran.
" Bukan, Sa suka banget malah sama mobil nya, tapi kan Sa gak bisa nyetir mas !" Jawab Sava membuat Bram menepuk kening nya seraya tertawa kecil.
" Hahaha kenapa Mas bisa lupa ya kalau istri cantik mas ini gak bisa nyetir !" Ujar Bram membuat mereka tertawa bersama.
**Tamat
โกโฅ๏ธโก**
*alhamdulillah kisah Bram dan Sava sudah berakhir dengan bahagia ๐ maaf buat yang kecewa dengan ending mereka yang tidak sesuai dengan harapan kalian, tetapi othor ucapin terima kasih buat kalian yang sudah setia mengikuti kisah mereka, othor punya alasan tersendiri kenapa othor menamati kisah mereka tapi cukup othor dan tuhan saja yang tau ๐ญ sekali lagi terima kasih buat kalian ๐
Dan untuk kalian yang menanyakan kisah Rhea dan Diki othor cuma bisa menjawab " kisah mereka juga cukup sampai di sini karna mereka pun sudah bahagia ๐
__ADS_1
Terima kasih kesayangan ๐ฅฐ Luv yu โค*