
BAB 11
Jam menunjukan pukul 10:00 tiba tiba Tania yang sedang duduk di sofa bersama Haris dia merasa kangen dengan Ibu dan Bapak nya padahal baru satu bulan mereka menikah dan tidak bertemu dengan orang tuanya.
" Mas aku kangen Ibu dan Bapak " ucap Tania.
" Kamu ingin berkunjung ke rumah Ibu dan Bapak ? " ucap Haris.
" Iya Mas boleh kan ? kalo aku ingin bermain kerumah Ibu dan Bapak ? " ucap Tania.
" Yasudah kita siap siap setelah itu kita pergi ke rumah Ibu dan Bapak " ucap Haris.
" Yeees makasih mas " ucap Tania yang kegirangan lalu dengan refleks nya ia mencium pipi Haris.
Haris pun kaget dan langsung memegang pipinya yang di cium oleh Tania itu ,
Tania pun langsung menutup mulut nya dengan telapak tangan nya, Haris pun ketawa melihat Tania yang tiba - tiba langsung terdiam malu itu.
Setelah itu mereka berganti pakaian dan langsung turun ke bawah dan masuk kedalam mobil. Sepanjang jalan Tania dan Haris bernyanyi bersama.
Haris pun sangat senang melihat Tania yang sangat ceria itu melihat Tania yang asyik menyanyi dangan sedikit gerakan lenggak lenggok di tubuh nya , Haris pun tersenyum dan bersyukur bisa mempunyai istri secantik , selucu , seceria Tania itu , kadang tingkah lakunya yang aneh membuat Haris semakin merasa nyaman dan sayang pada Tania.
Setengah perjalan Haris pun berhenti di sebuah toko kue , ia ingin membawakan Ibu dan Bapak mertua nya itu bingkisan.
" Loh kenapa berhenti Mas ? " tanya Tania.
" Aku ingin membeli sesuatu untuk Ibu dan Bapak " ucap Haris.
" Hayu kita turun " tambah Haris.
" Siap bos kuh " ucap Tania sambil memberi hormat pada Haris.
Haris pun hanya bisa tertawa geli melihat kelakuan istrinya itu , setelah itu mereka turun dari mobil dan membeli kan kue untuk Ibu dan Bapak nya.
__ADS_1
" Mas " rengek Tania yang manja sambil memegang tangan Haris.
" Kenapa sayang ? " ucap Haris.
" Aku mau itu mas " ucap Tania yang menunjukan kesebuah toples besar yang isi nya coklat koin mas karna itu coklat kesukaan Tania sejak dari kecil.
" Yasudah ambil lah apa yang kamu mau " ucap Haris.
" Asyik yes makasih Mas " ucap Tania sambil mencium pipi Haris dengan senang nya dan langsung berlari menuju toples coklat itu dan langsung mengambil nya.
Haris kaget saat Tania mencium pipi nya di tempat umum ia pun hanya tersenyum dan menggelengkan kepala nya saat melihat Tania berlari - lari mengambil toples yang isi nya coklat koin itu.
Setelah selesai membeli kue dan membayar nya dikasir , mereka pun langsung masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan nya menuju rumah Ibu dan Bapaknya.
Setelah hampir dua jam di perjalanan akhir nya Tania dan Haris pun sampai di depan rumah Ibu dan Bapak nya.
Mereka pun turun dari mobil lalu mengetuk pintu dan mengucap kan salam.
" Assalamuallaikum " ucap Tania dan Haris sambil mengetuk pintu rumahnya.
Tiba - tiba ada Ibu - ibu tetangga Tania yang memberitahu kalo Ibu nya sedang tidak dirumah.
" Tania " ucap Ibu Ani tetangga Tania yang tak lain adalah ibu nya sahabat Tania sejak kecil yaitu Fika.
" Iya Bu ?" ucap Tania yang langsung menoleh ke sumber suara.
" Dirumah mu tidak ada siapa - siapa , Bapak mu dan Ibu mu sedang pergi kerumah tante mu untuk menjemput anak nya itu kata ibu mu mamah nya itu mau pergi lagi ke arab" ucap Ibu Ani pada Tania.
" Ibu dan Bapak sudah lama pergi nya ? " tanya Tania.
" Sudah lama , mungkin sebentar lagi mereka pulang " ucap Ibu Ani.
" Ouh yasudah bu terima kasih ya " ucap Tania pada Ibu Ani.
__ADS_1
" Iya sama sama sini Tan main kerumah , Fika lagi libur ko " ucap Ibu Ani pada Tania.
" Ouh iya bu makasih , salam ya untuk Fika " ucap Tania.
" iya Tan nanti Ibu salamkan kepada Fika " ucap Ibu Ani
setelah itu Tania dan Haris memilih untuk pergi kerumah nenek nya yang tak jauh dari rumah Tania.
" Kita kerumah mbah dulu aja yuk sayang sambil menunggu Ibu dan Bapak pulang " ucap Haris mengajak Tania.
" Yasudah Mas " jawab Tania.
Setelah 10 menit perjalanan akhir nya mereka sampai dirumah nenek nya Haris. Mereka pun turun dari mobil dan megetuk pintu rmh nenek nya sambil mengucap kan salam , tak lama nenek nya Haris keluar dan mereka pun menyalami dan mencium punggung tangan nenek nya secara bergantian.
Setelah itu Tania dan Haris duduk di sofa bersama nenek nya , mereka mengobrol dan bercanda bersama , nenek nya pun menceritakan masa kecil nya Haris dan Tania pun hanya tertawa sambil meledek nya. Setelah itu nenek nya pergi mandi karna jam sudah menunjukan pukul 16:30 , disitu hanya ada Haris dan Tania.
" Sayang sebener nya Ibu dan Bapak pergi kemana ? " tanya Haris yang penasaran.
" Ibu dan Bapak pasti pergi menjemput Thalita Mas ponakan aku anak nya tante adik nya Ibu , Thalita dari bayi di urus sama nenek sampai sekarang umur nya sudah dua tahun, mamah nya kerja di arab ayah nya hanya sebagai buruh pabrik , dan karna usia nenek yang sudah tua jadi sekarang Thalita akan di rawat oleh ibu sampe mamah nya balik lagi ke indonesia " ucap Tania.
" Ouh gitu sayang jadi dirumah gak sepi lagi dong ada anak kecil yang lucu " ucap Haris sambil tersenyum.
" Iya mas Thalita itu sangat pintar dan lucu " ucap Tania.
Setelah itu mereka mandi secara bergantian dan setelah mandi mereka berpamitan kepada nenek nya untuk pergi kerumah Ibu dan Bapak nya Tania.
" Mbah Haris pamit dulu ya , Haris ingin kerumah mertua dulu mengantarkan istri Haris " ucap Haris pada nenek nya sambil mencium punggung tangan nenek nya.
" Hati - hati Ris " ucap neneknya Haris.
" Iya mbah " ucap Haris.
" Assalamualaikum " ucap Haris dan Tania bersamaan setelah itu keluar rumah neneknya dan menuju mobil.
__ADS_1
" Waalaikum salam " ucap neneknya Haris.