
BAB 19
Setelah Tania dan Haris tertidur pulas sampai pagi , akhir nya Tania terbangun dan melihat jam pada dinding kamar nya yang sudah menunjukan pukul 06:00 dengan cepat Tania langsung bangun dan menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya , setelah selesai mandi Tania langsung memakai baju dan bersiap - siap setelah itu ia membangunkan Haris untuk mandi , setelah Haris bangun ia langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya , lalu Tania pun menyiapkan pakaian Haris untuk ke kantor lalu Tania menaruh nya di atas kasur , Tania pun langsung turun ke bawah menuju dapur ia langsung membuat kan nasi goreng telor ceplok untuk sarapan pagi hari ini dan membuatkan segelas teh manis hangat untuk Haris dan membuatkan segelas susu untuk nya.
Tidak lama Haris pun langsung turun ke bawah menuju meja makan dan duduk di hadapan Tania setelah itu mereka sarapan bersama , selesai sarapan seperti biasa nya Tania merapihkan meja makan dan mencuci piring yang kotor setelah selesai semua kerjaan di dapur Tania dan Haris langsung keluar menaiki mobil dan menuju kampus nya Tania.
Setelah sampai di parkiran kampus Haris dan Tania pun turun dari mobil lalu Tania berpamitan kepada Haris.
" Mas aku masuk kedalam kelas dulu ya " ucap Tania sambil bersalaman mencium punggung tangan Haris.
" Iya Sayang , Mas berangkat ke kantor dulu ya " ucap Haris sambil membalas salaman Tania lalu Haris mencium kecing Tania.
" Iya Mas kamu hati - hati ya semangat kerja nya " ucap Tania sambil tersenyum.
__ADS_1
" Iya Sayang kamu juga semangat belajar nya " ucap Haris lalu masuk ke dalam mobil dan meninggal kan parkiran kampus.
Setelah Haris pergi menuju kantor Tania pun masuk ke dalam kelas nya.
Sementara itu arinda mantan ke kasih Haris kini sudah balik lagi ke Indonesia , ia sekarang berada di kantor nya Haris dan menunggu Haris di dalam ruangan nya kebetulan ia datang pagi - pagi sebelum Haris berangkat dan dikantor pun masih sangat sepi jadi belum ada karyawan yang datang , Haris pun tidak mengetahui itu semua karna setelah mereka putus Haris sudah tidak tahu kabar nya lagi dan sudah melupakan nya apalagi semenjak ia menikah dengan Tania , begitu pun dengan Arinda sendiri ia tidak tahu bahwa lelaki yang masih ia cintai itu sudah menikah dengan wanita lain , walaupun Haris sudah memutuskan nya yang ia tau Haris itu hanya mencintai dan menyayanginya karna Haris begitu baik dan perhatian kepadanya dan Haris sangat setia kepada nya walau banyak wanita lain yang mendekatinya tetapi ia tetap setia kepada Arinda , tetapi berbeda dengan Arinda selama ia berpacaran dengan Haris ia selalu mempunyai lelaki lain selain Haris tetapi cuma Haris saja yang ia anggap sebagai pacar nya sedangkan laki - laki lain hanya ia manfaatkan uang nya saja , ia tau Haris pengusaha muda yang sukses dan anak orang kaya ia tidak akan melepaskan Haris dan ia sangat berharap bisa menikah dengan Haris ia selalu diam - diam saat berkencan atau makan dengan pria lain tanpa sepengetahuan Haris padahal Ruslan tahu semua perilaku nya dibelakang Haris tetapi Haris tidak mudah percaya sebelum ia melihat dengan matanya sendiri , dan setelah ia melihat Arinda dengan laki - laki lain ia langsung memutuskan nya dan tidak memberinya kabar apa lagi menemuinya , padahal Haris berniat untuk mengenalkan nya kepada orang tua nya dan ia berniat akan menikahi Arinda tetapi setelah mengetahui Arinda berkhianat dengan nya ia mengurung kan niat nya itu dan setelah seminggu ia putus dengan Arinda Papah dan Mamah nya itu memberitahu nya bahwa ia akan dijodohkan dengan Tania anak sahabat papah nya itu mau tidak mau ia harus menerima perjodohan itu walaupun ia tidak mengenal Tania awalnya , Arinda tidak ada bosan nya setiap hari selalu menemui Haris kekantor nya dan terus menghubunginya tetapi Haris tidak pernah meladeni nya ia sudah menggap Arinda itu hanya sebagai mantan kekasih nya dan tak lebih.
Saat Haris masuk ke dalam ruangan nya ia melihat bahwa ada seseorang yang telah duduk di kursi kerja nya dan membelakangi nya , ia pun terkaget saat melihat orang itu hanya dari belakang.
" Siapa ? " ucap Haris pada orang itu.
" Ngapain kamu ke sini ? " ucap Haris dengan sedikit nada tinggi karna ia sebal melihat mantan kekasih nya itu tiba - tiba masuk ke ruang kerja nya dan duduk di kursi Haris tanpa izin Haris.
" Ko ngapain si , aku kan mau ketemu kamu Sayang " ucap Arinda pada Haris dan langsung ingin memeluk Haris lalu dengan cepat Haris menahan dan mendorong tubuh mantan ke kasih nya itu.
__ADS_1
" Kita itu sudah tidak ada hubungan apa - apa lagi jadi mending sekarang kamu pergi dan tinggal kan ruangan kerja ku " ucap Haris dan semakin meninggikan suara nya sambil menunjukan jari telunjuk nya ke arah pintu keluar.
" Tapi aku masih menyayangi mu Ris " ucap Arinda mantan ke kasih Haris.
" Aku sudah tidak mencintai mu lagi setelah aku melihat mu jalan berdua dengan pria lain di belakang ku " ucap Haris.
" Dia itu bukan siapa - siapa aku dia itu hanya rekan kerja saja , kamu percaya lah Ris aku sangat mencintai mu " ucap Arinda dengan wajah memohon.
" Aku tidak perduli lebih baik kamu sekarang pergi dan jangan pernah menganggu aku lagi jangan pernah menunjukan muka mu di hadapan ku lagi , aku sudah menikah jadi buang saja rasa cinta mu itu terhadap ku " ucap Haris yang langsung berjalan dan duduk di kursinya.
" Aku tidak percaya kalo kamu sudah menikah " ucap Arinda.
" Itu bukan urusan ku mau percaya atau tidak dan ini bukti nya , kalo kamu tidak mau keluar sekarang juga akan aku panggilkan satpam supaya membawa mu keluar dari sini " ucap Haris sambil menunjukan cincin pernikahan nya dengan Tania di jari manis nya.
__ADS_1
Arinda pun melihat cincin pernikahan Haris yang dipakai di jari manis nya itu setelah itu Arinda langsung keluar dari ruangan Haris dan menuju mobil nya yang ia parkiran di parkiran kantor Haris.