JODOH TERBAIK DARI ORANG TUA KU

JODOH TERBAIK DARI ORANG TUA KU
JODOH TERBAIK DARI ORANG TUA KU


__ADS_3

BAB 20


Setelah kepergian Arinda dari kantor nya , Haris pun sangat kesal dengan mantan kekasih nya yang tiba - tiba muncul di hadapan nya itu.


" Kenapa dia harus balik lagi ke indonesia dan kenapa dia harus menemui ku lagi padahal kita sudah putus dan aku pun sudah tidak mencintai nya lagi , aku hanya mencintai Tania istri ku " gumam Haris di dalam hati nya.


Sementara itu Arinda masih bertanya - tanya dengan diri nya sendiri bahwa ia tidak percaya kalau Haris sudah menikah dengan wanita lain , ia pun masih sangat mencintai Haris karna cuma haris lelaki yang sangat baik perhatian dan penyayang , dan mau menuruti semua permintaanya , Arinda pun langsung mencari tahu tentang pernikahan Haris itu benar atau tidak , lalu ia menjalan kan mobil dan meninggal kan kantor Haris.


Sementara itu Tania tidak mengetahui bahwa Arinda datang ke kantor Haris dan menemui suami nya.


***************


Tania dan teman - teman nya sedang menuju kantin karna ini sudah jam istirahat nya , karna ini jam istirahat Tania , Haris pun langsung menelpon istri nya untuk memberi kabar bahwa ia hari ini tidak bisa menjemput nya karna ada meeting peting dengan klien.


" Hallo Sayang " ucap Haris saat telpon nya sudah terhubung dan sudah di angkat panggilan nya oleh Tania.


" Hallo Mas , ada apa ? " ucap Tania sambil duduk di meja kantin setelah memesan es dan bakso.


" Maaf Sayang hari ini Mas ada meeting dengan klien jadi Mas tidak bisa menjemput kamu dan Ruslan pun harus ikut meeting bersama Mas , jadi tidak apa - apa ya kalo kamu pulang naik taksi " ucap Haris pada istri nya.


" Oh yasudah Mas tidak apa - apa aku bisa naik taksi bareng Via ko , kamu semangat ya kerja nya dan jangan lupa makan siang " ucap Tania sambil mengingatkan suami nya makan siang.


" Siap Sayang kamu hati - hati ya , udah dulu ya Mas mau mulai meeting nya , see yuo " ucap Haris.


" Iya Mas see you too " ucap Tania lalu mematikan telpon nya.


*************


" Kamu tidak di jemput Tan ? " tanya Via pada Tania setelah mendengar percakapan telpon nya dengan Haris.


" Iya Vi Mas Haris lagi meeting dengan klien nya asisten nya pun harus ikut meeting bersama Mas Haris jadi aku harus naik taksi dan pulang ke rumah sendiri " ucap Tania lalu nyuapkan sesendok bakso ke mulut nya.

__ADS_1


" Yasudah bareng saja bersam ku Tan aku juga naik taksi ko " ucap Via pada Tania yang mengajak nya pulang bersama.


" Ok Vi siap " ucap Tania.


Setelah jam mata kuliah mereka selesai mereka pun pulang kerumah nya masing - masing Tasya yang di jemput oleh supir nya ara yang pulang nya jalan kaki karna memang jarak kostan dengan tempat kuliah nya itu sangat dekat sedangkan Via dan Tania merela pulang naik taksi bersamaan karna memang rumah mereka satu arah dan lebih jauh rumah Via.


Setelah Tania dan Via menaiki taksi Tania pun baru ingat kalau stok bahan - bahan masakan nya di dapur sudah menipis dan ia pun memutuskan untuk berhenti sebentar di swalayan yang akan ia lewati sebelum sampai kerumah nya.


Dengan segera ia mengirim pesan kepada Haris untuk pergi ke swalayan membeli kebutuhan dapur nya.


# Suamiku ❤ ( Mas aku mampir ke swalayan sebentar ya mau belanja kebutuhan dapur soal nya sudah menipis stok nya ) #


Setelah pesan terkirim Haris pun tidak membalas pesan nya Tania karna ia masih sibuk meeting dengan klien nya , Tania pun langsung menaruh ponsel nya ke saku celana nya. lalu Tania pun memberi tahu kepada Via bahwa ia ingin turun di swalayan untuk belanja.


" Vi aku berhenti di swalayan saja deh " ucap Tania pada Via.


" Loh kenapa Tan ? kan rumah mu masih jauh dari swalayan ? " ucap Via pada Tania.


" Yasudah Tan aku temenin ya ? " pinta Via pada Tania.


" Yasudah ayok " ucap Tania.


***************


" Pak berhenti di depan sebentar ya saya ingin ke swalayan " ucap Tania pada supir taksi yang ia tumpangi bersama Via.


" Baik Non " ucap Supir taksi itu dan memberhentikan taksi nya di pinggir jalan.


Tania dan Via pun turun dari taksi dan masuk ke dalam swalayan saat ia sedang berbelanja bersama Via tidak sengaja ia menabrak seorang perempuan di depan nya yang sedang berjalan juga membawa keranjang belanjaan , dan wanita itu pun hampir jatuh karna tersenggol oleh tania yang sedang fokus bercanda dengan Via di dalam swalayan.


" Aduh " ucap wanita itu.

__ADS_1


" Maaf ka aku tidak sengaja " ucap Tania pada wanita itu dan meminta maaf merasa diri nya sangat bersalah karna sudah membuat wanita itu hampir tejatuh.


" Lain kali kalo jalan itu pake MATA , untung gua engga jatuh " ucap wanita itu dengan sinis nya lalu meninggal kan Tania dan Via.


Tania dan Via pun hanya terdiam saling menatap karna melihat wanita yang ditabrak nya dan tidak ia kenali itu sangat jutek dan judes padahal Tania sudah meminta maaf pada nya dan Tania pun tidak sengaja.


" Astagfirullah ada ya orang ke gitu kan gak sengaja kamu pun sudah meminta maaf pada nya " ucap Via dengan wajah sedikit sebal pada wanita itu.


" Sudah tidak apa - apa lagian salah aku kan jalan nya gak fokus jadi nabrak dia , yasudah kita ke kasir yuk kasian Pak Supir sudah menunggu lama " ucap Tania pada Via lalu mereka menuju kasir untuk membayar belanjaan Tania.


Sesudah membayar belanjaan nya di kasir Tania dan Via pun. Keluar dari swalayan itu lalu Tania dan Via menuju taksi yang ia naiki dari kampus nya saat ia sedang berjalan menuju taksi itu tiba - tiba dari belakang ada sebuah mobil yang memencetkan klakson nya dengan sangat kencang Tania dan Via pun terkaget saat mendengar bunyi klakson sekencang itu dibelakang mereka , Tania dan Via pun langsung minggir ke samping , lalu wanita yang berada di dalam mobil itu membuka kaca mobil nya.


" Minggir lu , MAU MATI .." ucap wanita itu lalu pergi meninggal kan Tania dan Via dengan mobil nya.


" Wanita itu siapa si cuma karna masalah tadi saja dia sampai segitu nya sama kita " ucap Via yang benar - benar sudah sangat sebal dengan perilaku wanita tadi.


" Sudah tidak usah di pikirin , Pak Supir sudah menunggu kita " ucap Tania lalu mengajak Via masuk ke dalam taksi.


Setelah taksi itu berjalan dan sampai di depan rumah Tania , Tania pun turun dan membawa barang belanjaan nya dari taksi Via pun mebantu menurunkan belanjaan Tania.


" Kamu tidak mampir Vi ? " tanya Tania pada Via.


" Engga usah Tan aku mau langsung pulang saja " ucap Via.


" Yasudah kamu hati - hati ya , makasih sudah mau menemani ku belanja " ucap Tania.


" Iya Tan sama - sama " ucap Via.


Lalu taksi itu pergi meninggalkan rumah Tania , setelah taksi itu pergi dari rumah nya Tania pun langsung masuk ke dalam rumah nya dan merapihkan semua belanjaan nya ke dalam kulkas.


Setelah selesai merapihkan belanjaan nya Tania pun langsung pergi ke atas menuju kamar nya ia langsung membersih kan tubuh nya setelah itu merebahkan tubuh nya di atas kasur sambil menunggu Haris pulang.

__ADS_1


__ADS_2