
BAB 47
Siang ini Tania dan Haris akan pergi ke rumah sakit untuk memeriksa kandungan Tania yang tak terasa sudah memasuki minggu ke32 tak terasa sebentar lagi Tania dan Haris akan melihat buah hatinya kedunia mereka sudah tidak sabar menantikan buah hatinya yang akan lahir dibulan depan , Tania mengajak Haris untuk membelikan perlengkapan bayinya setelah pulang dari rumah sakit siang nanti Harispun menyetujuinya.
pukul 14:00 Haris dan Taniapun sudah selesai diperiksa kandungannya dokter menyatakan bahwa kandungan Tania baik - baik saja sehat dan detak jantungnyapun normal , Haris dan Taniapun sangat senng mendengar apa yang dokter ucapkan pada mereka jadi tidak sabar menunggu buah hati mereka segera hadir kedunia.
Kini merekapun sedang menuju perjalanan kesebuah mall besar yang berada dijakarta pusat , Harispun memarkirkan mobilnya setelah itu ia turun dari mobil dan membukakan pintu mobil Tania.
Setelah sudah berada didalam mall merekapun menuju baby shop , dengan perasaan yang sangat senang Taniapun langsung masuk kedalam baby shop yang berada didalam mall tersebut , Haris yang melihat istrinya terlihat bahagia itu iyapun tersenyum dan senang bisa melihat istri cantiknya itu bahagia.
" Mas lihat deh sweaternya lucu bangat " ucap Tania sambil menunjukan sebuah sweteer bayi berwarna merah muda itu kepada suaminya.
" Iya sayang tapikan kita belum tau dede bayinya itu perempuan atau laki - laki " ucap Haris sambil tersenyum pada Tania yang sedang memegang sweater bayi itu , karna dari awal mereka tidak pernah mengUSG jenis kelamin buah hati mereka biar saja menjadi kejutan disaat Tania melahirkan nanti.
" Hhmm " ucap Tania sambil mengkerucutkan bibir seksinya itu lalu berbalik membelakangi Haris dan mencari perlengkapan yang lainnya.
__ADS_1
Harispun tersenyum sambil menggelengkan kepalanya karna ia merasa lucu dengan sikap bumil yang satu ini selalu ada aja tingkah dan perlakuannya yang membuat Haris tertawa melihatnya.
Setelah hampir dua jam didalam mall kini merekapun pulang menuju rumah karna jam sudah menunjukan pukul 17:00 , setelah sampai dirumah Tania dan Haris pun langsung menuju kamarnya , Taniapun langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya , disusul Haris yang mengikuti Tania , Haris melihat Tania yang sedang berdiri membelakanginya dibawah guyuran air shower Haris pun dengan segera memeluk Tania dari belakang dan membuat Tania kaget dengan pelukan suaminya itu.
" Mas kamu ngagetin aja si " ucap Tania sambil melirik ke arah Haris lalu membelakanginya lagi.
" Maaf sayang , apa kali ini ada jatah buat papa ? bisik Haris dikuping Tania.
Taniapun membalikan tubuhnya menghadap Haris dan menganggukan kepalanua sambil tersenyum malu , karna Taniapun tidak bisa menolak itu apapun yang Haris minta karna itu kewajibannya sebagai suami dan Tania berhak memberikannya.
Setelah satu jam didalam kamar mandi dengan permainan mereka yang sangat panas , merekapun keluar dari kamar mandi dan memakai pakaiannya , setelah selesai Tania dan Harispun turun kebawah untuk makan malam bersama.
" Hani kemana Mas ko tumben belum ada dimeja makan ? " tanya Tania sambil mendudukan tubuhnya dikursi.
" Maaf Den tadi mba Hani izin makan malam diluar bersama temannya katanya ngga sempat pamitan sama Aden dan non Tania soalnya nggak enak udah ditunggu lama sama temannya diruang tamu , jadi cuma titip pesan sama bibi "
__ADS_1
" Temannya siapa bi ? cewe atau cowo ? " tanya Haris.
" Cowo Den yang biasa suka kesini ituloh Den temennya Aden juga " ucap Bibi.
" Siapa bi ? " tanya Haris bingung.
" Bibi lupa namanya tapi sering kesini yang biasa nemuin Aden diruang kerja " ucap Bibi.
" Ooouuh Ruslan " ucap Haris dan Tania berbarengan.
" Iya betul Den Non " ucap Bibi sambil tersenyum.
" Yasudah bi makasih ya " ucap Haris.
" Iya Den , bibi permisi ya " ucap Bibi.
__ADS_1