JODOH TERBAIK DARI ORANG TUA KU

JODOH TERBAIK DARI ORANG TUA KU
JODOH TERBAIK DARI ORANG TUAKU


__ADS_3

BAB 40


Pagi hari Haris pun bangun dari tidurnya dan dilihatnya Tania masih tertidur disampingnya , dengan segara Haris turun dari kasurnya untuk mandi , setelah selesau mandi Haris pun memakai pakaiannya untuk pergi ke kantor lalu ia turun ke bawah untuk membuatkan susu Tania.


" Pagi bi " ucap Haris pada bibi.


" Pagi juga Aden " ucap Bibi.


" Ada yang bisa bibi bantu den ? " tanya bibi.


" Tidak ada bi aku hanya membuatkan susu untuk istriku saja bibi lanjutkan saja masaknya " ucap Haris sambil membuat kan susu untuk Tania.


" Baik den " ucap bibi.


Setelah selesai membuatkan susu untuk Tania Haris pun kembali ke kamar untuk membangunkan Tania yang masih tertidur dikamarnya.


" Sayang " ucap Haris membangunlan Tania sambil menepuk - nepuk pipi Tania dengan kedua telapak tangannya.


" Hm " ucap Tania sambil membuka matanya secara perlahan.

__ADS_1


" Bangun sayang sudah pagi , kamu mandi dulu ya mas sudah buatkan susu untuk mu , setelah itu kita sarapan bersama " ucap Haris pada Tania.


Tania pun bangun dari tidurnya menganggukan kepalanya lalu turun menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Sambil menunggu Tania mandi Haris pun merapihkan karusnya lalu duduk di sofa sambil memainkan ponsel. Tidak lama Tania pun keluar dari kamar mandi lalu memakai bajunya setelah itu ia duduk disofa bersama Haris sambil meminum susu yang dibuatkan oleh Haris.


" Terima kasih mas susunya " ucap Tania seraya tersenyum.


" Sama - sama sayang " ucap Haris lalu mencium kening Tania.


" Yasudah ayo kita sarapan sayang " ucap Haris lalu memegang tangan Tania dan beranjak bangun dari duduknya.


Setelah itu mereka sarapan bersama dimeja makan bersama Hani juga , hari ini Hani tidak ikut kekantor Haris meminta Hani agar dirumah saja untuk menemani Tania , saat sarapan pagi berlangsung pun tidak ada yang berbicara diantara mereka meja makan pun sunyi hanya ada suara sendok dan piring yang beradu.


Selesai sarapan pagi Tania pun mengantarkan Haris kedepan dan membawakan tasnya


" Iya sayang hati - hati ya mas " ucap Tania setelah menyalimi tangan Haris.


" Iya sayangkuh " ucap Haris.


Setelah Haris pergi melajukan mobilnya menunu kantor Tania pun kembali masuk kedalam rumahnya dan menuju kamarnya.

__ADS_1


Setelah Haris sampai di kantor dan duduk di kursinya lalu Dinda sekertaris Haris menghampirinya.


" Pagi pak " ucap Dinda sambil menundukan kepalanya.


" Pagi juga , ada apa ? " ucap Haris.


" Pagi ini kita ada meeting di bersama perusahaan X di bandung pak dan ini meeting yang sangat penting tidak bisa diwakili oleh siapa pun " ucap Dinda.


Haris merasa bingung ia tidak mau meninggalkan Tania pergi jauh dan ia juga tidak mau membuat klien nya kecewa dengan kerja sama ini.


" Jam berapa kita berangkat ? " tanya Haris.


" Sekarang juga pak karna klien kita sudah menunggu disana " ucap Dinda.


" Yasudah kita berangkat sekarang , mampir kerumah ku sebentar aku akan mengajak istri ku kesana " ucap Haris.


Setelah Dinda keluar dari ruangan Haris , Haris pun dengan segera menemui Ruslan diruangan nya.


" Pagi ini gua ada meeting di bandung , lu urus semua kerjaan dikantor gua akan suruh Hani ke kantor mengurus semua nya bersama lu , gua pergi sama Dinda hari ini " ucap Haris lalu pergi meninggalkan Ruslan di ruangannya.

__ADS_1


" Eet dah bos gua belum juga nyautin dia udah pergi bae ya " gumam Haris sambil menggelengkan kepalanya.


Setelah itu Haris pergi bersama Dinda menuju rumahnya untuk menjemput Tania.


__ADS_2