
BAB 13
Setelah selesai sarapan pagi , Haris dan Pak Agus duduk di sofa sambil mengobrol dengan segelas teh hangat dan kue buatan Ibu Anita dan Tania semalam karna mereka membuatkan pesanan nya dilebihkan untuk mereka , karna hari ini hari minggu Pak Agus libur ke toko dan toko pun tutup setiap hari minggu karna hari minggu waktu nya ia beristirahat dirumah dengan keluarga. Sedangkan Tania dan Ibu nya iya sedang menyiapkan pesanan untuk tetangga nya , di saat Tania dan Ibu Anita sibuk tiba tiba suara Thalita terdengar dari dapur yang sedang menangis.
" Bu Thalita seperti nya sudah bangun " ucap Tania yang mendengar tangisan Thalita.
" Yasudah kamu lanjutkan dulu Ibu akan menemui Thalita " ucap Ibu Anita pada Tania sambil berjalan menuju Thalita.
Thalita pun di gendong oleh Ibu Anita dan di bawa nya ke kamar mandi untuk di mandikan selesai Thalita mandi Ibu Anita memakai kan nya baju dan memberi nya sarapan setelah Thalita selesai sarapan ia di naikan ke sepeda roda empat nya dan di titipkan kepada Pak Agus dan Haris , setelah itu Ibu Anita pergi lagi ke dapur untuk membantu Tania yang sedang menyiapkan pesanan tetangganya , selesai menyiapkan pesanan tetangganya Tania dan Ibu nya langsung membawa nya kedepan ruang tamu dan tak lama yang memesan nya pun datang untuk mengambil pesanan nya itu.
" Assalamualaikum " ucap Ibu Tuti yang tak lain orang yang memesan kue kepada Ibu Anita
" Waalaikumsalam " ucap Ibu Anita yang membuka kan pintu.
__ADS_1
" Ouh Bu Tuti mau ambil pesanan ya sebentar saya ambil dulu ya Bu silah kan duduk " sambung Ibu Anita yang mempersilahkan ibu Tuti duduk di kursu depan rumah nya lalu iya mengambil pesanan nya di dalam.
" Ini Bu pesanan nya " ucap Ibu Anita pada Ibu Tuti sambil memberikan dua kantong plastik besar kepada Ibu Tuti.
" Ouh iya bu terima kasih banyak ya , maaf sudah merepot kan Ibu Anita " ucap Ibu Tuti sambil memberikan dua lembar uang berwarna merah dan mengambil kantong plastik dari tangan Ibu Anita.
Setelah kepergian Ibu Tuti , Ibu Anita menutup pintu dan masuk kedalam rumah menuju ruang keluarga menemui suami , anak , menantu dan keponakan nya , setelah itu mereka mengobrol sampai tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 11:00 Ibu Anita pun pergi ke kamar untuk menidurkan Thalita sedangkan Tania dan Haris bersiap siap untuk balik lagi ke rumah nya di jakarta.
Sebelum pulang ke jakarta Tania dan keluarga nya makan siang bersama , selesai makan siang Tania membantu ibu nya merapihkan meja makan dan mencuci piring yang kotor selesai itu Tania menemui Haris dan Bapak nya yang sedang duduk di ruang tamu. Tania dan Haris berpamitan kepada Ibu dan Bapak nya untuk pulang ke jakarta.
" Iya nak kalian hati - hati ya di jalan , kalian baik - baik juga ya disana kamu harus menjadi istri yang baik untuk suami mu jangan pernah melawan dan menolak apa pun yang dia perintahkan pada mu " ucap Ibu Anita menasehati Tania.
" Iya Bu insya allah Tania akan menjadi istri yang baik untuk Mas Haris " ucap Tania sambil melepas kan pelukan Ibu nya lalu mencuim punggung tangan Ibu nya.
__ADS_1
" Pak Tania pulang dulu ya , Bapak dan Ibu sehat - sehat" ucap Tania pada Bapak nya sambil mencium punggung tangan Bapak nya.
" Iya nak kalian hat -i hati ya dijalan kalian baik - baik juga ya disana " ucap Pak Agus pada Tania.
Setelah itu gantian Haris menyalami Ibu dan Bapak Mertua nya secara bergantian.
" Haris Ibu titip Tania ya , maaf kan kalo anak Ibu ini masih terlalu manja dengan tingkah laku dan perbuatan nya semoga kamu bisa membimbing Tania menjadi yang lebih baik lagi ya nak " ucap Ibu Anita pada Haris di saat Haris sedang mencium punggung tangan nya Ibu Anita.
" Iya Bu insya allah Haris akan menjaga Tania dan memberikan yang terbaik juga untuk Tania " ucap Haris pada Ibu mertua nya lalu bergantian mencium punggung Bapak mertua nya.
" Terima kasih nak Bapak percaya sama kamu , kamu adalah lelaki hebat bertanggung jawab kepada Tania , Bapak tidak pernah salah menjodohkan kalian " ucap Pak Agus pada Haris sambil menepukan tangan nya pada pundak Haris.
" Salam untuk Papah dan Mamah mu ya Ris " ucap Pak Agus pada Haris.
__ADS_1
"Iya Pak insya allah Haris sampaikan salam Bapak pada Papah dan Mamah " ucap Haris pada Pak Agus.
Setelah itu Tania dan Haris masuk ke dalam mobil dan berjalan menuju pulang ke jakarta.