
*~Niken Radmila Banuwati
Anggap saja dia bergigi gingsul yaa🤭🤭, entah kenapa suka dengan visual Syifa Hadju😁😁
*~Zidan Al-Fatih
Kenapa author pilih visual ini karena memang wajahnya seperti ciri-ciri orang Kalimantan putih, tinggi, mancung.Khas orang Banjar🤭🤭maafkan author✌✌
*~Naufal Giandra
Manis kan tidak bosan untuk di pandang😍😍tapi bagi author itu😁😁
*~Imas Saraswati(Saras sahabat Niken)
*~Dimas Hadi Kusuma(kakak Niken)
*~David Saputra(sepupu Zidan)
__ADS_1
*~David Wicaksono
Jangan heran ya kalau ada dua David, itu karena author tidak ingat kalau sepupu Zidan bernama David sempat mau ganti nama tapi tidak jadi, berfikir lagi nanti akan author adakan adegan saat mereka bertemu dan dalam satu ruangan tapi nanti di part entah ke berapa😅😅.
*~...........???
itu adalah visual dari Author kalau tidak sesuai dengan para Readers , bayangkan dengan visual kesukaan masing-masing🤭🤭maafkan author kalau ada salah-salah dalam penulisan baik dari bahasa indonesianya atau bahasa daerahnya. Karena author asalnya memang dari Jawa cuma lama sudah merantau ke Kalimantan Selatan sekolah sampai lulus di Kalimantan, jadi bahasa Jawa nya lupa-lupa ingat yang halus maupun kramanya✌✌🙏🙏.
ah maafkan author readers kan jadi ngomong panjang lebar 🙏🙏🙏🙏
...****************...
lanjut ke Niken☺☺
(oh iya nak ibu lupa, ayo masuk mandi dulu yaa habis itu sholat maghrib) ujar ibu Niken
"inggih bu, Mila mlebet kamar riyen. "
(iya bu, Mila masuk kamar dulu) ucap Niken dan ibunya hanya manggut-manggut.
Setelah mandi dan sholat Niken berjalan menuju dapur dan melihat ibunya sedang menata makanan di meja makan.
"Sepurane nggih bu, Mila ndak bantuin ibu masak, padahal ibu sampun kesel nyambut gawe, muleh tasih sibuk ting dapur maleh. "
(maaf ya bu, Mila tidak bantuin masak, padahal ibu sudah cape kerja,pulang masih sibuk di dapur lagi) ucap Niken penuh penyesalan karena terlambat pulang jadi dia tidak membantu ibunya sibuk di dapur.
__ADS_1
"Wes ndak opo-opo nduk,Mila juga capek tooh, tunggu masmu baru kita makan. "ucap ibu Niken.
" Inggih bu.... "
Tok tok tok.....
"Assalamu'alaikum." ucap seseorang
"Wa'alaikumussalam." jawab Niken dan ibunya.
"Mas bisa itu bu, biar Mila yang buka. " ucap Niken sambil beranjak ke depan membuka pintu.
"Mas mlebet. "
(mas masuk) suruh Niken saat sudah membuka pintu.
"Ibu mana? " tanya Dimas merekapun berjalan masuk ke ruang tengah.
"Ada di dapur mas, ini nunggu mas mau makan bareng. "
"Mandi dulu le sholat maghrib mumpung masih ada waktu,dzikir sekalian mas nunggu isyaan, kami juga isyaan dulu. "suruh ibu Niken
"inggih bu. "jawab Dimas sambil berjalan kekamar mengambil handuk dan segera mandi.
Setelah semuanya sholat mereka berkumpul di meja makan, mereka makan dengan hikmat tanpa bersuara karena memang dari kecil Niken dan Dimas di didik saat makan jangan ada pembicaraan karena dengan begitu kita menghormati dan bersyukur atas nikmat Allah . Setelah selesai makan seperti biasa Niken dan ibunya membereskan meja makan dan mencuci piring bekas mereka makan.
" sampun bu biar Mila ibu keruang tengah duduk santai sama mas Dimas . "suruh Niken ke ibunya
" yo wes kalau gitu ibu kesana dulu. "jawab ibu Niken sedangkan dia hanya manggut-manggut.
__ADS_1
***