
\*Happy Reading\*
Setelah lama berbincang dengan Naufal Niken dan Saras berjalan kaki karena untuk ke pasar hanya membutuhkan 15 menit dari sekolahan baru saat pulang mereka menaiki angkot.
"Lewat biasane ndak Ras?
(lewat biasanya tidak Ras?)tanya Nike setelah mereka sampai di jalan persimpangan pasar .
" Iyo langsung ning gon mas Samsul wae ben ndak kesorean balike. "
(Iyo langsung ke tempat mas Samsul aja biar tidak kesorean pulangnya) jawab Saras
"Ndak arep ning toko liyane sek jek enek waktu setengah jam biasane Pak Darman jam 5 balik iki jek jam 16.15. "
(tidak mau ke toko lainnya dulu masih ada waktu setengah jam biasane Pak Darman jam 5 pulang ini masih jam 16.15 ) tawar Niken kalau saja masih mau cari-cari yang lain.
"Nda usah ning gon mas Samsul kan wes biasa dadi iso nawar-nawar njalok diskon. " ujar Saras sambil cekikikan.
"Senengane diskonan,tapi yo aku gelem hehe..... "
__ADS_1
(Senangnya diskonan, tapi ya aku mau hehe...) ucap Niken sambil tertawa pelan
"uuuh dasar kamu nih, eemm sampe dah. "
"Assalamu'alaikum." ucap mereka berdua
"wa'alaikumsalam." jawab orang di dalam
"eh Saras karo Niken ayo mlebu-mlebu. "
(eh Saras sama Niken ayo masuk-masuk)suruh penjualnya, mereka sudah langganan makanya penjualnya sudah hafal dengan Saras dan Niken
"Mesti arep tuku klambi."
"hoora mas aku karo Niken arep tuku iwak asin!
(tidak mas aku sama Niken mau beli ikan asin) ucap Saras becanda
" wuasem toko klambiku di padakke lapak iwak asin.."
__ADS_1
(asem toko bajuku di samakan lapak ikan asin) jawab penjual baju dengan pura-pura cemberut karena memang dia tau kalau Saras cuma bercanda, sedangkan Niken cuma terkikik dengan candaan dua orng di depannya.
"lha sampean aneh wes ngerti arep tuku klambi jek takok huuh.. "
(lha kamu aneh sudah tau mau beli baju masih tanya huuh.. "
"lha kan ning kene ndak cuma baju enek kathok, jaket, macem-macem tooh mulane aku tekok... "
(lha kan di sini tidak cuma baju ada celana, jaket, macam-macam toooh makanya aku tanya...) ucap penjualnya mulai sewot karena Saras memang bercanda tapi kelewatan
"Wes-wes malah keburu kesorean ngko, Ras sing sopan ah mase lebih tuo nimbang kita ndak bagus ngono iku, sepurane nggih mas Saras dasar ngene iki.. "
(sudah-sudah malah keburu kesorean nanti, Ras yang sopan ah masnya lebih tua dari pada kita tidak baik kaya gitu itu, maaf nggih mas Saras dasar kayak gini... "ucap Niken menghentikan perdebatan mereka
" Iyo ndak opo-opo Ken biasa wes Saras pancen ngono tenang wae. "
(iya tidak apa-apa Ken biasa aja Saras memang gitu tenang aja.) balas Mas Samsul sedangkan Saras mengerucutkan bibirnya
"eemm niki mas ajeng tumbas klambi couple model gaun tapi sopan wonten..?
__ADS_1
(eemm ini mas mau beli baju cople model gaun tapi sopan ada?) jelas Niken dengan bahasa halusnya, karena sudah kebiasaannya kalau dengan orang tua atau yang lebih tua darinya memakai bahasa sopan .
sambil berpikir dan melihat dari sudut ke sudut tokonya, butuh beberapa menit menunggu mas Samsul mencarikan, Niken juga sambil melihat jam takut kesorean.