
Robby pov
lihatlah matanya yang membola ketika si Beni memintanya jadi pacar.gemesin tau gak sih...
Rubby duduk di depanku ketika pulang berbelanja.
"sampai kapan kami tinggal di sini pak bos?"tanyanya.
ku pasang wajah se datar mungkin"terserah kalian"
"apa kami FREE tinggal di sini?"
pertanyaan yang keluar dari mulutnya membuatku melihat ke arahnya.mata kami bertemu.dia memang cantik,pake banget malah.matanya yang bulat,bulu mata lentik dan tebal walaupun tanpa maskara.alisnya juga tebal.pipinya yang sedikit caby dan ada lubangnya ketika tersenyum oh... sungguh menggemaskan.hidungnya kecil tapi mancung.bibir ping itu...ingin sekali aku ********** habis,manis kali ya?he...
author:kan udah merasakannya kemarin A Robby...
Robby:apaan thor,cuma nempel doang.gak kerasa manis-manisnya...😪
satu kata untuknya...
PERFEC...👍
tapi sayang seribu sayang,dia bukan tyfe ku.lihatlah...tubuhnya tertutup gak ada sexy-sexynya sama sekali.
dia memalingkan wajahnya.aku pun mengerjap.
"ENAK SAJA,BAYAR!"seruku ketus.
dia terlonjak kaget mengelus dada.
"iih...si bos ngagetian aja!"si Rena yang komentar.dia sedang menyusun belanjaan ke dalam kulkas di bantu oleh Beni.
"pak bos kan banyak uang,kenapa kami harus bayar? FREE aja ya bos ya...plis..."
__ADS_1
bener-bener deh ni cewek gemesin banget 🤗.mata bulatnya mengerjap dengan bulu mata lentiknya yang saling beradu antara yang atas dan bawah.tangannya menyatu di depan dadanya 🙏.
aku memalingkan wajah untuk menyembunyikan senyum di bibirku.
"pak bos...?"
"ehem!"aku berdehem kembali memasang muka datar dan menatapnya.
"gajih kamu kan besar sebagai sekretaris saya"
"emang gajih saya berapa,pak bos?"tanyanya polos.
eh...
emangnya dia belum tahu berapa gajih sekretaris seorang Robby lee?
"bisa buat beli motor matic baru seperti yang kamu punya"
si Beni loh ya yang jawab.dia tiba-tiba saja duduk di sebelahku.
"oh wow...realy?"wajahnya berbinar.
"asal kerjanya bener aja"kataku.
"siap pak bos!"dia memberi hormat."jadi berapa kami harus bayar sewanya? perbulan atau pertahun?"tanyanya kepo.
"pertahun"aku mencibir."emangnya kamu yakin kalau bisa bertahan sampai setahun?"ejekku.
"maksud pak bos?"dia mengernyit bingung.
"Ben"aku memberi intruksi pada Beni dengan memajukan daguku.
Beni memperbaiki posisi duduknya."begini cantik..."perkataan Beni mendapat cebikan dari Rubby.
__ADS_1
aku menahan senyum.
"menjadi sekretaris seorang Robby lee itu tidak mudah dan tidak gampang"
apa bedanya coba?
"harus cerdas,terampil,gesit,cekatan,baik hati,tidak sombong,murah senyum,bisa bikin kopi enak,bisa masak dan tentunya cantik dan menarik hehe..."penjelasan Beni di akhiri dengan cengiran bodoh.
Rubby terlihat bengong mendengar penjelasan Beni.
"sekretaris atau istri sih, kok syaratnya sempurna gitu?"si Rena nyaut tiba-tiba dan duduk di sebelah Rubby.
"he'eh"hanya itu yang keluar dari mulut Rubby."tapi tenang aja pak bos!"serunya semangat sambil menegakan posisi duduknya."saya akan berusaha sebaik mungkin supaya saya bisa menempati apertemen ini selama bertahun-tahun.semoga pak bos puas dengan saya...eh maksudnya kinerja saya"ucapnya yakin.
"ok .saya butuh bukti bukan janji!"tegasku.
"insya alloh,pak bos.jadi berapa biaya sewanya?"
tanya lagi...
"buktikan dulu kinerja kamu!"aku beranjak menuju dapur.
"ok pak bos...hatur nuhun pisan..."teriaknya bahagia.
aku tersenyum penuh arti.tentunya tanpa di lihat mereka yang ada di sofa.
***
like...
vote...
comen...
__ADS_1
love u....♥️♥️♥️♥️