
Authot pov
Matahari bersinar dengan cerah pagi ini.dengan semangat 45 Rubby melangkahkan kakinya menuju lift.
ting
pintu lift terbuka di lantai 35.Rubby keluar dari lift dan berjalan menuju mejanya.duduk di atas kursi dan berputar sambil cekikikan...kayaknya dia punya kebiasaan baru deh.
Robby keluar dari lift khusus direktur dan geleng kepala melihat tingkah sang sekretaris.
"apa kamu punya kebiasaan baru?"suara bariton Robby membuat Rubby menghentikan aksinya.
"eh pak bos"Rubby berdiri dan sedikit membungkukkan badannya."pagi pak bos"senyumnya kikuk.
dua kali dia kepergok si bos sedang melakukan aksi konyolnya.
"ikut saya"ucap Robby seraya berjalan ke ruangannya dengan gaya yang cool abis.
Rubby meraih tablet dan mengikuti si bos.
dug
"aaww"ringis Rubby ketika jidatnya menabrak sesuatu yang keras.
"jalan yang bener! asal serudug aja!"ketus Robby.
"lagian pak boss ngerem mendadak"elak Rubby.
__ADS_1
"kamunya aja yang gak fokus!"
"iya iya...maaf pak boss"Rubby males berdebat.
Robby melengos dan masuk ke ruangannya di ekori Rubby di belakangnya.
"bacakan jadwal saya hari ini"kata Robby bossy ketika sudah duduk di singgasananya.
"baik pak boss"Rubby membuka tablet pintarnya dan melihat jadwal Robby."hari ini ada dua pertemuan yang harus pak boss hadiri.pukul sebelas sekalian makan siang meeting dengan PT.Adiguna grop dan pukul duanya dengan PT.Berlian grop"Rubby membacakan jadwal sang boss hari ini.
"pergilah"intruksi Robby dengan menggerakan dagunya ke arah pintu.
bibir Rubby bergerak.dia berusaha memasang senyum terpaksanya."baik pak boss.saya permisi"Rubby berbalik."dasar bos datar"gerutunya.banyak sekali ya julukan Rubby untuk si boss casanovanya.
"jangan lupa buatkan saya kopi"seruan Robby membuat Robby berhenti melangkah dan kembali berbalik.
"baik pak boss"
Rubby menuangkan segelas air ke panci kecil meletakannya di atas kompor dan menyalakan kompor.dia meraih cangkir dan sendok.
"kopi hitam dua sendok teh..."Rubby memasukan dua sendok teh kopi hitam ke dalam cangkir khusus bossnya."gulanya satu setengah sendok saja"dia memasukan gula.air di atas komporpun mendidih.mematikan kompor dan menuangnya ke dalam cangkir berisi kopi mengaduknya agak lama.
"beres"Rubby membawa kopi si boss di atas nampan di temani beberapa potong kue brownies hasil karyanya tadi malam di apertemen.
tok
tok
__ADS_1
tok
Rubby mengetuk pintu dan masuk ke ruangan si boss.
"silahkan kopinya pak boss"Rubby meletakan segelas kopi di atas meja beserta brownies."saya permisi"Rubby keluar dengan nampan di tangan kanannya.
Robby memandang kopi dan brownies di depannya sekilas meraih cangkir kopi dan meminumnya sedikit demi sedikit.
"rasanya lebih enak dari yang biasanya"gumamnya.dia kembali meminum kopinya.tangan kirinya meraih potongan brownies di atas piring.
"wow...amazing.rasanya benar-benar lezat"komentarnya kala brownies itu sampai di lidahnya.
"dari mana dia mendapatkan brownies se lezat ini?"kembali meraih brownies dan memakannya dengan lahap.
"makan gak ngajak-ngajak lu!"Beni tiba-tiba masuk tanpa permisi.
tak ada sautan dari si boss.dia sibuk mengunyah.
"makan apaan si lu?"Beni melihat isi piring yang telah kosong.
"brownies"jawab Robby yang mulutnya telah kosong.
"sejak kapan lu suka brownies?"tanya Beni heran.pasalnya si bossnya ini gak suka makanan yang manis-manis.
Robby kembali meminum kopinya.
"entahlah..."Robby mengedikan bahu.
__ADS_1
***