Jodohku Sang Casanova

Jodohku Sang Casanova
Sabodo teuing


__ADS_3

Rubby pov


Si asisten ada kerjaan lain,jadi Aku yang ikut pak boss meeting dengan client di restoran jepang.


kami memasuki ruang vvip yang sudah di reserpasi sebelumnya oleh pihak client.


pak boss duduk lesehan sementara aku masih bingung harus ngapain.


"duduk!"seru pak boss ketika melihatku terus berdiri di ambang pintu.


"gak papa pak boss.biar saya berdiri saja"tolakku sambil tersenyum kikuk.


berdua saja dalam satu ruangan dengan mahluk ganteng membuatku gak nyaman.


"terserah"cueknya sambil memainkan ponselnya.


"udah di mana mereka?"tanya pak boss tanpa melihat lawan bicara.sungguh tidak sopan!.


aku meraih ponsel di tas."sebentar pak boss.saya hubungi mereka dulu"akupun melakukan panggilan pada pihak client.


"asalamualaikum...maaf,saya sekretarisnya pak Robby.anda sudah di mana?"salam ku sopan.


"...."


"oh iya iya.asalamualaikum"setelah mendengar jawaban dari client,aku kembali memasukan ponsel ke tas.


"sekitar lima belas menit lagi mereka sampai pak boss"info ku pada pak boss.


"apa kakimu tidak sakit?"


eh


"duduk!"perintah pak boss gak mau di bantah.


"i-iya pak boss"aku menghampiri pak boss dan duduk di depannya.

__ADS_1


"itu tempat buat client.duduk di samping saya"katanya dingin.


perkataannya seakan perintah buatku.aku pun duduk di sebelahnya dengan jarak setengah meter.


"apa sebegitu gak menarikanya saya di mata kamu?"tanyanya dingin bin datar.


"eh,maksud pak boss?"tanyaku heran dengan pertanyaannya.


dia tersenyum sinis ke arahku.


"waktu itu aja sampai nemplok di badan saya.bahkan bibir kita saling bersentuhan"


ya ampun...kenapa pak boss mengingatkan kejadian itu sih?.ngerakeun pisan iih...aku yakin kalau wajahku sudah kayak kepiting rebus sekarang.


aku tertunduk malu.menyembunyikan rona merah di wajahku.


"itu kan gak sengaja,pak boss"lirihku.


"tapi kamu menikmatinya kan?"ledeknya.


"tapi kenapa harus di atas tubuh saya?"


mimik mukanya itu loh...pikasebelen!.


"mana saya tahu?"deliku berani ke arahnya.


"berani kamu melotot ke arah saya?"


seketika aku menundukan wajahku."maaf"cicitku.


dasar boss pikasabelen ,boss dingin ,boss datar, boss rese iiih...buntut kasiran deui!


"gak usah menggerutu!"


eh

__ADS_1


aku meliriknya dengan ekor mataku.padahal pak boss sedang asyik dengan ponselnya.


kok pak boss bisa tahu kalau saya menggerutu?


"mulut kamu komat-kamit kayak mbah dukun"


kok pak boss bisa jawab pertanyaan yang ada di batinku?apa jangan-jangan pak boss cenayang yang bisa baca pikiran orang lain?.


"ya saya tahu pikiran kamu"


aku terlonjak menjauh darinya.


"hahaha..."gelak tawanya membuatku mengernyit sekaligus terpesona.


untuk pertama kalinya,eh salah ding.ke dua kalinya aku melihatnya tertawa ngakak seperti itu.


"apa kamu pikir saya seorang cenayang?"pak boss menatap ku dengan sisa tawa di bibir sexy nya.


aku mengangguk bodoh.


"hahaha...muka kamu terlihat sangat konyol"gelaknya lagi.


benarkah?


"berhenti menertawakan saya!"ketusku.


"gadis konyol.mana ada cenayang yang gantengnya kayak saya"ucapnya bangga.


"idih...NARSIS!"


"lakh emang kenyataannya begitu"pak boss menamprakan kedua tangannya.


"kumaha si boss bae lah...sabodoteuing saya mah" aku meraih ponsel dan memainkannya.


pak boss hanya mengedikan bahunya.

__ADS_1


***


__ADS_2