
Pagi hari, Karin sudah mengendarai motor metik kesayangan nya untuk membelah jalanan ibukota menuju sekolahnya di SMA Bina Bangsa.
Namanya adalah Karina puspa chandra, anak tunggal yang selalu kesepian ketika di rumah karena ke dua orang tuanya yang selalu sibuk bekerja dan tidak pernah ada waktu untuk Karin.
Tapi beruntungnya Karin memiliki Sahabat yang selalu mewarnai hari-harinya. Karin memiliki empat sahabat sejak dia kelas satu SMA hingga saat ini, mereka adalah Ardian, Dimas, Rafi dan juga Sita.
Hari ini adalah hari pertama Karin masuk kembali setelah libur kenaikan kelas.Dia sudah sangat merindukan ke empat sahabat karib nya setelah hampir dua minggu tidak bertemu.
Saat memasuki gerbang sekolah, terlihat sudah banyak siswa dan siswi yang datang. Karin segera melajukan motornya menuju tempat parkir di samping gedung sekolah.
"Kariin.... ". Panggil Ardian.
Diapun segera menghampiri Ardi yang memanggilnya, setelah memarkir motornya di samping motor sport milik Ardi, dia melepaskan jaket dan juga helm yang melekat di kepalanya.
" Tumben lo udah dateng Ar ?". Tanya karin pada sahabatnya sejak kelas 9 SMA itu.
" Gue udah gak sabar pengen segera ketemu lo Rin, kangen banget sama elo". Jawab Ardi sambil melingkar kan tangannya di pundak Karin.
" Apaan sih lo Di, lebay banget deh. Kayak gak ketemu berapa tahun aja, baru juga 2 minggu gak ketemu". Ucap Karin sambil melepas kan tangan Ardi yang berada di pundaknya.
" Beneran tahu, gak tau kenapa gue kangen berat sama elo". Ardi mengusap pelan pucuk kepala Karin dengan lembut.
Entah mengapa, melihat tatapan dan sorot mata Ardi padanya membuat Karin merasa kalau dia suka padanya. Tapi segera di tepisnya pikiran itu karena mereka sudah bersahabat sejak masuk SMA, jadi nggak mungkin kalau Ardi menyukainya.
" Elo abis kesambet setan di mana sih Di? kok tiba-tiba sikap lo manis banget ke gue".
" Hahahaha enak aja lo ngatain gue kesambet. Gue anak sholeh, gak mungkin setan mau deketin gue". Kelakar Ardi.
" Sholeh apaan, sholat aja masih sering bolong". Goda Karin.
" Emang kalau gue sholat harus laporan dulu ke elo gitu". Ardi membela diri.
" Anak-anak yang lain udah pada berangkat belum?". Karin menanyakan teman mereka yang lain yaitu Dimas, Rafi dan juga Sita.
" Udah, mereka lagi lihat pengumuman pembagian kelas yang baru". Jawab Ardi sambil terus berjalan menyamai langkah kaki Kinar.
" kita sekelas lagi gak yah sekarang, gak seru tahu kalau gak bareng sama kalian".
" Elo pasti kangen kan kalau gak lihat gue barang sehari? ngaku aja lo Rin !!". Ucap Ardi.
__ADS_1
" PD amat lo Di". jawab Karin sambil melirik tajam ke arah sahabatnya itu.
Saat melihat segerombolan anak yang berdesak-desakan di depan mading, mereka berdua pun ikut mendekat untuk melihat kelas mereka yang baru.
" Lo di sini aja, biar gue yang lihat kesana ". Ardi pun segera berlalu ikut berdesak-desakan dengan murid yang lain untuk melihat ke arah kertas yang di tempel di mading.
Tak berapa lama Rafi, Dimas dan Sita mendekat ke arah Kinar.
" Dari mana aja sih kalian". Tanya Karin pada ketiga sahabatnya.
" Kita dari kantin, habis nunggu kalian lama banget datengnya. Pacaran dulu ya? ". Tanya Dimas.
" Enak aja pacaran, Lo sama Sita tuh yang mojok mulu". Sungut Karin yang di balas tawa oleh Dimas dan Sita.
" Ardi mana Rin? ". Tanya Rafi setelah menyadari tak ada Ardi di sana.
" Itu, lagi lihat papa pengumuman ". Jawab Karin sambil menunjuk ke arah kerumunan.
Tak berapa lama, terlihat Ardi sudah keluar dari kerumunan dan menghampiri ke empat kawannya dengan muka lesu.
" Kenapa muka elo kusut amat Di? ". Tanya Dimas.
" Hah?? seriusan lo Di??. Gue di kelas berapa? ". Tanya Karin dengan penasaran.
" Elo di kelas 12A, gue 12D. kalian di kelas berapa?". Gantian Ardi yang bertanya pada Dimas, Rafi dan Sita.
" Gue sekelas sama Dimas dong pastinya 12C, Rafi 12E". Jawab Sita dengan bangga.
" Enak banget kalian bisa sekelas lagi". Karin terlihat tak bersemangat karena harus berpisah dari sahabatnya itu.
" Kita masih bisa ketemu kalau istirahat Rin, gak usah lebay gitu deh". Ejek Sita.
" Yaudah yuk, sekarang kita ke kelas dulu. Nanti istirahat kita kumpul lagi di kantin". Ajak Rafi.
" Masih ada setengah jam lagi, kita ke kantin dulu yuk gue laper" ucap Karin sambil mengusap perutnya.
" Elo nggak sarapan lagi tadi? " Tanya Ardi dengan khawatir.
" Nggak sempet, tadi gue bangun kesiangan " Jawab Karin.
__ADS_1
" Kebiasaan amat lo bangun kesiangan Rin" Cibir Sita.
" keasyikan nonton drakor oppa ganteng gue, jadi kelupaan waktu deh" Jawab Karin.
" Drakor mulu sih lu, apaan sih asyiknya nonton drakor " kali ini Rafi ikutan mencibir Karin.
" Asyik lah soalnya oppa nya ganteng banget, apalagi Ji Chang wook sama Kim Soo hyun oppa gantengnya kelewatan " Karin tersenyum sendiri membayangkan oppa Korea idolanya.
" Itu mah bukan oppa lagi, tapi om-om buat loe mah" Cibir Sita.
" Gak papa om-om yang penting mah ganteng" Bela Karin.
" Masih gantengan juga gue" ucap Ardi tidak setuju dengan pemikiran Karin.
" Cieee yang cemburu" Goda Dimas pada Ardi.
" Oppa Ardi mah tetep paling depan di hati aku" sahut Karin yang membuat Ardi salah tingkah.
" Bisa salting juga lo Di, padahal gue yakin tu si Karin nggak dari hati ngomongnya" ucap Rafi.
" Iyalah, nggak mungkin dia lebih milih elo dari pada oppa nya dia" sahut Sita.
" Mereka kan gak bisa di gapai, sedangkan gue nyata yang selalu ada di samping dia. Iya nggak Rin? " Ardi membela diri.
" Iyain aja deh biar elo seneng Di" Jawab Karin yang langsung di sambut dengan tawa Dimas, Rafi dan Sita. Sementara Ardi sudah asem banget mukanya di ledek oleh teman-temannya.
Selesai dari kantin, mereka pun berjalan beriringan menuju ke kelas masing-masing yang berada di lantai tiga. Untungnya mereka masih berada di lantai yang sama, jadi jarak kelas mereka tidak terlalu jauh.
Karin sudah sampai di kelasnya terlebih dahulu karena letaknya di samping tangga. Dia pun segera berpamitan untuk ke kelasnya terlebih dahulu.
" Bye Rin" ucap Ardi, Dimas dan Sita sambil melambaikan tangan nya pada Karin.
" Bye.... " balas Karin.
Karin pun segera masuk ke dalam kelas 12A dengan lesu, tapi baru saja berjalan beberapa langkah ada seseorang yang memanggil namanya.
" Karin...!!! ".
Karin menoleh cepat mendengar namanya di panggil.
__ADS_1
" Andre?? Lo di kelas ini juga?? ".