Jodohku Ternyata Sepupu Tante Ku {S1 & S2}

Jodohku Ternyata Sepupu Tante Ku {S1 & S2}
#22


__ADS_3

Vino berjalan kearah kasir lalu membayar semua makanan yang tadi ia pesan. Tak lama kemudian Vino balik lagi dan mengajak Fira ke parkiran untuk mengambil mobil.


setelah mengambil mobil Vino melajukan mobil nya dengan kecepatan rata-rata. pukul 09:00 tepat Fira sudah sampai rumah, Vino mengantar Fira sampai dalam rumah om Alex, dan mamah Fiola juga sudah menyampaikan jika ia akan membawa Fira ke Bandung besok pagi dan Vino juga harus melamarnya ke Bandung.


sejujurnya ada rasa tak rela di hati Vino jika tak bertemu Fira walau pun hanya 1 minggu. Padahal kemarin saat Vino sakit 1 bulan Fira tak menjenguk nya, Vino baik-baik saja sekarang hanya tidak bertemu 1 minggu rasanya berat bagi Vino.


Vino pamit pulang, mamah Fiola tak pulang ke apartemen nya karena pagi menjelang ia dan Fira akan langsung berangkat mungkin hanya mengambil barang-barang mamah Fiola di apartemen.


...✾✾✾✾✾✾...


Vino tak pulang ke rumah nya melainkan pulang ke rumah papa nya, Vino hanya akan bilang jika minggu depan ia akan melamar dan setelah itu ia akan pulang ke rumah nya.


Di sinilah Vino sekarang di depan rumah yang sudah hampir 10 tahun lebih ia tinggalkan.


ting tong


ting tong


ting tong


bel di bunyikan sebanyak tiga kali dan tak lama seorang gadis kecil kira-kira berumur 9 atau 10 tahun dengan rambut panjang di kuncir dua seperti tanduk sapi hihi.


"emm kakak cari siapa? " tanya anak itu


"papa dan mamah mu ada? " tanya Vino berjongkok menyamakan tinggi badannya dengan anak gadis itu


"ada" jawab gadis itu


"cin siapa tamu nya? " panggil seorang perempuan paruh baya dari tangga dan perempuan itu pun menghampiri anak nya


"cin-" ucapan perempuan itu terhenti karena melihat Vino di depan anak nya sedang berjongkok


"Vino ini kamu nak, ya Allah, akhirnya kamu pulang juga nak"ucap perempuan itu dengan air mata yang sudah mengalir


" ayo masuk-masuk nak, bentar mamah panggil papa mu"lanjut perempuan itu


Vino di suruh duduk di ruang tamu, perempuan paruh baya tadi berjalan menaiki tangga dengan anak gadis di samping nya. Tak lama kemudian perempuan itu turun dengan seorang lelaki paruh baya di belakang nya.


"no" sapa lelaki itu


"yah" jawab Vino yang tadi menunduk melihat ponsel nya sekarang mendongak menatap lawan bicaranya


"lin buat kan Vino minum " ucap perempuan itu


"baik nyah" jawab lina pembantu rumah itu


"saya ke sini hanya ingin menyampaikan jika minggu depan saya akan melamar seorang gadis, jika anda dan keluarga anda berkenan hadir saya akan menghargai nya dan jika anda tak berkenan tak apa, saya masih menganggap anda sebagai orang tua saya jadi sudah seharusnya saya memberi tau anda" ucap Vino pada intinya


Lina datang dengan 3 gelas di atas nampan, ia meletakan nya di meja yang ada di depan sofa itu lalu pamit ke belakang lagi.


"papa pasti akan datang nak, masa anak papa lamaran papa gak datang sih, papa senang akhirnya kamu bangkit dari keterpurukan kamu nak" ucap papa Vino bahagia

__ADS_1


"syukurlah jika anda mau datang" ucap Vino lalu mengambil kertas dari dalam saku nya lalu meletakan nya di atas meja "ini adalah alamat tempat saya akan melamar gadis saya " ucap Vino


sebelum ke rumah papa nya Vino dan yang lain membicarakan tentang tempat yang cocok untuk lamaran akhirnya mereka setuju untuk, menggelar acara nya di cafe milik mamah Fiola walaupun sederhana, tapi in syaa Allah cukup untuk keluarga Vino dan keluarga Fira.


"assalamu'alaikum" salam seorang lelaki di depan pintu yang belum tertutup


"Waalaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh" jawab mereka


"bang Vino " teriak seorang anak lelaki kira-kira umurnya 14 tahun


"hai vin "sapa Vino saat anak lelaki itu memeluk nya


nama anak itu adalah Kevin mahendra


" bang Vino dari kapan? "tanya kevin


" belum lama, kamu kenapa baru pulang jam segini, harus nya kamu udah tidur gak baik tidur malam-malam"nasehat Vino


"tadi aku ikut bang vian main basket, biasanya jam 09:00 udah di rumah tapi tadi ban mobil bang vian bocor jadi ganti ban dulu" jelas kevin


"sekarang abang kamu itu kemana? " tanya Vino saat tak melihat vian


"gue di sini" ucap seorang lelaki yang tak lain adalah vian


"sekarang kamu tidur ya udah malem, udah mau jam 10 jadi cepat tidur gak baik besok kan sekolah" ucap Vino


"iya bang,tapi abang nginep kan? " tanya kevin


"enggak sekarang ya, kalau kamu libur kamu boleh nginep di rumah abang" jelas Vino


"baik lah abang akan nginep di sini asal dengan satu syarat " ucap Vino


"apa? " tanya kevin


"pulang sekolah abang akan jemput kevin, kita ke rumah abang, abang punya sesuatu buat kamu" ucap Vino "tadi abang lupa " lanjut nya


"oke" jawab kevin


"emang di izinin sama mama dan papa" sindir vian


"vian" tegur papa dan mama


"wle syirik aja " ucap kevin


"mama cinta mau susu" ucap gadis kecil yang tadi membukakan pintu untuk Vino, gadis itu turun dari tangga


"iya sayang bentar mama buatin " ucap mama cindi (cindi karisma) ibu sambung Vino atau tante Vino


"bang dia siapa? " tanya cinta kepada vian


"abang Vino" jawab vian ke adik nya

__ADS_1


"bang Vino siapa? " tanya cinta lagi


"anak pertama papa" jawab vian gemas dengan cinta


"oh tapi cinta gak pernah liat deh bang " ucap cinta


"iya karena saat kamu lahir bang Vino udah pindah ke rumah nya" jelas vian


"oh" ucap cinta


cinta duduk di sebelah kevin


"bang kevin, tadi siapa yang menang main basket nya? " tanya cinta ke kevin


"bang vian " jawab kevin


"oh" ucap cinta


"oh doang gak ada ucapan selamat gitu ke abang" ucap vian


"apa untung nya buat aku, kan yang menang abang bukan aku, jadi apa untung nya buat aku menang piala aja engga " ucap cinta


"lah kan kemarin abang beliin coklat " ucap vian


"kan kemarin bukan sekarang, kemarin ya kemarin sekarang ya sekarang beda lah bang kalau abang mau aku ucapin selamat abang harus beliin aku boneka, es krim coklat, sama coklat dah itu aja" ucap cinta "bonekanya 5 aja, es krim nya 10 aja, coklat nya 20 aja gapapa" lanjut nya


"bukannya untung malah buntung " ucap vian dan cinta hanya tersenyum tanpa dosa


"Hai cantik namanya siapa? " tanya Vino


"nama aku cantika cinta " ucap cinta


mama cindi datang dengan susu di tangan nya.


"wah cantik sekali seperti orang nya" puji Vino


"iya lah anak siapa dulu mama cindi gituloh " ucap cinta bangga


"ck narsis " ucap kevin dan vian bersamaan


"vin, cin, kalian harus tidur ini udah malam kalian juga no, an" ucap papa restu (papa dari Vino)


"iya pa aku tidur sama bang Vino" ucap kevin


"kamu kan punya kamar sendiri, terus bang Vino nya juga butuh istirahat kan kamu banyak omong vin" ucap mama cindi


"gapapa, ayo vin ke kamar " ucap Vino seraya menggendong kevin


。・:*:・゚★,。・:*:・゚☆*・゚゚・*:.。..。.:*゚:*:✼✿  


Bersambung.......

__ADS_1


***senja saja tidak marah saat cahaya di tutupi oleh awan yang tebal ,dan senja juga ikhlas saat cahaya harus di ganti dengan cahaya malam.


lantas mengapa kamu marah saat ada yang lebih hebat dari kamu?,dan mengapa kamu tak ikhlas saat ada yang menggantikan kamu di hati nya? 🙂***.


__ADS_2