
Keesokan harinya Vino membawa teman-temannya untuk bertemu dengan ustadz yang di maksud Vino kemarin. Vino dan teman-temannya memberhentikan motor mereka di salah satu rumah di komplek itu, rumah nya terlihat sangat sederhana namun mewah. Ya rumahnya terlihat mewah karena ada kolam ikan dan air mancur yang terlihat mewah.
Vino dan teman-temannya turun dari motor dan mereka berjalan ke arah pintu rumah itu. Vino memencet bel sebanyak tiga kali, dan tak berselang lama seorang lelaki muncul dari balik pintu itu. lelaki itu menggunakan baju kokoh berwarna hitam dan warna sarung nya pun senada dengan baju kokoh nya.
"assalamu'alaikum dan" ucap Vino
"Waalaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh, masuk bang ajak temennya juga bang" ucap lelaki itu
Mereka semua masuk dan di suruh duduk di sofa yang ada di ruang tamu, sementara lelaki itu mengambil minum ke dapur. tak lama lelaki itu kembali lagi dengan 7 gelas di atas nampan yang ia bawa.
"silahkan di minum dulu bang" ucap lelaki itu
"iya dan, saya kesini mau bicara kalau teman saya juga ingin belajar agama Islam lebih dalam lagi apa kamu bisa mengajari mereka? " ucap Vino berbicara apa tujuan ia dan teman-temannya datang ke rumah lelaki itu
"alhamdulillah, in syaa Allah saya bisa bang, oh ya nama saya Muhammad Zidan panggil saya senyaman abang-abang aja" ucap lelaki itu yang bernama Zidan
kalian masih ingat dengan Zidan? ya zidan yang pernah melamar Fira waktu itu, bagaimana Vino tau? kalian masih ingan dengan Rina Alika putri? Rina yang bilang kalau dia punya kenalan seorang ustadz, ya dia adalah zidan,ustadz itu adalah zidan.
"nama gue erlangga panggil gue elang atau sesuka lu aja" ucap elang menggunakan bahasa nya sendiri menggunakan lu-gue
"nama gue arseno alaskar panggil gue seno atau alaskar" ucap seno
"nama aku galang merapi panggil aku gala atau sesuka kamu" ucap gala (gala adalah anak yang paling polos di antara teman-temannya walau sesekali gitu deh kumat lu-gue nya)
"nama gue kian" ucap kian singkat
"nama gue saga" ucap sagara
"bang elang, bang seno, bang gala, bang kian, sama bang saga mau mulai kapan belajar ngaji dan memperdalam ilmu agama nya? " tanya zidan
"terserah asalkan lu bisa nya kapan" ucap saga dingin โ
"saya selalu bisa bang, gimana kalau setiap abis isya kan lain udah pada pulang kerja tuh, atau kapan kalian punya waktu senggang" ucap zidan
"abis magrib aja " usul seno
"kalau abis magrib pasti kalian lelah karena seharian bekerja, kalau abis isya kan kalian bisa istirahat dulu" ucap Vino
"iya juga ya" ucap seno
"gimana kalau setiap weekend kan kita libur" usul gala
"iya " ucap yang lain membenarkan ucapan gala
__ADS_1
"ya udah kalau gitu abang semua mulai belajar nya hari weekend besok, tapi mulai nya sore ya karena saya ada acara di luar" ucap zidan
"kita juga kebetulan lagi ada acara, Vino akan menikah" ucap elang
"wah selamat ya bang" ucap zidan
"iya kalau kamu sempat datang lah " ucap Vino
"iya bang emang acaranya di mana? " tanya zidan
"Bandung, setelah di bandung di jakarta juga akan ada ko di hotel XXXX kalau sempat datang lah" jawab Vino
(nama hotel nya sengaja author sensor karena takutnya kalian nyusul, gabawa apa-apa nanti malu-maluin haha candaยฒ๐คฃโ๐ป)
"iya bang pasti, teman saya juga acaranya di bandung" ucap zidan
"ya udah kita pamit dulu ya soalnya mau langsung ke kantor katanya ada berkas yang harus di tandatangani " pamit Vino
"iya bang" ucap zidan
"assalamu'alaikum" ucap Vino dan yang lain
"Waalaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh" jawab zidan
...........
Fira keluar kamar nya karena mendengar keributan di luar lebih tepatnya beradu argumen. Saat Fira keluar ternyata ada Faqih dan Tiara yang sedang beradu argumen bersama yang lain (ada mama cindi, papa Restu, mamah saran /oma, dan mamah Fiola).
"pokoknya dekornya harus warna yang di pilih mas Faqih" ucap Tiara
"gak bagus soalnya kan cafe juga udah warna golden, masa di campurkan sama warna yang itu sih" ucap mama cindi tak terima dengan pilihan warna Faqih
"orang bagus coba" ucap Tiara
Fira menghampiri mereka, mereka langsung diam dan mengalihkan tatapan dari warna dekorasi ke pada Fira.
"apa warna yang papah pilih? " tanya Fira
"ungu" ucap mamah Fiola
"mohon maaf sebelumnya tapi ana tak suka dengan warna ungu " ucap Fira
"kamu suka warna apa sayang" tanya Tiara (sok baik huek ๐คฎ)
__ADS_1
"Hitam, ana suka warna hitam" ucap Fira
semua orang diam mendengar ucapan Fira. Sebenarnya warna kesukaan Fira adalah hijau dan putih, hitam hanya salah satu warna yang menarik menurut Fira di antara warna pelangi lainnya.
"baik lah kita pakai hitam dan golden " ucap Tiara
"golden dan putih " ucap Fira
"tadi kau bilang kau suka warna hitam " ucap Tiara setengah membentak
"kan mama bilang warna kesukaan, aja bukan warna yang ana mau pakai untuk dekorasi" ucap Fira
"halah sudah lah kau terlalu banyak bicara" ucap tiara "saya mau warnanya adalah ungu dan golden" lanjut tiara
"ana pengen warna dekorasi nya warna putih dan golden jika emang ada yang keberatan selain mama silahkan bicara langsung kepada ana" ucap Fira
"gak ada sayang pilihan kamu emang tepat " ucap mama cindi
"makasih tan, untuk acara di hotel itu keputusan warna ada di mas Vino, kalau soal keputusan di cafe mamah itu di putuskan oleh ana dan kemarin ana sudah bilang ke mas Vino kalau ana mau pakai warna itu dan mas Vino setuju. Maaf kalau ana bilang nya terlambat bukan nya dari tadi" ucap Fira
............
Fira prov
setelah ana memberitahu keputusan warna untuk dekorasi pernikahan ana. Ana berjalan ke arah taman belakang, ana duduk di bangku taman itu dan tak berselang lama mamah datang dan duduk di sebelah ana.
"apa kamu baik-baik aja? " tanya mamah
"baik ko mah " ucap ana
"kamu gak baik-baik aja sayang terlihat dari cara bicara dan tatapan kamu" ucap mamah
"mah..... apakah Fira bisa melupakan rasa trauma ini? " tanya ana dengan nada sendu
"trauma apa sayang? cerita ke mamah " tanya mamah
"dia mah..... dia yang bikin trauma ini hadir...... dia yang hadir dan merebut segalanya...... hiks dia... hiks-" ucap ana
"sttt jangan nangis siapa namanya sayang? " tanya mamah
"d-ia yang merebut ke bahagian Fira hiks dia yang udah hiks bikin hiks kekacauan ini hiks dia mama ๐๐๐๐ง๐ mah hiks" ucap ana
"tiara? apa hubungannya nak? " tanya mamah
__ADS_1
"dia-_
Bersambung........