
Dengan bujuk rayu dari Vino akhirnya Fira makan juga, Vino ingin menyuapi Fira tapi Fira menolaknya katanya ia bisa sendiri. Fira di bantu mamah fiola dan oma sarah untuk duduk di atas tempat tidur pasien karena Vino bukan mahromnya secara agama maupun negara. Fira juga menyuruh Vino untuk makan, Fira makan, makanan dari rumah sakit sedangkan Vino makan, makanan yang di belikan oleh mamah fiola.
baru juga tiga sendok Fira sudah memakan makanan nya
"kenapa gak di habiskan? " tanya Vino
"emm gak ada rasanya" ucap Fira
"ya udah aku juga udahan makan nya" ucap Vino
"eh gak boleh gitu dong nanti kamu sakit" ucap Fira
"kamu juga yang sakit gak mau sembuh, makannya sedikit gimana mau sembuh coba" ucap Vino membalikan perkataan Fira
"iya, iya ini aku makan lagi kamu juga makan" ucap Fira pasrah
"habisin makannya biar cepet sembuh kan sabtu depan kita nikah " ucap Vino
mereka melanjutkan makan yang sempat tertunda tadi. Setelah makanan mereka habis mereka berbincang-bincang sebentar dan azan magrib sudah di kumandangkan Vino, mamah fiola, dan oma sarah memilih shalat di ruang inap Fira agar Fira juga bisa melaksanakan shalat bersama tidak sendiri. Dengan Vino menjadi imam untuk shalat magrib kali ini, setelah shalat magrib mereka berdoa bersama sebagai rasa syukur masih di berikan nafas, nikmat sehat, nikmat iman, dan kesembuhan bagi Fira.
__ADS_1
setelah shalat Vino memilih untuk memperhatikan Fira yang sedang menulis di buku diary nya. Fira meminta Tante Aisyah bawa soalnya buku diary itu berada di meja belajar di kamar Fira yang berada di rumah tanete Aisyah. Yap sekarang tante Aisyah sudah berada di ruang inap Fira, tante Aisyah bersama om Alex, dan kedua anak nya. Mereka tak akan menginap yang akan menginap cuman Vino, dan mamah fiola saja, tadi setelah shalat oma sarah pamit untuk pulang ke apartemen milik mamah fiola yang berada di jakarta.
"kenapa? "tanya Fira yang menyadari bahwa dirinya sedang di perhatikan oleh Vino
" gapapa, aku mau keluar dulu ada urusan sebentar paling nanti agak malam aku ke sini lagi "ucap Vino
" oh ya udah lagian di sini ada mamah, tante,om, sifa, dan adam. Lebih baik kamu tidur di rumah di rumah sakit gak enak tempat tidur nya "ucap Fira
" nanti ada dua orang yang jaga di pintu masuk ruang inap kamu, dia orang suruhan aku buat jaga kamu dari nenek sihir"ucap Vino "ini foto merek kalau bukan mereka kamu langsung minta tante fiola untuk telepon aku oke" ucap Vino seraya menunjukan foto orang suruhannya
"iya " ucap Fira
"tan, lex, syah Vino pamit keluar nanti ada yang datang dua orang itu suruhan Vino lex lu tau kan si joni sama si bondan? dia yang bakalan jaga di pintu ruang inap Fira, Vino pamit dulu assalamu'alaikum" pamit Vino
..........
brug (anggap orang dipukul terus jatuh yeh)
brug
__ADS_1
brug
tiga bogeman mentah Vino langkan kepada mata-mata di perusahaan nya dan juga ia mata-mata yang dikirim kan oleh sesha untuk memantau perkembangan bisnis dan juga kehidupan Vino.
"bangun lu" ucap Vino saat orang itu bangun Vino melayangkan beberapa bogeman mentah lagi hingga orang itu terkapar lemah
"jef" panggil Vino
jefri adalah sekertaris sekaligus orang kepercayaan Vino
"ada apa tuan? " tanya jefri
"bawak pengkhianatan ini ke kantor polisi dan urus semuanya dengan baik" ucap Vino
"baik tuan, ada yang bisa saya bantu lagi? " tanya jefri
"tidak ada kau boleh pergi " ucap Vino
"menarik tunggu aku baby" ucap seseorang dengan senyum devil nya
__ADS_1
..........
BERSAMBUNG.....