
Setelah menemukan semua barang yang akan Vino bawa kembali ke Jakarta, Vino buru-buru keluar dari rumah dan menjalankan mobilnya menuju hotel. Hotel Vino dan hotel om Alex terpisah, papa, , Kevin, dan cinta satu hotel dengan Om Alex dan tante Aisyah, sedangkan Vino ia di hotel yang lumayan jauh dari mereka. Mereka akan ke Jakarta dengan terpisah, saat mereka Bandung mereka menaiki mobil masing-masing seperti konpoy, tapi sekarang mereka berpisah.
setelah sampai di hotel Vino langsung mengemas pakaian nya, harusnya Vino pulang 2-3 hari lagi tapi tadi setelah acara lamaran Vino di telepon oleh sekertaris nya untuk segera, kembali ke kantor karena ada berkas dan meeting yang tak bisa di wakili oleh tangan kanan Vino (orang kepercayaannya) atau pun sekertaris nya.
papa, mama, kevin, cinta akan pulang esok pagi karena cinta dan kevin sudah lelah, karena seharian mengelilingi wisata yang berada di Bandung. Papa memutuskan untuk pulang esok pagi, sedangkan tante Aisyah, om Alex, Adam, dan Sifa akan pulang 2 hari lagi. Om Alex mengerjakan tugas dari kantor lewat online, papah Faqih dan Tiara sudah pulang sedari siang tadi bersama nenek dan kakek Fira.
............
Vino melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata, setelah cek out dari hotel tadi Vino langsung berangkat ke Jakarta sekarang pukul 18:30 WIB. sebelum ia cek out ia shalat maghrib terlebih dahulu baru ia menjalankan mobilnya dengan kecepatan rata-rata. Sebenarnya Fira sudah melarang Vino pulang malam ini karena Vino pasti lelah, acara lamaran aja sampai jam 12:00 lalu Vino mengajak Fira dan kedua adik Vino jalan-jalan lebih tepat nya ke wisata yang ada di Bandung.
Kembali ke topik
skip Vino sudah sampai di rumah nya yang berada di jakarta, sekitar jam 21:30 Vino baru sampai rumah karena macet. Vino langsung mandi setelah mandi ia bersiap untuk shalat Isya karena masih ada waktu sebelum 00:00 . skip Vino sudah shalat isya nya, Vino duduk di atas sajadah nya mengadahkan kedua tangannya.
"bismilahnirohmannirohim , ya Allah yang maha penyayang, dan maha pengampun, hamba berserah diri kepada engkau, ya Allah ampuni dosa hamba selama ini, ampuni dosa mamah tepat kan lah ia di sisi terbaik mu, ampuni dosa papa, dan ampuni dosa orang di sekitar hamba ya Allah. lancarkan urusan hamba, mudahkan niat baik hamba untuk menghalalkan nya. Ya Allah engkau pemilik hatinya dan raga nya, hanya engkau lah yang tau isi hati dan keperibadian nya. Hamba meminta izin kepada mu hamba telah melamar nya dan ia menerimanya, izinkan hamba membahagiakan nya, jika engkau ingin mengambil nyawanya, ambilah nyawa hamba satu hari sebelum engkau mengambil nyawa nya, dan engkau Maha pembulak balik kan hati manusia, tetapkan hati hamba dan teguhkan hati hamba dalam agamamu ya Allah aamiin...... "doa Vino
setelah doa Vino membereskan sajadah dan baju koko yang ia gunakan, Vino mengganti baju nya dengan kaos dan celana boxster.
**✿❀ ❀✿**。・:*:・゚★,。・:*:・゚☆.・゜゜・
Fira prov
ana sudah selesai dengan perbincangan mengenai pernikahan ana dengan akhi Vino, ana berjalan ke kamar ana yang berada di sebelah kamar mamah. ana memutuskan untuk tidur karena ini sudah larut malam, ana juga belum ganti baju. Ana masih menggunakan baju gamis, walau sudah biasa dengan baju gamis tapi ana saat tidur harus baju yang dingin dan mudah menyerap keringat karena ana mudah gerah.
"emmm pakai baju apa ya" tanya ana pada diri ana sendiri
"lebih baik ana pakai baju ini saja " lanjut ana
setelah ganti baju dan berwudhu karena sudah menjadi rutinitas sebelum tidur harus wudhu dulu karena itu adalah sunnah Rasulullah SAW. ana berjalan menuju tempat tidur ana membaca doa setelah itu berbaring dan tidur.
__ADS_1
Fira prov end
.............
Tak terasa 2 minggu berlalu begitu cepat sekarang adalah hari di mana mamah Fiola dan papah Faqih untuk sidang pertama. Di dalam ruang sidang hakim mengabulkan gugatan cerai dari mamah Fiola, papah Faqih tak datang untuk sidang pertamanya. Fira tak ikut dengan mamah Fiola ke Jakarta ia ingin membantu mamah sarah di cafe milik mamah Fiola.
Ya Fira tidak pulang ke Jakarta ia lebih memilih di Bandung, katanya sebelum hari pernikahan yang akan di gelar di salah satu hotel terkenal untuk resepsi pernikahan mereka Fira tak mau bertemu dengan Vino. Dan memilih untuk tinggal di Bandung bersama oma dan mamah nya, Vino pun sama sebelum ijab kobul di laksanakan ia dan Fira tak mau bertemu dulu, sampai nanti ijab dan kobul sudah di ucapkan.
..........
"no lu beneran bakal nikah minggu depan? " tanya seorang lelaki yang tak percaya dengan perkataan Vino yang akan menikah
"iya emang kenapa? " tanya Vino
"sama siapa? " tanya lelaki rambut pirang
"wah lu mandang fisik ya nikah juga? " tanya lelaki berjaket hitam
"enggak lah, gue nikahin dia karena agamanya" bantah Vino
"oh kirain" ucap lelaki berjaket hitam itu
"untuk ngerayain pelepasan Vino yang bentar lagi bakalan nikah gimana kalau kita minum setuju gak? " ucap lelaki berhidung mancung
"setuju" sorak semua lelaki yang berada di ruangan itu
"gue gak setuju" ucap Vino
"kenapa no, ya elah lu mah gak asik ah" ucap semua lelaki
__ADS_1
"gue udah gak minum lagi, kalau kalian mau minum di luar atau di deket kolam jangan di ruang tamu nanti bau alkohol " ucap Vino
"serius lu gak mau minum? " tanya lelaki yang sedari tadi diam
"gak, gue mau berubah, gue harus jadi imam yang baik untuk istri gue dan anak gue kelak. Gue tau gue gak baik tapi setidak nya gue udah berusaha berubah sebelum ajal menjemput gue" ucap Vino "dan gue gak mau suatu saat nanti anak gue ngikutin jejak gue, gue gak mau cukup gue yang merasakan jangan anak gue. Gue gak mau mamah gue di akhirat di siksa karena gue bukan anak yang soleh, gue takut menyesal di esok hari saat ajal menjemput gue, gue belum ada amal baik sedikitpun" lanjut Vino
semua yang ada di ruangan itu terdiam, dengan pikiran masing-masing. Mungkin ada yang merenungi, ada yang mengingat ke salahnya, dan lain-lain.
"vin tuntun gue untuk kembali ke jalan yang benar lagi, gue gak mau papi, mami, dan adik gue di akhirat di siksa karena gue bukan anak yang baik, dan soleh. Gue mau papi, mami, dan adik gue bahagia di akhirat" ucap lelaki yang berjaket hijau
"kita semua mau kembali ke jalan yang benar vin" ucap lelaki berjaket hitam
"Baik lah gue akan tuntun gue juga belum cukup banyak ilmu, tapi gue ada kenalan ustadz yang lebih muda umurnya tapi in syaa Allah ilmu nya bermanfaat bagi kita semua" ucap Vino menepuk pundak lelaki berjaket hitam di sebelah nya
mereka semua berpelukan.....
lelaki berjaket hitam : galang merapi (gala)
lelaki berjaket hijau : arseno alaskar (seno)
lelaki berhidung mancung : sagara putra (saga)
lelaki yang diam : kian tamara (tama/kian)
lelaki yang membuka ucapan pertama : erlangga (elang)
(yang dalam kurung adalah nama panggilannya)
Bersambung.......
__ADS_1