
"vi ini kamu? tapi kata kamu, kamu bakalan ke luar negeri vi" ucap nesa dengan air mata yang tak dapat di bendung lagi
"aku kuliah di jogja, dan aku baru sempat ke sini 4 tahun aku cariin kamu fi.kamu kemana? aku ke makasar, tapi kata tetangga kamu, kamu udah pindah sejak kamu kelas satu SMA fi.Aku kaya orang gila pas denger kamu udah pindah dan agak ada yang tau kamu pindah ke mana... saffira temen deket kamu aja dia gak tau " jelas vian
"a aku pindah ke Bandung, aku pikir kamu bakalan lupain aku karena kamu udah lama gak ke makasar dan aku pikir kamu bakalan tinggal di sana dan mulai hidup baru dengan keluarga kamu kelak" ucap nesa menundukkan kepalanya
"mana mungkin kan aku udah janji aku bakalan balik lagi, aku bukan orang yang mudah mengingkari janji. Kalau kamu percaya pasti kamu yakin bahwa aku bakalan kembali lagi" ucap vian meyakinkan nesa
Flashback on
13 tahun yang lalu
*ada seorang gadis dan anak laki-laki sedang duduk di bangku taman gadis itu berumur 12 tahun sedangkan anak laki-laki itu berumur 16 tahun. Hari ini adalah hari terakhir anak laki-laki itu di kota ini, ia akan ikut dengan mama nya untuk ke kota lain. anak laki-laki itu sedang meyakinkan anak gadis itu bahwa ia akan kembali hanya untuk diri nya.
"fi aku janji bakalan balik lagi ke makasar " ucap anak laki-laki itu
anak gadis itu hanya menunduk ia sedang menahan air mata nya agar tidak jatuh
__ADS_1
"aku harus ikut dengan mama karena papa udah gak ada jadi mama mau nyari kerja di sana dan di sana juga ada kakak dari mama. Kalau aku gak balik lagi mungkin aku udah gak ada di du-"
"kak jangan bilang kaya gitu hiks hiks " ucap gadis itu akhirnya tangis nya pecah
"sttt jangan nangis kan aku udah janji bakalan balik lagi" ucap anak laki-laki itu
Yap, dia adalah nesa dan vian, papa vian orang makasar sedang kan mama nya berasal dari Bogor. Vian dan Kevin sudah menjadi piatu (gak tau kalau di tinggal meninggal ayah yatim atau piatu? maafken weh nya lamun salahππ»). Mahendra adalah ayah dari Kevin dan vian saat papa nya meninggal vian berumur 15 tahun sedangkan Kevin berumur 10 tahun.
"tapi kakak janji bakalan balik nemuin fiya kan? " tanya gadis itu
"iya aku janji kamu jaga kesehatan, jangan lupa makan, tidur yang teratur, dan jangan lupa shalat nya jangan lupa ya cantik. Kalau aku kesini lagi pasti kamu udah besar jadi nanti aku mau jadiin kamu istri aku biar kamu sama aku gak bakalan jauh-jauh lagi "ucap anak laki-laki itu
" pokonya kamu gak bakalan jauh dari aku lagi"ucap anak laki-laki itu*
flashback off
"kamu masih inget kan janji aku? nanti kalau udah besar aku mau kamu jadi istri aku? aku udah balik ke sini jadi jangan pergi lagi ya " ucap vian dengan nada sendu
__ADS_1
"hiks kak hiks " nesa tak dapat membendung air matanya entah untuk ke berapa kali air matanya jatuh
"jangan nangis itu bikin aku sakit " ucap vian "di sini" tunjuk pada dada bidang nya "sakit" lanjut vian
bukan nya berhenti nesa malah makin sesegukan, vian yang melihat itu ingin sekali menghapus air mata nesa namun ia tau batasan nya antara lelaki dan seorang perempuan. Vian mengambil tisu di dekat meja taman belakang dan memberikan nya kepada nesa. Nesa sudah berhenti menangis ingin rasanya vian memeluk gadis yang selama 4 tahun ia cari itu namun ia dan gadis nya belum mahram jadi ia hanya bisa menahan gejolak ingin memeluk gadis nya.
"sudah tenang? " tanya vian dan di anggukan oleh nesa
"sekarang kita ke dalam lagi takut pada nyariin kita " dan kembali di anggukan oleh nesa
...π»β¨...
BERSAMBUNG.......
episode selanjutnya bakalan keluar sifat asli dari nesa selamat menunggu xixi
papay
__ADS_1
see you next episode ππ»