
Setelah dari makam Vino kembali melajukan mobil nya ke tempat proyek pembangunan cabang perusahaan milik Vino. Vino emang berniat membuat cabang di bandung karena Vino melihat banyak lulusan tinggi namun bekerja sebagai petani memetik teh dan sebagainya jadi Vino berniat membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang berniat dan mempunyai ahli dalam bidang perusahaan yang akan di kelola Vino langsung. Kantor pusat di kelola oleh Alex, kantor cabang yang berada di jakarta vian yang ambil alih, dan kantor cabang di amrik paman dari mamah nya lah yang kelola perusahaan itu.
Papa Restu? ia punya perusahaan nya sendiri namun tak sebesar seperti yang Vino walaupun papa restu yang duluan bangun perusahaan namun nyatanya Vino lah yang berkembang pesat terlebih dahulu. Sahabat Vino akan membantu di perusahaan baru nya nanti untuk sementara ini sahabat dan Vino masih menepati perusahaan yang akan di kelola oleh vian.
...........
"selamat siang taun" ucap mandor bangunan
"siang" jawab Vino
"sudah berapa persen? " tanya Vino
"pembangunan lantai bawah sudah 100% tinggal di renovasi tuan, lantai dua masih 85,0%, lantai tiga 75%, lantai empat baru 60%, dan lantai lima 50% tuan... pembangunan nya berjalan dengan lancar, baru 2 bulan sudah hampir selesai semua tuan" jelas mandor bangunan
"alhamdulillah bagus.... kira-kira ramadhan sudah jadi atau belum? " tanya Vino karena ramadhan tinggal 2 bulan lagi
"in syaa Allah tinggal renovasi dan mungkin lantai lima saja yang belum " jawab mandor bangunan
"alhamdulillah kalau begitu saya hanya melihat saja selebihnya saya percaya kan kepada Anda... saya harus balik ke Jakarta kalau begitu saya permisi dulu " ucap Vino
__ADS_1
"baik tuan silahkan" ucap mandor bangunan
...........
setelah menunggu beberapa lama akhirnya kue lapis legit buatan Gita selesai. Gita mulai menaburkan toping yang di request oleh bu halimah langsung.
"alhamdulillah selesai juga, Gita mau mandi dulu abis itu shalat abis shalat baru ke rumah bu halimah, ini juga udah jam 12:20 " ucap Gita
Gita berjalan ke kamarnya untuk mandi, kerena baju Gita penuh dengan keringat, dan tangan nya lengket bekas adonan walaupun sudah di cuci. Setelah mandi Gita memakai baju dan mengambil air wudhu untuk shalat zuhur. Setelah shalat zuhur Gita memakai kerudung syar'i, dan cadar yang senada dengan baju gamis dan kerudungnya.
sekarang sudah pukul 13:15 , masih ada setengah jam untuk kelas Gita di mulai. Gita dengan segera keluar dari kamar dan langsung mengantarkan kue lapis legit pesanan bu halimah. Rumah bu halimah hanya terhalang 4 rumah dari rumah Gita jadi Gita tak begitu memakan waktu banyak untuk mengantar nya.
"assalamu'alaikum bu" salah Gita
"alhamdulillah sudah bu" jawab Gita
"ini uang pelunasannya DP nya kemarin sore udah ya neng" ucap bu halimah seraya memberikan amplop dan di terima oleh Gita dan Gita memberikan kue lapis legit nya kepada bu halimah
"iya bu, kalau gitu saya pamit dulu bu Assalamu'alaikum" pamit Gita
__ADS_1
"waalaikumsalam" jawab bu halimah
...........
Gita menyelusuri koridor kampus untuk ke kelas nya yang berada di lantai dua, sesampai nya di kelas ternyata dosen yang mengajar lebih awal masuk kelas.
"Gita kenapa kamu telat? " tanya dosen
"karena saya mengikuti jadwal pak seharusnya kan bapak masuk pukul 14:00 sekarang baru 13:25 masih banyak waktu, bapak terlalu awal masuk kelas" jawab Gita
Gita berjalan ke bangkunya yang paling belakang di depan nya dan samping nya adalah sahabatnya Rio dan Fadil. Yap Gita hanya memiliki sahabat cowok karena ia selalu bersama cowok.
"tumben lo datang lebih awal? " tanya lelaki berambut pirang yang bernama Fadil
"hooh biasanya juga datang lima menit mau masuk" imbun lelaki blasteran yang bernama Rio
Rio adalah anak blasteran antar jerman dan indo, hidung mancung, mata abu-abu, rambut hitam, tubuh tinggi, and kulit putih. Sedangkan Fadil rambut pirang (asli dari lahir, karena kakek nya orang Inggris), tubuh tinggi namun tinggian Rio, kulit sawo matang, mata coklat, gigi kelinci, dan hidung yang agak pesek.
"gapapa mau aja" jawab Gita acuh
__ADS_1
...........
BERSAMBUNG.......