Jodohku Ternyata Sepupu Tante Ku {S1 & S2}

Jodohku Ternyata Sepupu Tante Ku {S1 & S2}
#38


__ADS_3

Hari terus berjalan, hingga sekarang adalah hari yang di tunggu-tunggu di mana hari ini adalah hari H pernikahan vino dan fira. Acara akan di mulai pukul 08:00 sedangkan sekarang pukul 04:00 di mana sekarang adalah waktu subuh, seperti permintaan Fira yang ia bicarakan dengan Vino, Fira ingin ijab kobul nya di laksanakan setelah shalat subuh.


Vino duduk di depan papah Fiqih sedangkan Fira dan mamah Fiola masih di dalam kamar karena seorang lelaki yang belum mengucap ijab kobul nya di larang untuk duduk berdampingan dengan mempelai wanitanya.


"SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWINNYA FIRA AZ-ZAHRA BINTI FAQIH DENGAN MAS KAWIN YANG TELAH DI SEBUTKAN DI BAYAR TUNAI" dengan satu tarikan nafas Vino menyelesaikan kata-katanya


"bagaimana para saksi sah? " tanya penghulu


"SAH" jawab mereka dengan kompak dan lantang


penghulu mulai membacakan doa untuk kedua mempelai setelah doa barulah Fira keluar dari kamar di bantu mamah Fiola, Fira di dudukan di samping Vino. Fira mencium tangan Vino dan Vino mencium kening Fira dan tangan kanannya ia letakan di ubun-ubun Fira dan mulai membacakan doa yang ia pelajari dari salah satu ustadz.


Setelah selesai doa Vino memasangkan cincin di jari manis Fira dan begitupun Fira, awalnya Fira ragu untuk menyerahkan tangannya kepada Vino, saat tadi Fira mencium tangan Vino tangan Fira bergetar dengan hebat. (Wajarlah karena Fira tak pernah bersentuhan dengan yang bukan mahram, ketika Fira tenggelam di danau itu hanya sebagai pertolongan dari Vino bukan bermaksud melecehkan Fira 🙏🏻).


"sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri sekarang kalian tanda tangani berkas-berkas nya terlebih dahulu" ucap penghulu dari KUA

__ADS_1


Fira dan Vino men tanda tangani berkas-berkas yang di berikan oleh penghulu dari KUA tersebut, setelah itu Vino dan Fira bersungkeman kepada kedua orang tua mereka. tangisan Fira dan Vino pecah saat mereka meminta maaf atas yang telah mereka lakukan/perbuat yang membuat hati orang tua mereka bersedih. Vino yang terlihat dingin, cuek, datar, dan sebagai nya menangis di hadapan papa restu dan mama cindi (ibu sambung bagi Vino).


setelah acara sedih-sedihan mereka semua pergi ke restoran untuk acara resepsi nanti siang. Vino dan Fira akan menyusul soalnya Fira dan Vino harus ganti baju pengantin walaupun Fira sudah melarang Vino untuk membeli baju banyak namun Vino si keras kepala tetap lah si keras kepala.


"za " panggil Vino saat keduanya sedang di kamar untuk mengganti baju


Fira yang kaget langung memegang dada nya dan baristighfar.


"astaghfirullah " ucap Fira kaget


"emm kan besok kita balik ke Jakarta terus kita istirahat satu hari baru acara resepsi di hotel apa kamu gak capek za? " tanya Vino


"gapapa kan di jakarta tamu kamu dan di sini banyak temen dan kerabat aku yang datang" jawab Fira


"Fira Vino udah siapa belum oma sama yang lain bakalan berangkat " ucap oma di luar kamar Fira

__ADS_1


"bentar oma" ucap Vino


"ayo cepat" ucap oma


"na'am oma " sekarang Fira yang bersuara


"oma tunggu di ruang tamu" ucap oma lagi


"iya oma" jawab Vino dan Fira bersamaan


"kamu dulu yang ganti baju nanti aku mah gampang" ucap Vino dan di anggukan oleh Fira


......... ...


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


__ADS_2