
^September 2018. Jakarta^
Kringggg.....
Bel pulang berbunyi. Semua siswa ber hambur-hamburan keluar kelas. Ada yang berjalan ke parkiran,ada yang menunggu jemputannya di gerbang sekolah,ada juga yang menunggu angkutan umum di halte deket sekolah.Berbeda dengan yang lain kini Athira sedang berada di perpustakaan sekolah untuk membaca buku pelajaran ke esokan hari. Ini sudah menjadi kebiasaan Athira,Athira akan pulang saat sekolah hampir sepi,dimana para siswa sudah berada di rumahnya.
stelah saat nya tiba,Athira akan langsung menaruh kembali buku yg di bacanya. lalu, berjalan menuju halte sekolah dan menunggu angkutan umum.
Athira Shilanva. Gadis Berumur 17 tahun ini pernah mengalami depresi di umur 13 tahun Yang di sebabkan bullying dan broken home. Karena kejadian itu Athira memilih menyendiri dan jarang bersosialisasi dengan orang banyak. Tapi di sisi lain dia harus tetap tegar dan ceria demi adik-adiknya,karena dia harus mendidik adiknya dengan baik agar masa depan adik nya pun tak se nasib dengan dirinya. kakanya bernama Rizky Hendrik pratama,dan 2 adik kembar nya bernama Ardhito hendrik Mhoriss dan Ardhika Hendrik Mhoriss.
***
*Sepulang sekolah
Sesampai nya di rumah,Athira langsung membersihkan dirinya dan di lanjut masak. Athira ahli dalam Masak memasak,Ia selalu ingin mencoba hal baru apalagi soal Dessert.
di banding makan di meja makan,Athira memilih untuk makan di kamar tercinta nya. Sambil Membaca ataupun menonton Film di laptop yang di berikan ayahnya,walau suka error tapi menurut Athira Laptop itu sangat penting bagi dirinya.
hingga suara ketukan pintu membuyarkan aktifitas Athira,Athira pun segera membuka kan pintu Dan pelaku yang mengetuk pintu itu adalah orang tua Athira.
"wahhh... cie abis belanja yhaa". Kata Athira maksud basa-basi terlebih dahulu
"bantuin ayah sana ngangkat barang!". Perintah Mama Athira, dengan sigap Athira pun membantu ayahnya mengangkut barang.
Setelah Semua belanjaan sudah di angkut,Athira pun menata" belanjaan sesuai Tempat nya. Con: minuman di lemari es,baju di lemari baju,and lainnya.
"Thira besok pagi masak nasi goreng aja,mama udah beli bumbunya tuh." tutur mama nya
"iya ma.."
Besok Pagi Orangtua Athira akan pergi maka dari itu Athira di suruh me masak sarapan.
"kamu belum cuci piring???"
"ehh--itu aku baru aja selesai makan." tukas Athira menoleh ke arah mama nya yang sedang menatap nya,dgn tangan yang masih menata-nata barang belanjaan.
"ya kalau udah selesai langsung cucilah!". sanggah mama Athira
"iyaa ma,maaf ..." lirih Athira
mama Athira pergi meninggalkan Athira sendiri di dapur.
*Keesokan Harinya
(3.17)
{Hari ini ada tanggal merah,maka dari itu Athira tidak sekolah}
__ADS_1
Kini Athira sedang menghidangkan Sarapan,sambil bersenandung Ia menata semua hidangan di atas meja. Setelah Selesai menata Ia Membangunkan Kedua Orangtua nya yang masih Terlelap. Lalu,Ia kembali ke kamarnya Dan berniat akan menonton Drama Korea di laptop nya.
"Athiraa!." Panggil mama Athira
Athira Pun Langsung bangkit dari Kasur Empuk nya dan menghampiri Mamanya.
"Kamu jangan lupa beres-beres,mama sama ayah ga lama. Pokonya Mama pulang, Rumah harus udah beres!," Perintah sang mama tegas.
"iya ma"
"jangan lupa kembar di kasih makan." pesan mama Athira
"iya Ma." Athira pun mengecup Punggung tangan kedua orangtua nya. Dan Mereka pun melenggang pergi menggunakan Mobil. Dan yap!,Sesuai perintah sang mama Athira pun memulai Rutinitas pagi di hari. Dimulai Dari cuci Piring,nge lap meja,menyapu,nge pel,Dll.
(10.23)
Kegiatan beres-beres masih berlanjut,hingga ketika Athira Sedang Nge pel,Sang Adik Ardhito Berteriak Memberi tau kalau Ardhika Ngompol,Athira pun Segera Menghampiri Kedua Adikny Di Kamar Tempat mereka tidur. Kini Dhito Dan Dhika menginjak Umur 4 tahun.
Athira langsung menggendong Keduanya secara bergantian dari atas kasur.
"Dhito,kamu tunggu disini sebentar yah jangan kemana-mana lantai nya masih licin, Oke??" Ucap Athira kepada Dhito,Dhito hanya membalas dengan anggukan yang antusias.
Athira pun Menggendong Dhika ke kamar mandi untuk membersihkan Dhika. Lalu, Ia akan Membersihkan Kasur Milik kembar dan merapihkan kamar Kembar.
"Nahh,Selesai deh Rapih,kann" kata Athira Sambil mengelap keringat Yang Bercucuran Di kening nya. Sambil menatap kedua adiknya Yang Sedari tadi Hanya melihat Athira yang sedang beberes.
Tiba-tiba Rizky berjalan melewati mereka bertiga dengan pakaian rapih dan membawa kunci motor nya.
"Kaka au kemanaa??" (kaka mau kemana??) tanya Dhito kepada Rizky sambil sedikit mendongak ke arah kaka nya yang lebih tinggi dari dirinya.
"Bukan urusan kamu,bocah." tukas Rizky tanpa menoleh ke arah Dhito, Lalu melenggang pergi tanpa menjelaskan Kemana ia akan pergi.
"Atiaa,kaka au kemana??" (Athira,Kaka Mau kemana??) Ulang Dhito yang kini beralih menanyakan kepada Athira. Athira Tidak di panggil kaka. sebab, Athira tidak ingin di panggil kaka,ia lebih suka jika di panggil nama saja.
"Emm ... tia juga ngga tahuu," ucap Athira sambil menatap Dhito dan Dhika Yang sedang menatap Rizky yang pergi menggunakan Motor Ninja nya.
"yaudah mending sekarang kita makan aja yu ..." Ujar Athira sambil menggoyang-goyang pelan tangan Dhito Dan Dhika yang sedang ia genggam sekarang.
Dhito dan Dhika mengangguk antusias dan tersenyum kepada Athira,Athira yang melihat itu langsung tersenyum bahagia. Lalu, mengajak Kembar untuk sarapan.
setelah sarapan ...
"Atia ... kaka ko malah-malah mulu sihh, ika kesell dehh ...." (Athira ... kaka ko marah-marah mulu sihh, Dhika kesell dehh ...) Rengek Ardhika sambil memanyunkan bibir nya sebab kesel.
"kata siapa??,kaka ga marah-marah tuh. ka iky itu cuman pengen ika sma ito itu cepet besar biar bisa di ajak jalan-jalan." tutur Athira sambil menampilkan mimik wajah yang ceria.
"ko itu sih,ika ama ito kan ucuu." (ko gitu sih, Dhika sama Dhito kan lucu) timpal Dhito tak terima.
__ADS_1
Athira mengusap pelan puncak kepala Dhito Dan Dhika Secara bersamaan,dan kembali berucap, "Karena itu! Ito sama Ika kan lucu, apalagi lucunya pake bingit-bingittt!!. Karena saking lucunya ka iky tuh jadi pengen gebugin Ito sama Ika, hahahaha!!!" dengan candanya yang akan membuat Dhito dan Dhika kembali ceria, seperti hipnotis Rahasia ala Athira.
***
*Keesokan Harinya
Kembali Ke rutinitas Weekday. Sama seperti hari lainnya,Athira yang akan memasak Sarapan pagi. Bedanya, ia tak akan be beres rumah setelah sarapan melainkan bersiap-siap untuk berangkat sekolah.
Berjalan melewati koridor ... yang menurut Athira, koridor semacam perjalanan hidup yang mesti ia lewati agar bisa mencapai tujuan nya. Geram nya adalah Ia harus tetap sabar mendengar Umpat an,cacian orang-orang yang sedang nongkrong di koridor. Entah kenapa orang-orang ini hobby sekali me ngumpatkan kata-kata kasar kepada Athira,apa mereka tidak capek mengurusi hidup orang? sampai tidak bisa mengurusi hidup sendiri. Orang-orang dengan mudahnya men caci,me maki orang lain, tanpa sadar bahwa cacian itu lah yang seharusnya mereka dengar untuk hidup nya. anggap saja nih,Guru. Guru,ia mempunyai ahli tersendiri lalu ia mengajarkan Murid-murid nya. dengan begitu ia bisa mengajari murid-murid nya karena ke ahliannya. sama dengan orang-orang yang suka mengomentari orang lain sebab komentar itu ada pada dirinya.
begitu malangnya hidup mereka ...
baru saja Athira melangkah kan kaki kanannya ke dalam kelas,tiba tiba
Byurrr ...
betapa terkejutnya Athita saat tiba-tiba se ember air bekas pel an membasahi seluruh tubuhnya. dengan cepat ia Melempar tas nya ke arah belakang karena tak mau jika buku-bukunya ikut basah. lalu,ia menatap orang yang telah mengguyur nya di pagi hari cerah begini. Tak tau apa salahnya hingga ia harus mendapatkan guyuran air kotor ini di pagi hari.
Athira tercungung menatap seluruh teman nya yang hanya menyaksikan tanpa menolong ataupun berkata,yang hanya ia dengar sekarang adalah tawa an di campuri umpatan dari teman-temanya yang hanya menyaksi kan nya. Tak tahan mendengar semua umpatan,dengan cepat ia kembali meraih tas nya yang tadi ia lindungi dan melewati semua oarang yang menatap nya lirih dengan maksud ejekan.
Athira berlari menuju koperasi sekolah untuk membeli baju seragam,ia rela mendonasikan seper empat dari tabungannya hanya untuk menghindari masalah yang ia ramal akan panjang. dengan kepala sedikit menunduk untuk menghindari seluruh tatapan orang-orang yang tak tahu maksud dari tatapannya,Athira sedikit sesunggukan menahan tangisan nya, ia tak tahan dengan semua nya,apa Athira seburuk itu? sampai ia juga bisa mendengar umpatan dari kaka kelas nya. Tapi sebisa mungkin Athira ber lagak Kuat, ia tidak ingin sudah di ejek lalu ia merendah,itu hanya akan menambah ejekan.
Saking Ter buru-buru ia tak sengaja menabrak Seorang lelaki yang ia tak tahu identitas nya. Brukk!! Mereka berdua jatuh secara ber barengan.
dalam hati,Athira memaki dirinya sendiri karena ceroboh,apa lagi umpatan yang harus ia dengar hari ini?
Jika kalian bisa denger sendiri semua umpatan yang di dengar dalam 1 hari,bisa kalian jadikan 1 buah buku. Dahsyat,bukan?
Dengan gelagap Athira bangkit dan sedikit membersihkan kotoran yang menempel di rok nya. Lalu, Athira berkata, "Ahmm ... ak- aku minta maaf, sung- sungguh minta maaf,Permisi." tak ingin lama-lama Athira segera melenggang pergi tanpa melihat Orang yang tadi ia tabrak. Toh,dia sudah minta maaf.
Setelah mengganti Seragam sekolah nya,Athira kembali ke kelas nya tanpa peduli apa umpatan baru nya. Berasa kaya selebritis yang baru kejadian langsung ada update news nya.
TBC.
(:Terimakasih yang sudah membaca:)
-Nadiaalyazh
__ADS_1