Kaisar hantu : mengejar istri

Kaisar hantu : mengejar istri
Jamuan Minum Teh Di Istana Putra Mahkota


__ADS_3

Yan Xie dan mu Shin berada di dalam satu kereta kuda yang sama, menuju ke arah istana putra mahkota, selama perjalanan Yan Xie melihat lihat ke arah keramaian, meski pun sudah sore hari, jalanan tetap ramai. seperti biasa


Ketika mu Shin melihat ke arah Yan Xie yang fokus ke jalanan, dia mencibir.


"Kakak apa anda ingin singgah ke suatu tempat?".


"Tidak".


"Bagaimana kalau setelah pulang dari jamuan?".


"Tidak".


Yan Xie kemudian bersandar, memejamkan mata nya, terlihat sedang tidur. tapi sebenar nya dia sedang kebosanan,


Mu Shin yang memiliki niat untuk mendekati Yan Xie pun tak berhasil, melihat bagaimana sikap dan kepribadian Yan xie, apa lagi mempengaruhi nya sulit, mu Shin pun kini mulai bertanya tanya, apakah orang ini kakak perempuan tertua nya, mu Xie?, kenapa rasa nya terlihat seperti orang lain? terkadang dia terlihat polos, bodoh, kadang acuh tak acuh, apa ini?. apakah sebenar nya dia sangat licik?. tak mungkin.


Setelah seperempat jam perjalanan, sampai lah mereka ke tempat tujuan, yaitu istana putra mahkota.


***


Bai Xue :


Bai Xue menggunakan baju hitam berborderkan keemasan, di hiasi jepit rambut emas, meski pun cacat, karena kecantikan nya, tetap saja banyak wanita yang melihat ke arah nya. namun mereka tidak mau mendekati nya, hanya bergosip tentang betapa malang nya hidup Bai Xue ketika wanita wanita itu melihat nya. mereka sangat menyayangkan hal itu. berbeda dengan para wanita, para laki-laki mencemooh, mencaci maki nya terang terangan.


Empat tahun ini tidak lah mudah bagi Bai Xue, yang biasa nya menjadi sorotan pemujaan, kekaguman dan penghormatan dari orang-orang, jatuh ke titik yang paling bawah kesuraman, penghinaan, pencemoohan, bahkan di asingkan ke tempat ini. jika jiwa nya tak kuat, bukan kah sekarang Bai Xue tak akan mampu bertahan?.


Namun, dari kejadian ini Bai Xue memahami satu hal, hanya sedikit orang-orang yang benar-benar tulus, selebih nya hanya ada penjilat, kerna itu dia menjadi pribadi yang lebih tenang dan dewasa dari sebelum nya dan juga dia bisa melihat banyak hal menjadi lebih jernih.


Kembali ke jamuan minum teh ini, Bai Xue sekarang duduk berhadapan dengan pangeran ke dua dan ke tiga. sambil menikmati teh nya.


Ketika tiba-tiba mata nya tertuju ke arah seorang gadis cantik berbaju putih polos yang baru saja masuk, tersenyum indah ke arah pemandangan yang indah di sekitar nya. karena mereka sekarang memang berada di halaman istana. apakah Bai Xue menghayal lagi? kenapa dia merasa melihat wanita itu di mana-mana?. sejak bertemu wanita itu, Bai Xue selalu merasa gelisah, apa kah ini yang nama nya rindu?,


***

__ADS_1


Yan Xie di tinggal sendiri oleh mu Shin. mu Shin pergi mencari teman-teman sebaya nya.


Banyak pemuda dan gadis bangsawan muda berbakat yang hadir, banyak dari mereka yang melihat k earah nya. merasa iri, benci dan pemujaan.


meski pun Yan Xie berpakaian sederhana, tampak nya tetap saja membuat jejak perhatian pada nya.


"Siapa nama anda nona?" tanya seorang pemuda yang mendekati Yan Xie secara berkelompok.


"Mu Xie". jawab nya dingin


"Apaa??" kejut mereka serentak.


"Nona mu Xie?" wajah mereka jelek.


"Ya".


Banyak orang-orang yang tak percaya, wanita di depan mereka adalah mu Xie, gadis yang tak bisa berkultivasi, bodoh, dan mengejar putra mahkota seperti orang gila setiap hari nya yang tiba-tiba menghilang, dikabarkan bahwa mu xie kawin lari dengan seorang pria 4 tahun lalu. dan sekarang hadir di depan mereka semua, mu Xie dengan kecantikan yang dapat menghancurkan kota, anggun, berbudi luhur, sulit untuk di percaya jika tidak melihat nya sendiri.


Semua orang berkumpul untuk bergosip memastikan apa yang mereka dengar betul atau tidak.


"Yang mulia putri mahkota telah tiba". suara pelayan.


"Panjang umur yang mulia putri mahkota". hormat pemuda pemudi tersebut.


Mu Xian dengan anggun berjalan menuju tempat duduk nya, .


"Yang mulia kaisar dan permaisuri telah tiba". teriak seorang pelayan.


"Panjang umur yang mulia kaisar dan permaisuri kekaisaran", seru para pemuda semua dengan hormat.


Hanya Yan Xie yang berdiri tegak tanpa melakukan apa pun. sayang sekali tak ada yang memperhatikan nya kecuali Bai Xue.


Mata Bai Xue dari awal Yan Xie masuk sampai sekarang tetap melihat ke arah nya, memastikan bahwa wanita yang ada di depan nya itu nyata bukan hayalan nya.

__ADS_1


Kenapa Yan Xie harus hormat?, dia bahkan bisa dengan mudah menghancurkan kerajaan ini, apa lagi kerajaan kecil ini hanya lah alat kendali Sekte racun. tak perlu repot, selama dia secara langsung menyuruh bocah Hong yun ( ketua sekte racun ) itu, menghancurkan kerajaan ini, dia akan dengan senang hati melakukan nya untuk Yan Xie.


Tapi karena ada beberapa orang yang ingin bermain, dia pribadi harus campur tangan, janji itu dia tak bisa mempercayakan nya pada orang lain.


"Karena semua orang telah berkumpul, mari kita mulai acara nya, bagi pemuda pemudi yang ingin menunjukkan penampilan nya bisa pergi menuju pentas yang telah di sediakan, yang terbaik dari semua penampilan itu akan di beri hadiah sepantas nya, dengan ini perjamuan minum teh di mulai". tegas sang kaisar.


Para pelayan pun menghidangkan teh, ke semua orang yang ikut menghadiri perjamuan.


Satu persatu gadis gadis menunjukkan bakat nya, ada yang menari, bernyanyi, bermain musik, dll.


Semua orang menikmati pertunjukan.


Tiba tiba Yan Xie menjatuhkan gelas nya ke lantai, Yan Xie yang tengah berdiri tegak, terhuyung ke kursi yang di tempati oleh orang lain di sebelah nya. mu Shin yang melihat dari kejauhan pun berlari menangkap tubuh Yan Xie.


Yang sebenar nya mu Shin memang sengaja menunggu reaksi dari Mu Xie setelah meminum obat yang telah di masuk kan oleh pelayan ke minuman Mu Xie.


"Kakak anda tak apa-apa?" mu Shin menunjukkan wajah khawatir nya. namun hati nya tersenyum sinis.


"Maaf kan kakak ku nona, dia tak sengaja menyenggol anda". bicara kepada orang yang duduk di kursi itu yang tak sengaja di tabrak Yan xie itu sambil menundukkan kepala.


"Seperti nya dia mabuk, anda harus membawa nya ke tempat peristirahatan untuk tamu" jawab si gadis bergaun kuning tersebut dengan ramah


"Terima kasih nona" kata Mu Shin yang ikut ramah.


"en".


Mu Shin membawa Yan Xie pergi ke tempat tinggal untuk para tamu, sebenar nya jarang orang mau ke sana kecuali ada kejadian khusus seperti mabuk, sengaja menginap, dll.


Benarkah Yan Xie mabuk ?


Apa yang akan terjadi selanjut nya?.


***

__ADS_1


Terima kasih kepada para pembaca semua dan jangan lupa like serta komen di kolom komentar...!!!


@____@ senyum


__ADS_2