
"Hey, apa anda tahu wanita itu telah kembali"
"siapa?"
"Nona tertua"
"Apakah dia sudah bosan dengan lelaki yang di bawa nya kabur, hingga kembali sekarang?"
"Aahh, apakah dia membawa kembali anak haram?"
"Ciihh. tak tahu malu"
"Benar, bukan kah tanpa dia kediaman ini bahagia sekarang dia sudah kembali, jadi apakah dia akan membuat keluarga Mu ini kehilangan muka lagi?"
"Dasar sampah, menghilang, hilang saja, kenapa harus kembali lagi, sangat menjijikkan"
"Apa kalian tahu, tuan perdana menteri bahkan memberikan nya tempat terbaik kediaman ini, di kediaman hanju itu".
"Apa ???. bukan kah tempat tinggal sampah itu di cun Ju awal nya, bagaimana dia bisa mendapatkan kediaman Han ju?"
"Huss, dia membuat keributan ketika kembali, semua orang yang bertemu dengan nya ketika itu memiliki wajah merah padam menahan amarah, tidak tahu apa yang mereka negosiasikan hingga dia bisa tinggal disana"
"Apa?? bukan kah otak nya juga bodoh ??, bagaimana dia bisa bernegosiasi?"
"Cihh.. paling paling dia mengancam bunuh diri jika tidak di rawat dengan baik."
Bisik-bisik para pelayan di dapur, yang kemudian terdengar oleh Yan an ketika sedang mengambil makanan untuk nona nya.
Sebagai seorang pelayan yang telah melayani nona nya bertahun-tahun, siapa yang akan tahan mendengar ketika tuan mereka di hina dan di caci maki pasti akan sangat marah.
Yan an menggenggam nampan makanan yang ada di tangan nya dengan erat sambil menahan emosi nya yang akan meledak kemudian berbalik pergi.
Ketika sampai di depan pintu, seorang pelayan menghentikan nya.
"Apakah nona yang anda layani adalah Miss tertua yang di juluki sampah karena tidak bisa berkultivasi?"
__ADS_1
"..."
"Kemana saja pergi nya nona anda selama empat tahun ini? apakah benar dia kawin lari dengan seorang pria biasa dan melahirkan anak haram?"
"..."
"Apakah karena dia bosan berkeliaran di luar sana lalu sekarang dia kembali?"
"..."
"Anda sebagai seorang pelayan bukan kah jijik dengan nya?"
"..."
"Harus kah saya membantu anda lepas dari wanita murahan itu?"
"..."
"Nona kami mu shin seorang gadis cantik yang baik hati selama anda melayani nya dengan baik, anda akan mendapatkan cukup banyak uang, pakaian dan makanan, bagaimana??" tanya pelayan tersebut.
"..."
"Berapa banyak yang akan aku dapat kan dari nona anda itu?"
"Lima keping emas perbulan, jika pelayan di tempat lain mendapat bayaran mereka hanya akan mendapatkan 15 keping perak perbulan, bukan kah itu mahal? jika anda berubah pikiran, anda bisa menemui saya."
Senyum pelayan tersebut, (dia berpikir bahwa dia sudah menang, bukan kah lima keping emas banyak, selama gadis bodoh yang tak bisa berkultivasi itu kehilangan pelayan nya satu persatu, siapa lagi yang bisa dia andalkan di kediaman ini?. nona nya pastikan senang mendengar kabar ini, nona nya adalah yang terbaik, dalam hal kultivasi nona nya mu shin sudah mencapai tingkat langit tingkat 2 di umur 16 tahun. bukan kah dia jenius).
Jika Yan an mendengar isi pikiran pelayan itu, dia akan tertawa terbahak-bahak.
Sedang kan sekarang Yan an hanya bisa mengerut kan dahi nya setelah mendengar jumlah uang yang akan dia dapat kan setelah berpindah tuan hanya lima keping emas saja perbulan. bukan kah itu artinya pemasokan keuangan nya akan jauh berkurang?,
Ini adalah sumber bencana. sungguh.
Gaji nya perhari hanya ratusan keping emas, apa lagi perbulan, dia lupa menghitung nya. sekarang dia ditawarkan hanya lima keping emas perbulan??. lelocon apa ini?.
__ADS_1
Jika Yan an memberi tahu pelayan itu seberapa banyak gaji nya, pelayan itu mungkin akan mengatakan bahwa dia pasti tertular oleh omong kosong tuan nya sendiri.
Dia hanya bisa tersenyum lebih dalam lagi ketika melihat ekspresi bahagia pelayan itu. langsung berkata :
"Tidak tertarik" kemudian pergi begitu saja tanpa menoleh lagi kebelakang.
Serius, dia hanya ingin bertemu dengan nona nya, dan memberi tahu nona nya bahwa kediaman ini memiliki kumpulan tikus-tikus yang mencicit dimana-mana, menjijikkan.
dia harus mengajak tuan nya pindah ketempat lain, agar tak terinfeksi.
Setelah sampai di kediaman Han ju.
Yan an menghidangkan makanan tersebut di atas meja.
"Nona, silah kan makan" kata nya.
Yan Xie yang sedang bermalas-malasan, merasa terganggu. seperti ada lem di mata nya, tubuh nya seakan tak bertulang, bukan kah ini saat yang bagus untuk tidur. cihh. pengganggu ini, Yan Xie ingin memarahi nya.
Namun, ketika mencium aroma makanan yang mengunggah selara itu Yan Xie diam, perut nya tak dapat berkompromi dengan rasa kantuk nya, kerna itu. Yan Xie perlahan bangkit, dan berjalan menuju meja yang dihiasi makanan. enak.
Setelah selesai makan, kantuk Yan Xie pun telah menghilang kemudian dia memutuskan untuk melihat-lihat pasar.
Di jalan penuh dengan keramaian, sebagian orang orang berlalu lalang, sebagian bertransaksi bahan ke butuhan masing masing.
Yan Xie melenggang kangkung berbaur di antara orang orang yang melakukan bisnis masing masing itu. "berapa harga nya pin rambut ini?" tanya Yan Xie ke salah satu kios penjual aksesoris.
"Aahh yang ini... hanya dua liang perak... gadis... cantik..." penjual melihat ke arah wanita cantik di depan nya,
"Berikan uang nya" kata Yan Xie kepada pelayan yang ada di belakang nya.
"Baik nona" sambil menyerah kan uang kepada si penjual.
"Terima kasih, Tolong singgah lain kali" kata si penjual tersenyum manis.
***
__ADS_1
Terima kasih kepada para pembaca semua dan jangan lupa like serta komen di kolom komentar...!!!
@____@ senyum