
Kereta perlahan bergerak maju melewati pegunungan, karena tidak ada apa-apa di luar selain pepohonan dan semak belukar menjulang tinggi.
Yan Xie merasa bosan melihat-lihat ke daerah yang di lalui nya itu kemudian membaca beberapa buku yang ikut di bawa nya dengan santai.
Mereka sudah berpergian selama setengah bulan ini, karena Yan Xie sudah memutuskan untuk kembali pulang untuk menemukan keluarga nya yang tercinta.
Yan Xie tak sabar untuk memberi kan mereka hadiah sedikit demi sedikit, agar mereka puas. Bukan kah itu akan sangat menyenangkan ??.
"Nona, apakah anda mau makan beberapa cemilan ini ??."
Ketika melihat nona nya, terlihat kaku dan bosan di dalam kereta, pelayan cantik yang bernama Yan an itu segera mengambil berbagai jenis cemilan dan teh yang baru saja dia seduh.
Karena tak ada yang bisa di lakukan Yan Xie saat ini, ia mengangguk dan memutuskan untuk menikmati cemilan dan teh yang di tawarkan oleh pelayan nya itu.
Sambil memakan cemilan dan menyesap teh yang sedang hangat-hangat nya. Yan Xie merasakan tubuh nya mulai kembali rileks, tidak sekaku awal nya.
Beberapa hari kemudian sampai lah kereta kuda mereka di gerbang ibu kota, kereta kuda terus berjalan menelusuri jalan menuju ibu kota,
Terlihat di depan mata sedikit demi sedikit bangun-bangun bergaya kuno di sisi kiri dan kanan jalan, kios-kios, toko-toko dan lain nya yang berjejeran di pinggir jalan, orang-orang berkeliaran di mana-mana, baik itu bangsawan mau pun rakyat biasa yang mulai mereka temui.
(kereta kuda dan pakaian Yan Xie serta beberapa pelayan nya sangat sederhana, agar tidak terlalu mencolok sehingga menjadi pusat perhatian)
Namun karena kedua pelayan Yan Xie yang terlihat cantik, anggun, berbudi luhur terlihat seperti berasal dari kaum bangsawan berada di luar gerbong kereta.
Orang-orang di pinggir jalan yang secara tak sengaja melihat ke arah kereta kuda yang lewat, mereka terus menatap tanpa berkedip, siapa yang tak tertarik coba?. pelayan-pelayan nya saja sangat cantik.
Apakah orang yang ada di dalam kereta kuda yang bertirai putih itu kecantikan atau pemuda tampan?, pikir orang-orang itu.
__ADS_1
Kediaman Perdana Menteri Kiri Kerajaan Angin
"Nona kita telah sampai" seorang pelayan membuka tirai jendela kereta kemudian mengulurkan tangan kanan nya membantu Yan Xie turun dari kereta kuda tersebut.
Yan Xie melihat-lihat kediaman yang ada di depan nya, halaman yang lumayan luas, mereka menuju ke arah pintu gerbang kediaman itu namun beberapa pengawal yang berdiri di gerbang menghalangi jalan mereka.
"Sudah kah anda mendapatkan izin untuk memasuki kediaman menteri ini ?, tunjukkan token anda! ." kata pengawal tegas.
"ini.." Kemudian Yan Xie menunjukkan token milik nya sendiri, token yang tertuliskan nama Mu Xie.
Awal nya Yan Xie hanya tau token itu ada pada nya tanpa tahu bahwa itu adalah identitas nya.
Tak tahu apakah orang-orang ini masih mengingat wajah nya di masa lalu, sudah 4 tahun sekarang wajah nya pun banyak berubah juga kondisi tubuh nya.
Dia ingin melihat wajah orang-orang yang melihat nya telah kembali, sejelek apa wajah mereka? mengetahui bahwa dia, Mu Xie masih hidup bahkan jauh menjadi lebih baik. tak sabar Yan Xie ingin menertawakan mereka semua.
"Ada apa dengan itu?". tanya pengawal di sebelah nya.
"Ini adalah token milik Miss pertama, sampah yang tak berguna itu" bisik sang pengawal pelan.
"Dari mana anda mendapatkan token ini?, jika di ketahui kalau anda mencuri dari pemilik nya, tuan menteri pasti akan menghukum berat anda!!!" seru nya.
" Benarkah ?? apakah dia akan menghukum ku atau menghukum kalian yang tak mengenali Miss tertua kalian sendiri?" sinis Yan Xie.
"Bagaimana kami tak mengenal nya, kami sangat mengenal nya, dia adalah wanita cantik yang tak bisa berkultivasi menjadi sampah yang tak berguna, sangat di sayangkan, untung nya Miss itu sendiri tau diri dan menghilang dari tempat ini, apakah anda tak tahu??" sahut si pengawal.
"kau, nona kami yang paling hebat, bagaimana bisa dia menjadi tak berguna..." jawab salah seorang pelayan milik Yan Xie dengan marah.
__ADS_1
"Tenang lah" kata Yan Xie pada pelayan nya.
"Lihat lah wanita ini baik-baik, wanita ini adalah Mu Xie, miss pertama yang masih hidup, sehat, di tambah makin cantik setiap hari, telah kembali ke kediaman perdana menteri ini. Mulai sekarang siapa pun yang berani memprovokasi saya, mereka akan menerima hukuman nya"
Kata Yan Xie tersenyum (tak ada seorang pun yang akan mati dengan mudah).
"Apa..???" semua pengawal yang berdiri di gerbang pun terkejut.
Mereka memperhatikan wajah Yan Xie dengan serius, wanita itu wajah nya memang mirip dengan nona tertua yang ada dalam ingatan mereka.
Namun wanita ini jauh lebih cantik dari Miss tertua mereka, bahkan aura karisma yang di pancarkan oleh tubuh nya pun tak sama, hanya dengan itu saja sudah sangat meragukan, rasa nya tidak sama, sama sekali.
Namun, tidak ada kekuatan spritual di tubuh Wanita di depan mereka, sama dengan Miss pertama yang tidak memiliki kekuatan spiritual di tubuh nya.
Apakah mereka salah lihat atau salah nilai??. atau mungkin kah dua orang yang berbeda??. tapi sama sama sampah ??.
"Itu...."
"Ckkk. Cepat panggil ayah ku, biarkan dia yang memverifikasi apakah aku ini anak nya atau bukan,"
(lambat banget sih respon nya, buat orang capek aja, pada gerah lagi. tempat yang sangat buruk. cepat banget rasa nya merindukan pegunungan bulan ku yang sejuk yang asri nan indah)
***
Terima kasih kepada para pembaca semua dan jangan lupa like serta komen di kolom komentar...!!!
@____@ senyum
__ADS_1