
Di sebuah ruangan biasa untuk orang-orang biasa atau awam (rumah bordil di kerajaan angin batas tengah benua Sun)
Yan Xie :
Rasa nya sakit, kepala nya seperti akan meledak dengan rasa sakit yang teramat sangat bukan hanya itu, sekujur tubuh nya pun juga merasakan perih di mana-mana.
Yan Xie berusaha keras untuk membuka mata nya yang terasa sangat berat.
Bukan kah dia sudah mati, tapi kenapa dia dapat merasakan sakit ?, akan kah dia sekarang berada di neraka?.
Tapi siapa yang tengah menyiksa nya?
Bisa kah Anda memberitahu kan dia apa yang sedang terjadi pada nya?
Apa kah dia akan mati sekali lagi kali ini?.
Yan Xie berusaha keras untuk sadar, mulut nya terasa kering seolah-olah dia puasa selama ribuan tahun, (bukan kah itu menderita?)
Ketika dia mencoba membuka mata nya lagi dia sudah berada dalam kegelapan (di mana ini?)
Tak lama kemudian seorang pria membawa lilin masuk ke ruangan itu.
Cahaya lilin menyilaukan mata nya sehingga dia mengangkat tangan kanan nya untuk menutupi kedua mata nya untuk mengurangi rasa sakit yang menjalar ke kepala nya.
Yan Xie bertanya :
" Siapa kamu? "
" Heh heh sudah bangun ? itu bagus, tuan mu di sini tidak suka ikan mati ketika saya melakukan sesuatu saya menyukai gadis yang masih hidup penuh gairah dan semangat akan terasa lebih enak. Gadis, anda harus melayani saya dengan baik! ".
Kata seorang lelaki yang tampak vulgar berusia awal tiga puluhan yang sedang menatap nya dengan penuh nafsu saat melihat tubuh Yan Xie yang hampir telanjang.
__ADS_1
Meski pun tubuh nya penuh dengan luka - luka cambuk tapi tetap saja ke indahan itu masih terlihat jelas bahkan menambahkan gaya erotis nya.
" Kamu ! menjauh dari saya ! pergi ! "
Dia memelototi pria itu dengan tajam seakan dia bisa memusnahkan pria itu di detik berikut nya, sayang sekali tubuh nya terlalu lemah sekarang.
Tiba - tiba pria itu merasakan ketakutan di hati nya, aura membunuh itu terasa sangat nyata seolah tak mengizinkan nya berkutik, keringat bercucuran.
(apa? mungkin kah insting nya salah ? bagaimana mungkin dia takut pada seorang gadis kecil yang lemah dan tak berdaya apa lagi gadis kecil itu bahkan hanya sampah yang tak bisa berkultivasi, hahaha kalau orang orang tau bukan kah dia akan jadi bahan tertawaan seluruh kota, hahaha)
"Ahahahahahahah, apa anda pikir saya bodoh?, tubuh indah seperti ini sangat di sayangkan kalau di lewatkan begitu saja, apa lagi gadis sampah seperti mu, seharus nya kamu berterima kasih pada ku kerna membantu memuaskan mu, apa lagi yang bisa anda lakukan selain menjadi pelacur, hahaha".
Laki - laki itu mulai memegang pergelangan tangan Yan Xie namun tiba - tiba, kedua telapak tangan Yan Xie memegang kuat kedua tangan laki-laki itu dan membanting pria tersebut ke lantai "Dukkk"
Lalu, dengan cepat memutar kepala nya ke belakang " trakkk". Terdengar suara retakan leher pria itu patah kemudian jatuh ke lantai dan mati.
Siapa yang akan menduga bahwa dia akan mati begitu saja, apa lagi mati di tangan seorang gadis kecil yang di juluki sampah karena tak bisa berkultivasi, lelucon apa ini?.
Waktu seolah berhenti pada saat keheningan menyelimuti ruangan itu sangat tenang sehingga anda bisa mendengar suara benda jatuh.
Senyum tipis dengan semburat di bibir nya, tapi senyum seram itu ketika di pasangkan dengan wajah nya yang cacat, mengerikan untuk di lihat dengan cara apa pun anda melihat nya.
Orang yang baru saja meninggal pasti telah meninggalkan instruksi bahwa tidak peduli apa yang terjadi di ruangan itu, tidak ada seorang pun yang boleh datang.
Oleh karena itu, dua penjaga yang berdiri di luar ruangan tidak merasakan terganggu ketika mereka mendengar suara keras apa pun sebelum nya.
Gadis muda di tempat tidur berjalan ke cermin perunggu dan duduk, dia memandang wajah yang menjijikkan terpantul di cermin dan mata nya menyipit.
Dia mengetuk jari nya dengan ringan diatas meja rias untuk mendapatkan suara ketukan lembut.
"Siapa kamu?" Yan Xie bertanya sambil menatap ke cermin seolah berbicara pada diri nya sendiri.
__ADS_1
sunyi
tidak ada jawaban
"Tidak peduli siapa kamu, karena aku ada di dalam tubuh mu mulai sekarang kamu adalah aku, semua dendam mu, aku yang akan membalas nya karena itu damai lah di alam sana".
Kemudian Yan xie mengambil barang - barang pria yang tergelatak tak bernyawa itu.
Namun,
Dia tak tahu harus memulai dari mana
dan harus pergi kemana? tanpa siapa pun, bukan kah dia orang yang paling kesepian di dunia?. sebatang kara
Dia membuka jendela, lalu melompat ke atap rumah, dari atap rumah satu ke atap rumah yang lain nya, kemudian mendarat ke tanah.
Dia bersandar ke dinding pembatas jalan, lalu melihat ke atas langit, angin sepoi - sepoi menerpa wajah nya yang kuyu, pucat, tubuh nya yang kurus ketika di terpa angin seakan bisa jatuh kapan saja,
Malam yang kelam, hanya di sinari cahaya bulan seakan Yan xie di beri kehangatan dalam pelukan ibu nya, kemudian dia memejam kan mata nya.
Apakah dia hidup kembali adalah hal yang baik atau buruk, yang jelas dia tak tahu kenapa dia hidup kembali, siapa yang bisa memberi tahu nya?.
Ketika dia mati saat itu dia baru saja berumur tiga puluh tahun.
" Ibu..." lirih nya, suara terdengar serak
"Apa yang harus ku lakukan ibu? Xier merasa di kehidupan lalu sangat mengecewakan, apakah kerna itu Xier di beri kesempatan ke dua,? tapi ibu tanpa kalian semua apa arti nya Xier di beri kesempatan?" pikir nya sedih.
Meski begitu tak ada air mata yang jatuh di wajah nya, hanya ada sedikit kelegaan di hati Yan Xie tanpa dia sadari.
karena Yan Xie sudah di berikan kesempatan hidup kembali, bukan kah dia hanya harus hidup dengan baik?.
__ADS_1
Menjalani kehidupan sesuai dengan keinginan nya, cara nya sendiri, bebas tanpa harus terikat dengan perasaan apa pun.
Karena dalam kehidupan ini dia tidak akan lagi menjadi gadis bodoh.