Kaisar hantu : mengejar istri

Kaisar hantu : mengejar istri
Kehilangan Muka


__ADS_3

("Menyerah tak selalu karena kurang nya rasa percaya diri, Tetapi ada saat di mana menyerah adalah sebuah pilihan yang jauh lebih baik ketika semua usaha yang telah di lakukan akhirnya berujung pada ke putus asaan". kata Yan Xie)


***


Mu Qie (ayah mu Xie) :


Menghempaskan gelas ke dinding "ccrangg" pecah. "Ssiiikk... berani nya mereka..." melihat marah ke arah Lu Shan selir kedua nya "bagaimana cara kamu merawat anak mu itu, dasar tidak berguna.. mau di bawa kemana muka saya di masa depan haaah".


"Aamm.... punnn.. tuan... Shin er tak mungkin melakukan hal seperti itu.. anda.. harus percaya... Shin er kami... anak yang berbakat dan berbakti... pasti Shin er di jebak... tuan.. tolong selidiki dengan.. jelas" mohon Lu Shan berlinang air mata, menahan amarah tak terima putri nya di perlakukan tidak adil.


"Tuan tolong redakan emosi anda" pujuk Wu Shie, "bagaimana pun semua telah terjadi, pertunangan antara Mu Shin dengan putra jendral Lou memang sudah seharus nya di batalkan oleh pihak mereka, meski pun kita harus memberi kompensasi yang besar sudah sewajar nya karena memang Mu Shin kami yang salah memadu kasih dengan seorang pengawal, hal itu tak bisa di sangkal" kata Wu Shie bijaksana namun di mata nya terlintas jejak kelicikan.


"Tidak, Tidakkk seperti itu..." suara Lu Shan melengking "Shin er kami tak akan menghancurkan masa depan nya sendiri, seseorang jelas jelas ingin merusak reputasi nya, tuann tolong beri keadilan.. hikkss... hikss Shin er kami yang malang.." suara Lu Shan memelas. seseorang menargetkan putri nya yang berharga, siapa lagi yang punya kekuasaan di istana yang bisa berhasil dengan mudah melakukan perbuatan itu. ya itu pasti wanita jalang itu. Mu Xian. hanya dia yang bisa melakukan itu dengan keji. putri ku yang malang, keluhan ini dia harus membalas nya. pikir Lu Shan geram.


"Ketahuan setelah melakukan hubungan gelap dengan seorang pengawal rendahan, kamu baru bilang dia di jebak? apakah anda mencoba mengkambing hitamkan putri saya Mu Xian, Putri Mahkota calon permaisuri masa depan? anda ingin saya percaya itu?" tatap Mu Qie marah kepada Lu Shan yang tengah bersimpuh menundukkan kepala.

__ADS_1


"Seret wanita ini ke halaman belakang untuk berdoa untuk keberkahan dan keselamatan keluarga Mu ini, tidak di ijinkan keluar dari sana juga tidak boleh siapa pun pergi menemui nya". para pengawal yang berada di luar pun masuk memegang kedua tangan Lu Shan.


"Tuan..... tuan... bagaimana dengan putri kami...nyonya tolong..." kata nya khawatir menolak para pengawal membawa nya, melihat ke arah Wu Shie namun karena tenaga pengawal lebih kuat dari nya, Lu Shan tak bisa melawan dan di bawa pergi oleh pengawal begitu saja. dia hanya dapat meratap dalam hati kenapa semua ini bisa terjadi?.kedua putri nya adalah hidup nya, harapan yang Lu Shan punya. Siapa yang akan melindungi kedua putri nya sekarang?, Mu Shin kehilangan kehormatan nya, Mu Yu yang sebentar lagi akan beranjak dewasa. apakah nasibnya akan sama dengan kakak nya Mu Shin?. ini tak bisa terjadi!.


"Panggil Mu Xie kemari!"perintah Mu Qie yang tengah duduk sambil berpikir, di samping nya duduk Wu Shie "Suami untuk apa anda memanggil gadis itu, kehadiran nya hanya akan menambah pusing kepala anda sendiri, lihat lah setiap kali dia pergi keluar, keluarga kita akan kehilangan muka. dia hanya akan menjadi nasib buruk bagi keluarga, suami anda harus mengusir nya dari sini sebelum bencana lebih besar menanti". ucap Wu Shie semanis madu.


"Istri kamu selalu benar, namun gadis nakal itu punya bukti kejahatan yang telah di lakukan putri kita, Mu Xian. Jika kita mengusir nya begitu saja dan dia membeberkan semua kejahatan yang pernah di lakukan putri kita, dia akan turun dari posisi nya sebagai putri mahkota dan di hukum, apakah anda mau semua itu terjadi?" Mu Qie cemas "Terlebih lagi, Mu Xie sudah banyak berubah, seperti bukan diri nya yang dulu bodoh dan tak berguna, bagaimana jika ada orang di belakang yang membantu nya?. sehingga dia memilik kepercayaan diri yang begitu besar, itu akan sangat merepotkan jika berurusan dengan mereka, musuh yang jauh tersembunyi dalam bayang bayang sangat sulit dihadapi". wajah Wu Qie frustasi.


***


"Lapor yang mulia, putra mahkota mengalami perampokan ketika pergi mengirim bantuan ke desa Juna. semua prajurit yang di kirim bersama putra mahkota tewas.." kata Kasim.


"bagaimana keadaan putra ku?" Tanya raja Jiang long. Raja kerajaan angin.


"itu...." Kasim menundukkan kepala lebih dalam takut membuat penyakit raja tambah parah jika dia mengatakan yang sebenar nya, namun...

__ADS_1


"jawab lah segera..." perintah nya mulai emosi, raja memiliki firasat yang buruk tentang kejadian ini.


"itu.... yang mulia putra mahkota seperti nya tidak akan dapat berkultivasi lagi di masa depan sebab.... sebab.... karena.. Meridian nya... rusak.. cukup parah.... juga.. wajah yang mulia putra mahkota. tergores pisau yang cukup dalam juga seperti nya akan meninggalkan bekas luka.." kata nya terbata bata..


Raja pun memegang kepala nya yang tiba-tiba pusing.."hhukkk..." batuk nya. Kasim mengambilkan sapu tangan. ketika itu melihat banyak darah yang menetes dari hidung juga mulut. "panggil tabib segera" jerit Kasim kepada pengawal rahasia milik raja.


"yang mulia tolong bertahan lah" kata Kasim membantu raja menyeka darah tersebut. "tak masalah, ketika usia mulai bertambah tua penyakit juga akan berdatangan, hanya...." sebelum ucapan nya selesai pandangan raja Jiang Long mengabur kemudian hitam.


"yang mulia.... yang mulia mohon tetap sadar.. yang mulia.." panik Kasim.


***


Terima kasih kepada para pembaca semua dan jangan lupa like serta komen di kolom komentar...!!!


@_____@ senyum

__ADS_1


__ADS_2