Kalau Jodoh Pasti Dapet

Kalau Jodoh Pasti Dapet
“Penjelasan”


__ADS_3

“Jika kamu tak percaya dengan kata-kataku, lihatlah keadaanku, baru disitu kamu akan percaya dengan semua ucapanku” -Azzamta


...\~...


Sudah berhari-hari Miken berada di rumah Azzamta, tidak ada yang berubah dengan dinginnya Miken kepada Azzamta. Mungkin memang perlu waktu yang panjang, maka dari itu Azzamta membuat rencana dengan asistennya Rio, untuk mengambil langkah selanjutnya.


Di pagi hari, Miken sudah sarapan dan mau main dengan Leo. Saat hendak mau pergi ke kandang Leo, tiba-tiba Rio menabrak Miken, terlihat oleh Miken bahwa Rio sedang buru-buru dan karena tabrakan dengan Miken semua berkas-berkas yang Rip pegang hatur buyar.


Rio : “Maaf maaf nona.. saya buru-buru dan tak memperhatikan jalan, maaf non, apakah ada yang sakit?”


Miken : “Tidak apa-apa, aku bantu bereskan..” sambil menyusun berkas-berkas tersebut.


Rio : “Tak perlu nona, saya bisa sendiri..”


Miken tak mendengarkan Rio dan terus memungut semua berkas-berkas tersebut. Dilihat oleh Miken berkas tersebut bertuliskan, “Kasus Pembunuhan Berantai” menggunakan bahasa Inggris, dan ada print an foto berita dari luar negeri tentang hal tersebut. Dalam pikiran Miken, apa yang dilakukan oleh Azzamta, mengapa ia punya berkas-berkas ini.


Rio yang selesai dengan menyusun berkasnya, langsung mengambil berkas dari Miken seperti sedang ketakutan.


Rio : “Ma-makasih atas bantuannya nona, sa.. saa.. saya pergi dulu, permisi..”


Miken merasa ada yang aneh dengan Rio, apa hubungannya dengan kasus pembunuhan tersebut, apalagi itu ada di berita luar negeri. Karena khawatir takut terjadi sesuatu dengan Azzamta, Miken bergegas pergi ke Azzamta yang sedang melihat vidio lucu di YouTube.


Miken : “Azzamta!!”


Azzamta : “Kenapa sayang hmm?? Kamu kok gelisah gitu..”


Miken : “Cepat beritahu aku, kenapa Rip mengumpulkan berkas-berkas berita media luar negeri tentang kasus pembantaian. Apa maksudnya!”


Azzamta : “Itu, cuman berkas doang..”


Miken : “Kamu Gausa bohong ke aku ya, katanya ga akan ngelukain aku lagi, tapi aku nanya kejujuran aja kamu ga jawab!”


Azzamta : “Hah.. (menarik napas dan membuangnya secara kasar), aku dari awal udah mau ngejelasin semuanya sama kamu, tapi kamu nya kan yang gak mau..”


Miken : “Itu dulu, cepet sekarang kamu jelasin ke aku!”


Azzamta : “Oke- oke, jadi ini ada hubungannya sama aku yang menghilang dan meninggalkanmu.. pada 7 tahun yang lalu sebelum aku meninggalkanmu..”


(Flashback Azzamta)


Saat itu, Rio datang membawa kabar, Perusahaan dari China memang sangat licik dan serakah, dia menargetkan Miken kekasih Azzamta agar dibunuh. Membuat Azzamta murka dan ingin membunuhnya terlebih dahulu, tapi itu memerlukan waktu yang panjang dan lagi jika Azzamta bertindak sekarang, mungkin Miken akan langsung diculik.


Akhirnya Azzamta merencanakan untuk meninggalkan Miken terlebih dahulu, agar para mata-mata dari musuhnya tidak mengikuti Miken lagi, hasilnya para mata-mata itu tidak mengikuti Miken, dan hanya mengikuti gerak-gerik Azzamta. Saat Rio memberikan hasil bahwa Azzamta bisa membunuhnya dimalam tahunan acara keluarganya, dimana semua keluarga berkumpul disana yang diadakan 3 bulan lagi. Akhirnya Azzamta mencari banyak pasukan, dan masuk lagi ke dunia kegelapan atau mafia, untuk menguatkan pasukannya yang akan menyerang musuhnya tersebut.


Tentu musuhnya adalah orang yang sangat licik, sehingga banyak pengawal disekitarnya karena banyak yang ingin membunuhnya. Tapi dak menutup kemungkinan, musuh bisa jadi teman, dan akhirnya musuh dari musuh nya Azzamta juga bergabung dengan Azzamta untuk melenyapkan si licik ini.


3 bulan sudah ia lalaui, berat rasanya berpisah dengan Miken tanpa tau keberadaannya bagaimana, keadaannya seperti apa, karena semua komunikasi ia tutup agar tidak ada yang tau tentangnya lagi. Saat ini lah, malam puncak acara untuk membantai semua keluarganya. Kenapa semua keluarganya dibantai? Karena memang semua keluarganya licik, bahkan anak berusia 5 tahun pun di keluarga ini adalah seorang psikopat yang suka membunuh hewan. Saat ia akan mulai dengan melenyapkan seorang bocah, bertemu lah Azzamta dengan Leo, yang keadaannya masih kecil dan sedang di sekap oleh bocah tersebut.


Sungguh sangat keji melihat kelinci yang bocah itu kuliti, dan sekarang menargetkan seekor harimau putih yang masih bayi.


Akhirnya bocah tersebut dibunuh, dan harimau tersebut dibawa oleh Azzamta dimasukkan ke dalam kotak ingkubator kecil dan dimasukkan lagi kedalam sebuah tas ransel. Sesudah membunuh bocah tersebut, Azzamta bersembunyi dibalik pintu, dan kegemparan pun terjadi, sudah ada yang tau anak tersebut mati. Dan akhirnya beberapa keluarga nya masuk kedalam ruangan tersebut, tapi dari arah belakang tertembak lah mereka semua oleh Azzamta. Tidak ada yang bisa masuk lagi, karena sudah terkepunya di tengah aula untuk dibunuh.


Azzamta datang ke hadapan orang yang ingin membunuh Miken, dia sekarang sudah tak berdaya dan diinjak lah jari-jarinya oleh Azzamta hingga tulangnya patah dari dalam, orang tersebut hanya menjerit kesakitan.

__ADS_1


Setelah Azzamta dan bawahannya membantai habis orang-orang tersebut, mereka kembali dengan berlumuran darah. Saat dijalan untuk pulang, mobil Azzamta tertabrak truk dan langsung masuk ke jurang, akan tetapi jurang tersebut dibawahnya ada air jadi walaupun jatuh, Azzamta masih bisa menyelamatkan diri. Tenaga Azzamta sudah habis terkuras dan akhirnya dia jatuh pingsan diatas puing-puing mobilnya.


Paginya Azzamta terbangun, dan dia melihat sekitar tempat ini ada tempat yang asing, lalu ada seorang pelayan yang masuk ke kamarnya, lalu berteriak menggunakan bahasa Inggris bahwa Azzamta sudah bangun.


Datanglah Kakek dan Nenek tua menghampirinya.


Kakek : “Kau sudah bangun.. syukurlah..”


Nenek : “Apa yang sakit? Biar nenek panggilkan dokter..”


Azzamta hanya terdiam mengamati mereka semua, dan seperti yang kalian tau, Azzamta kehilangan sebagian ingatannya, dan itu membuat Azzamta tidak bisa memberi kabar lagi kepada Miken. Selama 3 tahun Azzamta bersama Kakek dan Nenek tersebut sampai ingatannya kembali, dan Kakek juga Nenek tersebut meninggal. Mereka berkata, “Tugas terakhir kami menolong orang sudah selesai, Azzamta kejarlah gadismu itu, dan kami berikan semua harta kami kepadamu. Kami menyayangimu..” Sontak membuat Azzamta menangis, selain Miken yang tulus kepadanya, Kakek dan nenek pun sama tulusnya kepadaku.


Dengan berbekal dengan koneksi dari perusahaan peninggalan kakek dan nenek itu, Azzamta mencari cara bertemu dengan Rio. Akhirnya mereka bertemu setelah 2 tahun berlalu, total dari Azzamta meninggalkan Miken sampai saat ini adalah 5 tahun, tapi Azzamta tak kunjung menemukan Miken setelah bertemu Rio.


Mereka semua kehilangan arah tentang Miken, pada akhirnya Azzamta pasrah tak bisa apa-apa. Saat 1 tahun setengah barulah Azzamta tau, bahwa informasi tentang Miken disembunyikan, karena keluarga Miken dulunya juga menjalankan dunia kegelapan atau mafia. Tapi mimen tak tau tentang hal tersebut, Azzamta kemudian mencari informasi lagi lewat bawahannya yang berada di dunia kegelapan, dan pada akhirnya menemukan Miken yang sudah pindah dan sering berpergian keluar negeri.


Setelah berhasil menemukan semua informasi, Azzamta menyuruh seseorang untuk mengikuti Miken ke manapun Miken pergi.


Saat semua urusan sudah selesai, Azzamta bisa kembali lagi ke hadapan Miken dan disini lah Azzamta, di depan Miken seorang.


(Flashback selesai)


Azzamta : “Jadi itulah kenapa aku menghilang, maaf sudah membuatmu terluka..”


Mendengar itu Miken jadi menangis..


Azzamta : “Eh kok malah nangis sih..”


Azzamta : “Udah gapapa, yang penting sekarang.. kamu udah maafin aku kan?”


Miken : “Belum!!”


Azzamta : “Lah kenapa?”


Miken : “Kamu belum meluk aku jadi aku belum maafin..” Sambil terisak-isak.


Azzamta tertawa dan langsung memeluk Miken.


Azzamta : “Makasih.. makasihh udah maafin akuu..”


Miken : “Iya sama-sama, tapi kamu jangan ngilang lagi, aku gamau sendiri.”


Azzamta : “Aku berjanji, dan itu pasti.”


Miken : “Okee..”


Begitulah akhir dari pertengkaran Miken dan Azzamta, akhirnya mereka bersatu kembali.


Seminggu dari hari itu, Miken kembali ke hadapan Rena, dan langsung dipeluk oleh Rena. Tapi dibelakang Miken ada tuan Ballmer. Yapp Rena belum tau Tuan ballmer adalah Azzamta.


Rena : “Kamu pacaran sama tuan Ballmer kah?”


Miken : “Yap, dia adalah mantanku dulu..”

__ADS_1


Rena : “HAH!! Azzamta? What!! Pantes aja waktu itu kamu langsung murung ketemu dia..”


Miken : “Hahahah iya sih”


Rena kaget, baru kali ini Miken tertawa lepas, Rena langsung menghampiri Azzamta.


Rena : “Walaupun kamu adalah pemilik dari El-Royal, tapi jangan macem-macem kamu sama Miken, kalau sampai buat dia sakit hati lagi, akan aku obrak-abrik perusahaanmu itu.


Azzamta hanya mengangguk tanda paham.


Setelah itu Miken mengajak teman-temannya yang lain untuk bertemu di kafetaria.


Sudah ada lengkap semua termasuk Jino, dan Jino sudah tau itu adalah Azzamta mantan Miken dan sekarang kembali lagi bersama Miken. Karena dulu saat dia main ke rumah Miken, terdapat foto Azzamta yang bersandar dibahu Miken. Sedih dihati Jino terasakan, tapi jika itu demi kebahagiaan Miken, Jino tak masalah, apalagi sekarang Miken nampak sangat ceria.


Sasa : “Eh loh loh.. itu Azzamta kan??!!”


Dendi : “Hantu kali..”


Cherry : “Itu emang Azzamta..”


Sasa : “HAHA!! Mereka dah baikan? Udah bersama lagi gitu?!”


Cherry : “Udah”


Dendi : “Hah!! Kapan?”


Agung : “Seminggu yang lalu..”


Sasa : “Ih kok kalian tau sih!!! Kok aku ngga!!”


Dendi : “Aku juga ngga tau, kayaknya kita jodoh sa”


Sasa : “Apaan sih Dendi gajelassss!!”


Sebenarnya saat Cherry menelpon Azzamta dengan menanyakan keadaan Miken, Agung mendengar hal tersebut, karena Agung akhir-akhir ini sering main ke rumah Cherry, entah kenapa.. mungkin Agung suka..


Miken dan Azzamta menghampiri mereka.


Miken : “Maaf ya nungguin lama..”


Sasa : “Ga kok ga masalah..”


Jino hanya tersenyum ke arah Miken, tapi Azzamta dengan tatapan tajam memperhatikan gerak-gerik Jino. Mereka berkumpul lagi bersama, bercanda dan tertawa bersama, hingga akhirnya ada momen Jino dan Azzamta berbicara di luar berdua dengan serius.


Jino : “Selamat, udah dapetin Miken lagi..”


Azzamta : “Dari dulu Miken memang milikku saja..”


Jino : “Yap kau betul, aku merelakan Miken padamu. Tapi, jika kamu mengecewakan Miken sedikitpun, aku langsung mengambilnya dari mu lagi.”


Azzamta : “Coba saja kalau berani..”


Azzamta langsung masuk kembali ke dalam, dan Jino memutuskan untuk pulang duluan.

__ADS_1


__ADS_2