
Aku tak tahu jalan hidup ku akan seperti apa, tapi yang aku tahu takdir yang Allah tentukan untuk ku, itu yang terbaik (Lutfi khoirunnisa)
"lalu bagaimana dengan orang ysng menabrak aisyah , apakah sudah mendapat hukuman yang setimpal" tanya lutfi yang penasaran dengan penabrak aisyah.
Azzam menggelengkan kepalanya, di mata lutfi kini azzam seperti pria yang memiliki banyak kesedihan , berbeda dengan azzam yang melukainya.
"polisi menutup kasus nya dengan cepat, sebenarnya aku masih ragu, tapi polisi bilang tidak ada saksi mata. akhirnya kami menerima keputusan polisi sedangkan aku masih terpaku dengan adikku yang tiba-tiba hamil" ucap azzam dengan nada sedih.
"apa tempat terjadinya tabrak lari itu di tempat yang sepi" lutfi kembali bertanya seperti detektif upin ipin.
"sebenarnya tidak sepi, tempat di depan minimarket X, tapi yang aku heran kenapa polisi bilang tidak ada saksi satupun", kini dery juga angkat bicara. Ya sedikit banyak dery tahu masalah itu , karena dery dari dulu sahabat dekat Azzam.
"Apa kalian tidak curiga , kenapa polisi bilang tidak ada saksi padahal kejadian itu di depan minimarket, umumnya di jam segitu pasti banyak orang yang sedang belanja," kini lutfi kembali bertanya.
"Benar juga, karena aku terlalu terfokus pada tomy, aku jadi tidak merasa dengan kejanggalan itu,"azzam nengacak -acak rambutnya dengan kesal.
" Dan setahu ku di dekat minimarket X itu ada cctvnya" tambah lutfi
"arghhh kenapa aku melupakan itu, bodoh bodoh , tapi apakah dari dulu cctv itu sudah ada" tanya azzam, karna kejadian itu sudah lama sekali, hampir 6tahun.
"y setahu aku sejak aku sma, cctv itu udah nangkring di tempatnya"; timpal dery.
"Oke akan aku cari tahu segera, Der ayo cepat ke tempat itu", azzam memerintah dery.
"tapi bos aku capek banget hari ini, gak boleh besok saja apa?" tatapan dery memelas, kaya anak kecil minta permen ๐
Lutfi melirik jam dinding yang ada di ruangan itu, jam setengah 12 malam, karena dari tadi mendengarkan cerita aisyah, sampai sampai tidak tahu kalau sudah malam . pantas mas dery sudah kekelahan.
"mas, bukankah lebih baik besok saja, ini sudah malam, mending sekarang istirahat dulu" lutfi memberi ide.
__ADS_1
"Setuju, aku menyukaimu nona," kata dery kegirangan karena ada yang mengerti kalau dirinya sangat lelah.
"Baik, pulanglah mandi air hangat , minum susu dan tidur biar besok fit lagi", melempar senyum kecut pada dery " aku akan di sini menjaganya"
"Baiklah aku pulang" dery tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini , jangan sampai bosnya berubah fikiran, bisa gawat nanti. Ia langsung ngacir dan sudah tak terlihat.
"maaf , aku tak perlu di jaga mas, pulanglah"
Azzam tak menghiraukan kata-kata Lutfi dan merogoh sakunya untuk mengambil ponselnya
"halo bu siti, bi gak udah nunggu aku, aku lembur bi, bibi tidur lah" setelah mendapat jawaban dari sebrang lalu ia mematikan ponselnya.
Azzam baru teringat kalau dirinya belum sholat isya', sholat magrib tadi ia lakukan di masjid depan rumah sakit sebelum lutfi siuman. Dia beranjak dari duduk nya
"aku sholat isya dulu"
Ia kembali memikirkan tentang dirinya dan Tomy, baru kemarin berbahagia telah menikah dengan kekasihnya , tiba tiba sore tadi ia sudah harus menjadi janda kembang.
'Aku tak tahu bagaimana nasibku, kupasrahkan semua kepada-NYA, jika ini memang jalan takdirku, pasti ini yang terbaik
untukku, mungkin juga Allah mempersiapkan
sesuatu yang indah pada akhirnya'batin lutfi yang tidak mau berburuk sangka pada takdir Allah. Dia akan menjalani dengan ikhlas.
Karena Lutfi juga sangat kelelahan
ia pun akhirnya tertidur, Azzam yang baru dari mushola melihat gadis itu sudah tertidur pulas.
Ia mengamati wajah gadis itu
__ADS_1
"manis"gumamnya lirih "arhgg ada apa denganku, apa aku jatuh cinta padanya, setelah sekian lama aku menutup hatiku untuk siapapun.tidak tidak tidak, aku hanya kasihan padanya, karena aku sudah membuatnya ikut menderita, hem iya benar begitu, cuma sebatas kasihan" kata azzam mencoba menepis dan berusaha menyangkal apa yang ada di hatinya.
"Aku harus fokus pada kerjaan ku, masalah tomy dan kasus tabrak lari itu, tidak ada waktu untuk memikirkan cinta" lalu menghempaskan tubuhnya ke atas sofa.
sambil memijit pelipis nya'kenapa tidak dari dulu aku menyadari kejanggalan ini, apa ini murni tabrak lari atau memang sengaja ada yang ingin membunuh aisyah' ia sedikit pusing memikirkan kasus adik kesayangan nya itu.
"beristirahatlah dengan tenang dek, sebentar lagi abang akan mencari tahu tentang orang yang menabrakmu, abang merindukanmu dek", tanpa sadar air mata nya menitik jatuh tapi dengan cepat ia mengapusnya, tak lama kemudian ia pun tertidur juga.
Di tempat lain
Dery setelah mandi air hangat, dan sekarang badannya terasa lebih enakan tidak terlalu capek lagi,
ingatannya kembali ke kasus tabrak lari aisyah, dengan cepat tangannya mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang
"halo, apa sudah tidur , maafkan mengganggu malam-malam, aku boleh meminta bantuan mu, ?" ia pun tersenyum mendengar jawaban dari sebrang.
"tolong carikan informasi tentang kecelakaan 6tahun yang lalu, lokasinya di depan minimarket X, entah mengapa pada waktu itu, polisi menutup kasus itu dengan cepat, alasannya karna tidak ada saksi, hem, maaf merepotkan mu, terima kasih, " dery pun memutus telfonnya, dan duduk sambil minum susu hangat nya.
'semoga ada titik terang, tapi kok aku merasa ini bukan hanya sekedar tabtak lari, tapi ini seperti di rencanakan dengan sangat matang, apa aisyah punya musuh' batinya di penuhi dengan banyak pertanyaan. Dery pun menutup mata nya karena sudah sangat mengantuk dan lelah.ponselnya yang dari tadi berbunyi pun sudah tak terdengar olehnya, karena dery sudah terlelap ke alam mimpi.
semoga kasus aisyah cepat terbongkar y readears๐๐
sampai di sini dulu y, dah ngantuk author nya๐๐
jangan lupa kasih dukungan buat author y,
like koment dan vote yang banyak
author tunggu๐๐
__ADS_1