
wahai bidadari surgaku, akan ku jaga engkau dengan seluruh jiwa ragaku, engkau nafasku, engkau cahaya yang selalu menerangiku, aku mencintaimu karna Allah (Tomy Wirawan)
"TIDAK, Tidak akan ku serahkan istriku, istriku sangat berharga, bahkan lebih berharga dibanding nyawaku sendiri. Akan ku bayar hutang bapak ku, sebutkan berapa jumlah nya,"ucap tomy sambil tangan nya mengepal, menahan emosinya.
"Aku tak yakin anda sanggup membayarnya saudara Tomy"dengan nada mengejek pria itu menjawab."Tapi baik lah akan ku katakan, hutang bapak anda tidak banyak cuma 200jt, tenang itu sudah termasuk bunganya" sambung pria itu
(hi 200jt cuman katanya reader, andai itu bukan uang tapi daun singkong, Tomy tak suruh metik di belakang rumah ku hehehe , selingan reader biar gak terlalu tegang๐๐)
Tomy terperangah begitu pula lutfi , tapi tiba tiba tomy menjawab, "Oke aku akan melunasi hutang bapakku, tapi kasih aku waktu" sambil menatap istrinya dengan tatapan sendu.
"Baiklah akan ku beri waktu, waktu anda hanya sampai besok sore, kalau besok sore anda tidak dapat melunasi maka sudah tentu anda harus rela melepas istri cantik anda itu" pria itu terkekeh puas, karena sudah pasti Tomy tidak bakal mampu.
"Apaa, kau tidak waras memberiku waktu cuma sehari, kau sengaja agar aku tidak sanggup dan menyerahkan istri ku, hah" Tomy semakin geram di buatnya.
"Ternyata anda orang yang cukup pintar untuk mengetahui maksudku, tapi mau bagaimana lagi, itu keputusanku dan aku tak akan merubahnya" pria itu tersenyum licik.
__ADS_1
" oke deal, besok sore jam 4 tepat, dan sebagai jaminannya aku akan membawa istri cantik anda" sambil melirik kearah Lutfi.
"Mas, aku tidak mau mas" cicit Lutfi
Tomy semakin gusar "licik kau, manusia apa kau ini. Tak punya hati , aku tak akan menyerahkan istriku"
(manusia jadi jadian Tom, hihi ๐ค)
"Aku memang tak punya hati , terus apa masalahnya, sebenarnya aku bukan orang yang suka memaksa tapi..."berhenti sambil melirik Lutfi "itu terserah padamu, kau mau ikut dengan ku atau tidak, itu tergantung keputusanmu"
"uhm, tadi aku bilang aku bukan orang yang suka memaksa tapi kalau jawaban mu seperti itu, aku harus mengambil tindakan", sambil mengeluarkan pistol dari jasnya, Lutfi bertambah gemetar. "karena kau tak mau ikut dengan ku, dengan terpaksa aku akan melukai sedikit kepala atau jantung suami tercintamu itu," dan menodongkan pistol tersebut ke kepala Tomy.
(ora maksa jare reader, yo pada bae sami mawon iku mah, ๐ฃ)
Lutfi setengah tidak percaya melihat pistol pria itu sudah mengarah ke kepala suaminya "jangan, jangan lakukan itu , aku mohon" kedua kaki nya seakan tak bertulang , ia bersimpuh di lantai dengan derai air mata. "aku akan ikut dengan mu, tapi jangan berani kau lukai suamiku" sambil terisak isak Lutfi menjawab. Mendengar itu Tomy tak kuasa menahan air matanya yang sedari tadi ia tahan, ikut bersimpuh di samping sang istri, sambil menatap wajah istri nya, seakan tak percaya dengan apa yang di dengarnya.
__ADS_1
"Bagus, wanita pintar, jadi aku tak perlu mengotori tanganku ini", sambil memasukkan pistolnya kembali. "oke saudara Tomy, istri mu aku jadikan jaminan, besok sore anda bawa uang nya maka akan ku kembalikan istrimu, tapi kalau anda tidak bawa anda sudah tau apa yang akan terjadi. Besok akan aku kasih tau dimana kau akan menjemput istrimu, semoga saja kau bisa menebusnya , oya tenang saja, selama istrimu aku bawa dia akan aman kau tak perlu khawatir, yang perlu anda khawatirkan bagaimana cara anda mendapat uang itu" tentunya dengan nada mengejek.
Akankah Tomy berhasil mendapatkan uang itu? tunggu y readers
vote
vote
vote
mana votenya
jangan lupa y readers vote like
kritik dan saran, yang membangun tentunya y readers
__ADS_1
terima kasih, matur nuwun