KARNA ALLAH

KARNA ALLAH
sembilan


__ADS_3

walau aku tidak mengenalmu, tapi aku tahu pasti kamu orang yang cantik dan tentu baik. Doa terbaik untuk mu Aisyah, aku yakin kamu sekarang berada di tempat yang sangat indah. (Lutfi khoirunnisa)


Azzam mengambil nampan berisi ransum dari perawat dan meletakkan di depan Lutfi.


"makanlah"


"tapi ceritanya.."tidak berani lutfi untuk melanjutkan kata katanya.


"Makan dulu dan habiskan, baru nanti akan kuceritakan " dengan terus memerhatikan wajah gadis di depannya yang dari tadi hanya menunduk "apa mau ku suapi" lanjutnya.


'sepertinya memang gadis ini punya tempat istimewa padahal bosku ini baru mengenalnya beberapa jam' batin dery sambil manggut-manggut.


'"Ti..,tidak, aku akan makan sendiri, terima kasih" tangannya mengambil sendok dan memakannya dengan lahab setelah terlebih dahulu berdoa. Bukan karena lapar tapi karena ingin cepat mendengar sebenar nya apa yang terjadi.


Azzam hanya tersenyum melihat lutfi dengan cepat menghabiskan makanannya.


"aku sudah selesai, mas" sambil meletakkan nampan di meja, berharap pria itu cepat bercerita.


Azzam pun mengangguk dan dery juga sudah siap mendengar kisah itu lagi "Baiklah , sebenarnya...."


flash back on


beberapa tahun yang lalu


seorang gadis belia berwajah cantik tengah bergelayut manja di lengan nya, Azzam yang jauh lebih tinggi darinya mengusap lembut rambut hitam gadis itu.


"bang"


"hem", Menatapnya dengan tatapan penuh kasih. "apa"


"dedek sudah punya pacar lho" ucap gadis itu dengan banggannya.


"masa, kasihan dong yang jadi pacar kamu, nendapat pacar yang jelek dan manja" godanya sambil tersenyum mengejek. sebenarnya terselip rasa khawatir di hatinya pasalnya gadis ini baru naik kelas 11, tapi sudah punya kekasih.


"ishh abang, beruntung dong orang yang dapat aku, aku kan cantik baik solehah hhh"


"baiklah lebih baik aku mengalah" sambil menahan sakit karena terkena cubitan dari tangan mungil gadis itu. " uhm siapaah pria tidak beruntung itu, eh salah , siapah pria beruntung itu dedek" tambahnya tentunya dengan menahan tawa.


"Tomy namanya bang, Tomy Wirawan, Dia tampan, baik, san sholeh tentunya.Dia teman sekelas adik.Abang kasih ijin kan dedek dengan nya?." menatap Azzam dengsn manja.

__ADS_1


" Apapun yang membuat adik abang bahagia abang akan dukung, tapi harus Aisyah ingat , kewajiban yang utama adalah belajar oke" tutur Azzam.


Ya, gadis itu Aisyah prayoga , adik Azzam prayoga satu-satunya yang begitu ia sayangi.


Aisyah adalah gadis cantik bertubuh mungil dan sangat ceria.


" Tapi kalau sampai dia menyakiti dan hanya mempermainkan mu, abang tidak akan tinggal diam, "


"Tidak akan abang, dia tidak akan menyakiti ku, dia baik dan sayang padaku"


"Baik lah, dedek kecilku yang ku sayang, ayo kita makan, abang mu yang sangat tampan seperti lee min ho ini sudah sangat kelaparan" ucao azzam sambil tertawa dan menarik tangan adiknya


"ishhh sejak kapan tahu lee min ho, abang suka darkor juga ya" ujar aisyah heran. dan hanya di jawab nya dengan tertawa. Aisyah pun memasang wajah sebal.


Hari , minggu, bulan dan tahun berlalu,kini aidyah sudah mau lulus, azzam selalu lihat wajah adik nya selalu ceria. tiba suatu sore ia heran kenapa adiknya kelihatan murung.


"Kamu baik baik saja dik, kenapa murung apa kamu sakit"


"Dedek gak papa bang paling cuma kecapekan, banyak tugas dari sekolah " aisyah berusaha tersenyum.


"apa pacarmu menyakitimu"


Aisyah terkejut dengan pertanyaan abang nya "tidak bang , dia baik dan sangat menyayangi Aisyah" menggeleng sambil tatapannya jauh entah kemana.


"Iya bang, dedek sayang abang", danmemeluk abang nya erat seperti akan berpisah saja.


▪▪▪▪


Keesokan harinya seperti biasa Azzam berangkat kuliah, setelah mengantarkan aisyah tentunya.


Baru sampai di kampus tiba-tiba ponselnya berbunyi, "halo, ya saya sendiri , apaa...."


wajah Azzam seketika pucat dia langsung mengambil motornya dan melajukannya


dengan cepat.


Ternyata Azzam menuju rumah sakit, ia di telfon seseorang menggunakan hape adiknya bahwa Aisyah di tabrak mobil. sesampainya di rumah sakit dia langsung menuju ugd.


Tak lama kemudian dokter keluar

__ADS_1


"keluaga Aisyah prayoga" azam mengangguk dengan khawatir


"maaf kami sudah berusaha semampu kami, tapi Allah berkehendak lain", seketi azzam langsung lemas, air matanya keluar.


"Anda siapanya pasien"


"Saya kakak nya" jawab azzam lirih.


"anda yang sabar, adik anda sudah tenang di sana. Mari ikut ke ruangan saya , ada yang ingin saya sampaikan, " ucap dokter itu sambil berjalan.


sesampainya di ruangan,


"Apakah mas Azzam tahu, kalau adik mas sedang mengandung", tanya dokter itu dengan hati-hati, karena ia tahu gadis yang kecelakaan itu masih pakai seragam sma.


"apa dok, hamil" Azzam terkejut tidak percaya dengan apa yang di ucap dokter itu. 'apa ini yang membuat Aisyah murung akhir-akhir ini' batin azzam yang madih syok.


flasback off


"Aiayah meninggal dalam keadaan hamil, dan sejak saat itu aku membenci pacarnya , Tomy Wirawan . dan aku bertekad akan membuat hidupnya merana." Azzam mengahiri ceritanya dan mengusap wajahnya dengan kasar.


Lutfi yang dari tadi mendengarnya seakan tak percaya "Apa mas sudah menyelidikinya terlebih dahulu," ucap lutfi


"Aku hanya tau teman Aisyah yang sering main ke rumah , namanya Mita, tapi saat aku mau bertanya dengan nya, ternyata dia dan keluarganya sudah pindah ke luar negeri"


"apa mas sudah tanya lamgsung mas Tomy" lutfi masih berharap azzam tidak menyalahkan Tomy, mantan suaminya yang masih sangat ia cintai.


"Tak perlu, untuk apa, Dia pacar Aisyah, sudah tentu ia yang menghamili adikku", lutfi hanya bisa menghela nafas panjang. Sedangkan dery masih memikirkan kata-kata lutfi 'ada benarnya gadis ini' batinnya sambil menatap lutfi.


Benarkah Tomy yang melakukannya readears?


maaf kemarin libur, soalnya debay author demam


ditunggu like koment dan


vote


vote


votenya ya

__ADS_1


biar author semakin semangat nulisnya


author tunggu😚😘


__ADS_2