
Di dalam masjid
Selesai sholat dhuha, Alisha berdo'a tidak lupa ia menyelipkan do'a untuk orang yang ia tabrak, selesai berdo'a ia pun mengaji
sebentar biar hatinya lebih tenang.
Alisha keluar dari masjid nenuju ruangan Tomy, baru mau masuk pintu sudah terbuka keluar Rindy dengan wajah yang sumringah.
" mbak dari mana , mas Tomy udah siuman mbak, ayo cepat masuk" belum Alisha menjawab tangan nya sudah di tarik oleh nya.
mendapati ruangan sepi Alisha bertanya" ibu kemana dek, bapak juga gak ada? "
"ibu bapak cari makan mbak, tadi pas mau pergi ke sini gak sempet , Ya Allah, tadi baru buka mata sebentar, sekarang dah tidur lagi, ckckck" Rindy memandang mas nya.
" Mungkin itu efek obat tidur dek" jawab Alisha Rindy pun menganguk-anggukkan kepalanya
terlihat pria tampan itu sedang terlelap, wajah nya sudah tidak terlalu pucat, tampak damai dan tenang.
Tiba - tiba " astagfirullah mbak, Rindy belum sholat dhuha, jam berapa sekarang ya?" sambil melihat jam yamg melingkar di tangan kirinya " alhamdulillah masih sempat, aku ke masjid dulu ya mbak , titip mas Tomy"
"iya dek" Alisha sambil menganggukkan kepalanya, rindy pun berlalu pergi.
Alisha mendekat ke arah Tomy " maafkan Alisha mas, karena aku mas harus di rawat, seandainya aku lebih berhati-hati, pasti sekarang mas sedang berjuang mencari orang yang kau cintai" matanya berkaca-kaca, air mata yang ia tahan akhirnya lolos juga. Ia terisak lirih " maafkan Alisha mas"
Ternyata pasien itu hanya memejamkan matanya saja, dari tadi ia mendengar semua nya, tapi Tomy memilih untuk tetep memejamkan mata, Ingin rasanya ia melihat orang yang sedang menangis di samping nya ' bagaimana dia tahu tentang aku dan Lutfi' batinya.
__ADS_1
Masih dengan mata terpejam ia meingat lagi, saat lutfi dibawa pria yang bernama Azzam itu, ia berjalan dan menyebrang dengan langkah gontai dan begitu lemas. karena fikirannya hanya pada lutfi ia pun tidak memperhatikan jalan. hingga ia tertabrak mobil, sebelum pingsan , ia sempat melihat perempuan muda, berhijab mendekatinya, dan akhirnya ia pun tak sadarkan diri.
▪▪▪
Di ruangan lain di rumah sakit yang sama.
" ini udah jam berapa dek , makanan yang di antar suster belum di sentuh, trus yang dibawa dery juga masih utuh, " Azzam mengagetkan lutfi yang tengah melamun.
" uhm, boleh gak mas tolong panggilin suster"
"ada apa, kenapa, apa ada yang sakit" dengan wajah cemas mendekat pada lutfi.
" tidak mas" sambil menggeleng
"lutfi mau minta tolong sama suster,"
Lutfi terdiam sejenak, agak ragu ia untuk mengatakannya " ehmm, tangan lutfi sedikit sakit mas, tadi dah coba buat lutfi gerakin tapi ,,," belum selesai ia bicara.
" kenapa gak bilang sama mas dari tadi sih dek, pasti sekarang dah laper banget kan, kalau cuma nyuapin adek mas juga bisa gak usah suster, kasihan susternya kecapekan" azzam ngomong ngalor ngidul gak jelas.
" lutfi gak enak sama mas"
azzam langsung mengambil ransum dan duduk di sebelah lutfi, " aaaaa,,,,"
lutfi pun membuka mulutnya, sebenarnya dia merasa gak enak, baru kali ini ada yang nyuapin , pria lage yang nyuapin, bahkan tomy pun belum pernah,.
__ADS_1
sampai makanan habis tak ada obrolan sama sekali, lutfi hanya menunduk, sedangkan azzam nyuapinnya sambil menyelam minum air, ia pun memandang gadis di depannya, entah kenapa jantung nya tidak beraturan.
" oke anak pintar, dah habis , sekarang tinggal minum" azzam seperti bapak yang sedang ngomong sama anak nya.
"makasih mas"
"kenapa makasih, mas yang harus nya minta maaf sama kamu karena mas yang bikin tangan kamu terluka, makanya mulai sekarang mas lah yang akan jadi tangan kamu" kini azzam menunduk menyesali perbuatannya.
giliran lutfi yang memandang pria di depannya, 'harusnya aku mrmbencinya, karena pria ini yamg memisahkan aku dan mas tomy, tapi kenapa aku gak bisa, malah aku merasa dia bukan lah orang jahat' batin lutfi.
▪▪▪
Dery yang tengah sangat-sangat sibuk , akibat perbuatan bos nya yang mendadak gak mau ngantor. 'kalau sampai dia gak ngantor lebih dari 2 hari, lihat aja, tak bikin dendeng dia' batin dery yang kesal, karena jujur dia sangat capek.
tiba-tiba ponselnya berbunyi, tertulis Daffa memanggil,
" ia bro gimana , apa ketemu rekaman cctv nya? oke sekarang lo dimana,;" masih telfonan
" oke gue kesana sekarang" dery langsung mengambil kunci mobil nya dan memacu ke tempat daffa . ' azzam ntar ajalah kasih tahunya'
******dah dulu readers besok up lagi
author tunggu like, koment, rate
dan vote vote vote
__ADS_1
yang banyak y😗😙****