
maafkan aku yang telah menyeretmu ke dalam masalah ku , andai saja kita berjumpa dalam keadaan yang berbeda, tentu kau akan menjadikan ku temanmu, bukan menjadi orang yang kau anggap merenggut kebahagiaan mu. Tapi aku akan mengembalikan kebahagian mu itu janjiku. (Azzam Prayoga)
Tomy ingin mendekat pada lutfi gadis yang kini telah berganti menjadi mantan istrinya itu, tapi dengan cepat Azzam langsung membopong lutfi yang sudah sangat pucat karena kehilangan banyak darah di tambah lagi perutnya belum terisi apapun dari kemarin sore. Lutfipun sudah tak dapat mengeluarkan suaranya karena terlalu lemas, padahal seandainya bisa ia ingin berjalan sendiri mengingat sekarang orang yang sedang membopongnya itu bukan lah muhrim nya. Tapi apalah dayanya .
Lutfi kini sudah di dalam mobil bersama azzam yang sedari tadi memegangi pundaknya. Tidak dapat di pungkiri kalau pria itu sebenarnya sangat khawatir tapi karna egonya dia terlihat seakan begitu cuek. Tanpa di suruh, sopirnya langsung melajukan mobilnya dengan cepat, seakan ia tahu apa yang ada di hati bosnya itu.
sedangkan di tempat tadi tinggal lah tomy seorang , yang masih terduduk lemas, seakan tak percaya dengan apa yang terjadi padanya, hidup nya serasa hancur impian impian yang ia rajut bersama lutfi harus sirna. Ia pun berdiri dan mengambil tas nya berjalan terseok seok menuju rumah. dengan perasaan yang tak menentu ia menyebrang jalan dan tiba tiba
BRuuuukkkk
Tomy merasakan tubuh nya melayang sesaat sebelum akhirnya terjatuh, ia masih bisa mendengar suara perempuan menjerit dan samar samar ia lihat seorang perempuan cantik berhijab keluar dari mobil dan menepuk nepuk pipinya hingga akhirnya ia tak sadarkan diri.
"mas mas , Ya Allah, Alisha, kau memang ceroboh" rutuknya pada dirinya sendiri.
Ia meminta bantuan orang yang kebetulan melintas untuk memasuk kan orang yamg ditabraknya. "Bertahanlah mas, Ya Allah selamatkanlah pria ini , hamba mohon" gumamnya lirih, tanpa ia sadari air matanya keluar tanpa ijin darinya. kini mobilnya ia lajukan ke rumah sakit.
__ADS_1
Di lain tempat di dalam mobil
Azzam sudah tidak setenang tadi wajah nya agak tegang pasalnya Lutfi kini sudah tak sadarkan diri "cepat sedikit Der", ucap Azzam pada sopir nya yang notabene adalah sahabat karibnya, Dery Hermansyah hanya mengangguk dan tetap fokus pada menyetirnya.
10 menit kemudian, Azzam sudah turun dari mobil membopong lutfi sambil berteriak teriak memanggil suster seperti orang kesetanan. Dery yang mengikuti nya dari belakang agak heran melihat kelakuan sahabatnya itu, tapi di dalam hatinya ia senang. Setelah sekian lama tak pernah ia melihat seorang Azzam prayoga mengkhawatirkan orang lain tapi kini ia begitu khawatir dengan gadis itu. 'Memang pesona gadis itu luar biasa' batin Dery .
Lurfi pun di tangani dokter yang terbaik karena azzam yang neminta kepada pihak rumah sakit dan berapa pun bayaran nya tak masalah baginya, Secara dia orang kaya (jadi kata anak muda jaman now , SULTAN MAH BEBAS😞) setelah sekitar 3jam, dokter yang menangani lutfi pun keluar, Azzam langsung menghampirinya. sebelum azzam bertanya dokter itu sudah berbicara dulu.
"Alhamdulillah operasi berjalan lancar, pasien masih belum sadarkan diri karena pengaruh obat bius, in sha Allah 1 sampai 2 jam an dia akan siuman, tak perlu ada yang dikhawatirkan karena keseluruhan keadaan pasien baik, permisi." Azzam mengangguk kan kepalanya, dokter itupun berlalu pergi. Nampak ada raut kebahagian di wajah azzam. padahal sedari tadi ia menyesali perbuatannya yang menembak lengan lutfi.
Lalu azzam duduk di sofa yang ada di sebelah lutfi berbaring (kok ada sofa? iya coz Azzam kan orang kaya jadi kamar lutfi di rawat y harus VVIP donk,) sambil menunggu lutfi sadar ia iseng memainkan hapenya yang tanpa sengaja memencet lagu yang lagi viral di youtube (ini reader sepenggal lirik nya😉)
kowe ra iso mlayu seko kesalahan
ajining diri ono ing lathi
__ADS_1
(lathi -Sara fajira)
seperti tertampar keras, Azzam terdiam mendengar lirik lagu itu (lha yo kok iso pas y hahaha), sambil melirik lutfi ia bertekad untuk menebus apa yang telah ia lakukan pada gadis itu, dan ia akan mengembalikan kebahagiaan tentunya dengan caranya sendiri, kalau untuk menyatukan dengan Tomy ia tidak akan sanggup. Entah sejak kapan tapi kini setiap ia melihat lutfi ada sesuatu yang hangat ia rasakan di dalam hatinya.
Sedangkan di luar ruangan Dery duduk seperti sedang memikirkan sesuatu "kalau memang gadis itu yang bisa menuntun Azzam kembali menjadi orang yang ramah dan ceria seperti dulu, aku akan berdiri di garda depan untuk mendukung nya" gumamnya
ingatannya kembali ke beberapa tahun yang lalu, dulu azzam orang yang sangat ceria, ramah dan tidak dingin seperti sekarang tapi setelah kematian adiknya dan ditambah dengan tunangan yang meninggalkannya ? Azzam mulai menutup diri dan berubah menjadi orang yang dingin.
bagaimana keadaan Tomy y readers? next ya
maaf kalau up nya agak lama, soalnya bisa nulisnya kalau debay nya udah bobok😉
oke author tunggu
like koment dan votenya ya 😙
__ADS_1