
Seperti kata sebuah pepatah tak kan lari jodoh di kejar,merengkuh asa yang pasti dan semangat yang tanpa henti.
Ku berdiam diri tanpa menghubungi pak bima.selain aku ingin fokus.merawat anak ku terlebih dahulu,praja dan rudi sudah mendapatkan pekerjaan yang baru mereka sudah jarang berada di rumah.
Pak bima selalu chat aku tiap hari, tapi aku masih membalas nya dengan samar tanpa niat untuk serius.semua itu aku lakukan agar kami agak merengang.tapi rasa yang ada di dalam hati ini meronta,aku memang masih sayang dia.tapi kami terpisah jarak dan waktu.
"hari minggu kelabu bagiku bi"kataku pada bibi.yang sedang menyiram tanaman.ya pergi saja jalan-jalan ana."sahut bibi.ah,tidak bi,tidak mau keluar aku sedang malas.balas ku.ya sudah ana,sebaiknya kamu jangan pasrah dengan hubungan mu itu,pak bima pantas di perjuangkan.tambah bibi menegaskan padaku,iy bi"aku sudah menaruh hati pada nya,tapi aku terhalang restu ibu nya.jawabku"apa perlu bibi yang bicara pada ibunya"tegas bibi pada ku.emmmm,tidak usah bi,sebaiknya kita backstreet saja dulu!jawab ku.
__ADS_1
Semua terasa gampang di ucapan ku,tapi semua itu pasti sulit.sosok bu heni terbayang dalam benak ku.muka nya benar-benar masam tak ada senyum.andai saja dia bertemu dengan nia,pasti jadi heboh nantinya.
segelas teh hangat buat nia"ini teh buatan mama untuk nia."apa nia mau bermain dengan mama hari ini.ajak ku pada nia"tentu ma,nia senang deh,mama bisa libur kerja seharian kita bisa bersama-sama.
Nia adalah separuh jiwa ku yang selalu menghiburku.semua akan baik-baik saja selama kita selalu bersama,walaupun masih banyak yang gak respect sama kita berdua,aku sudah tidak peduli lagi.
Sudahlah ini hari paling santai karena aku bisa menghabiskan waktu bersama anak ku.ini handphone ku penuh dengan chat pak bima."sudah ku baca semua nya satu per satu,pak bima,saya bukan tidak mau membalas semua chat bapak,tapi saya yakin jika kita berjodoh pasti kita akan bertemu."pak bima membalas lagi"ana maafkan atas sikap ibunda ku kepada mu,aku janji akan bejuang untuk kita berdua.kita tunggu waktu yang tepat untuk bicara kembali pada ibu ku."jelas pak bima.dan aku percaya rasa cinta yang begitu besar pasti akan mengalahkan segalanya.bahkan kerasnya batu sekalipun.
__ADS_1
Ucapan pak bima akan selalu aku ingat,kita pasti bisa yakinkan bu heni.bahwa segala yang kita punya saat ini hanya titipam semata.tidak peduli berakhir seperti apa?aku dan pak bima menikah atau tidak?hanya takdir yang bisa menentukan arah hidup ini.
Ada tamu yang mengetuk pintu rumahku"permisi,tok...tok....tok...."iya sebentar.ku buka pintu ternyata eva yang datang ke rumah."oh eva,silahkan masuk.eva datang ke rumahku karena dia memberiku undangan pernikahan nya."yah.eva akan menikah minggu depan.dan eva bertanya padaku soal pak bima,"eh ana,bagaimana kabar hubungan mu sama pak bima"eva ajukan pertanyaan itu sehingga aku harus bicara semua nya karena eva sahabatku
Aku dan pak bima terpaksa masih backstreet ev,bisik ku pada eva.aku tau ini tantangan bagi kami berdua,tapi kita berdua belum dapat restu dari ibunda pak bima."jawabku pelan.oh iya ana,g apa lah....walaupun kamu dan pak bima masih ngambang gitu...tapi semoga saja kalian berdua bisa nyusul nika kayak aku"sahut eva menggoda ku dengan candaan nya.
Eva memberi ku dukungan dan semangat,cinta itu adalah antara mimpi dan kenyataan,bisa saja kita bermimpi bertemu jodoh pangeran kaya raya yang menikah dengan rakyat jelata yang miskin bagaikan di negeri dongeng saja."gumam ku dalam hati.
__ADS_1