
setiap orang bisa mengungkapkan rasa cinta dan kasih sayangnya.dengan caranya sendiri kita bisa memberi perhatian ataupun kata-kata puitis.
semua masalah yang ada dalam hidup ini menjadi pembelajaran berharga dalam kisah hidup ini.entah apa aku sanggup melaluinya atau tidak".
Setiap hari hanya lewat handphone pak bima selalu curhat tentang hidupnya.membalas chat nya tiap hari membuat aku selalu cocok dengan nya.perkataan yang santun dan dia adalah pria baik yang baru aku kenal.
"nia,hari ini mama ingin mengajak nia pergu jalan-jalan ke mall.karena mama dapat bonus yang banyak sebagai hadiah,nia bisa beli apa saja yang nia mau.ajak ku pada.nia"
Iya mama nia ingin beli mainan baru dan makan ayam goreng di mall,nia bahagia sekali mama bisa ajak aku jalan-jalan."balas nia bahagia.
Di mall kami bermain di time zone.nia sangat menikmati semua kebersamaan kami tidak pernah ku lihat raut wajah nia yang bahagia padahal anak manis ku sedang melawan penyakitnya.
"nia,pesan makanan apa?mama mau nia makan yang enak-enak hari ini.tanyaku"iya ma,aku mau makan ayam dan burger.nia sangat lahap makan di mall.aku berpikir apa bisa aku mendapatkan papa baru untuk nia dan apa bisa aku mendapatkan sosok papa yang bisa menerima nia merawat nia juga"gumam ku dalam hati.
__ADS_1
Tiba-tiba sesuatu terjadi.keluar darah dari hidung nia seperti mimisan tapi anak ku tidak panas."mama,ada darah di hidungku.kata nia takut dan gemetar.oh kenapa ini nia?ayo mama gendong nia agar kita bisa.cepat keluar dan pergi ke rumah sakit segera.
Dengan tergesa-gesa aku setir mobil dengan kecepatan tinggi.oh tuhan,apa lagi ini?apa nia akan baik-baik saja.aku bingung dan merasa jantung ini berpacu dengan cepat.
"suster tolong segara bawa anak saya ke UGD anak saya mimisan.pintaku pada suster di rumah sakit".sedang dalam pemeriksaan dokter aku telepon bibi dan rudi di rumah."hallo bibi,nia tiba-tiba mimisan dan sekarang dalam pemeriksaan dokter aku mohon bibi dan rudi segera ke sini."iya nak,bibi akan segera kesana tenang ya!jangan takut."jawab bibi padaku.
apa aku bisa menerima semua takdir yang rumit ini saat aku jadi ibu sekaligus ayah untuk anak ku,hanya doa yang bisa aku panjatkan saat ini.semua sudah aku lakukan agar nia bisa sembuh dan ceria selalu.
Bibi sudah tiba di rumah sakit bersama rudi."kak ana,bagaimana bisa terjadi apa nia baik-baik saja".tanya rudi yang ada di sampingku berusaha menenangkan hati ku.yah sudahlah aku pasrah saja pada tuhan yang pasti selalu berdoa yang terbaik.jawabku lemah.
Yah,tubuh ini seperti lunglai tak ada daya.apa yang bisa aku perbuat bagiku kehilangan orang tua ku sudah cukup membuat aku sedih batin dan pikiran ku,sekarang aku tidak mau kehilangan anak ku."aku sudah cukup menderita selama ini tak ada kisah bahagia dalam hidup ku yang bisa aku ingat.
Aku masuk ke kamar perawatan."sambil ku usap air mata ku yang terus menetes tanpa henti nya."nia sayang,apa yang nia rasakan saat ini?apa nia masih merasakan sakit?tanyaku lirih."mama jangan nangis ya!nia ga apa-apa.baik-baik saja jangan sedih."sahut nia.
__ADS_1
Bibi dan rudi semalaman menunggu di kamar perawatan bersamaku.aku masih bertahan sampai saat ini karena ada bibi dan rudi di sampingku.rasa sedih ini bisa berkurang karena dukungan mereka.sekarang aku benar-benar tau betapa besar jasa seorang ibu yang tak bisa di balas dengan intan permata sekalipun.bahkan doanya bisa sampai ke langit ke tujuh.
sepi dan sunyi rumah sakit ini membuat aku takut dan tak mampu merajut kesedihan yang merundung hidup ku.
Ana kenapa diam saja tanya bibi padaku"bibi adalah orang tua mu saat ini.jangan pernah merasa.sendirian cerita saja segala keluh kesah mu pada bibi."sambil mengusap air mataku bibi yang selalu baik padaku.
Aku mengenal pria bi,dia sangat baik padaku.aku tidak bertemu dia lagi setelah pulang tugas kantor,dia selalu menghubungi ku di telepon.tegasku"aku ini janda bi,aku hanya memikirkan nia saja."tugkas ku.
Ana kamu harus memikirkan dirimu juga,kamu boleh memikirkan nia dan juga kami semua,tapi coba lihat dirimu sendiri!kamu tak seperti dulu.kamu sudah kehilangan semangat hidup sejak kehilangan ayah dan ibu mu.jelas bibi."
Cintailah dirimu juga,masa depan mu juga harus terus maju dan nia masih butuh sosok ayah yang baik jika memang kamu di pertemukan oleh jodoh terbaik.jelas bibi padaku".
betapa linglung aku saat ini,pria yang jauh di sana memberi aku semangat untuk bangkit dari keterpurukan yang mungkin memang takdir tuhan menentukan nasib seseorang.
__ADS_1
Akan aku jalani semua prosesnya,jika memang masih di beri kesempatan berumah tangga kembali.aku hanya ingin nia punya papa yang benar-benar tulus menyanyangi nya.dan bertanggung jawab atas masa depan nya nanti sampai ia dewasa.
Be not impossible in your life prinsip dalam hidup ini akan terus ku pegang teguh sampai kapan pun.