Kasih Ibu Sepanjang Masa

Kasih Ibu Sepanjang Masa
mulai rapuh


__ADS_3

saat yang aku takutkan terjadi,aku harus melihat rambut nia yang panjang sekarang mulai rontok.proses kemoterapi membuat tubuh anak ku seperti rapuh,mulut nya kering dan rambut nya rontok.


"dokter,apa anak ku akan bisa seperti dulu lagi?aku pergi menemui dokter dan bertanya semua yang terjadi pada tubuh nia."dokter pun menjawab dengan berat hati"bu ana,sakit kanker memang tipis sekali untuk bisa sembuh total,tapi ibu harus sabar ya!meskipun rambut nya rontok atau mulutnya kering dan tubuhnya juga kurus tak segar seperti dulu lagi."berkali-kali aku ingat ucapan dokter padaku."


Nia menghampiri ku dan melihat wajahnya di kaca kecil punyaku."mama,nia sekarang jadi jelek ya! Sambil menyeka air mata nya nia menangis sesegukan."nia sayang,bagi mama,nia tetap anak mama yang cantik"jawabku.nanti kalau nia sembuh ,pasti rambut nia bisa tumbuh lagi.aku selalu berusaha menenangkan hati nia,mulai rapuh rasanya nia seperti tak ada semangat.


Bibi dan praja juga memberi semangat mereka semua sayang sama nia"pungkas ku.ini sudah kemo yang ke 5 kali buat nia,dokter bilang masih belum ada perkembangan apapun.malah berat badan nia semakin turun.

__ADS_1


di rumah nia memintaku untuk beli bakso,tapi aku menolaknya.karena nia pantang untuk makan bakso".kasihan kamu nak,masih kecil sudah tidak bisa menikmati makanan yang enak di luar sana."aku tahan rasa ingin nya walaupun dalam hatiku masih mau memberi dia makanan yang enak -enak.


Tok....tok....rudi sudah sampai di rumah,kebetulan dia membeli gado-gado dan somay."rudi bertanya pada nia,nia suka apa tidak makan somay??nia mengganguk kan kepala mengiyakan.baiklah kalo mau makan saja yang banyak ya!aku rasa makan itu juga gak boleh untuk nia.tapi kasihan sekali kalau semua aku larang terus,sekali kali tak apalah.


Sepertinya sudah satu tahun ini nia gak pernah jajan di luar,apalagi badan nya yang tidak stabil terpaksa kami sekeluarga hanya di rumah saja.takut terjadi sesuatu yang buruk terjadi pada nia.


Bibir ini rasa nya keluh tak mampu berkata apapun,saat ada telpon lagi dari ibu heni"ana,apa kabar?tanya bu heni padaku."saya baik bu!ana,sekarang bima sedang ada urusan di luar negeri,mungkin dia tiga hari atau lebih di sana.semoga saja bima bisa lupa padamu."kenapa bu heni berkata seperti itu?selama ini saya sudah diam bu,dan selalu menerima semua perlakuan ibu pada saya,ibu juga sinis terhadap saya."dengan nada tegas aku ungkapkan semua rasa kesal ku terhadapnya.

__ADS_1


Oh....berani sekali kamu ana,saya memang sebenarnya melarang bima menemui kamu.tapi bima selalu berkata bahwa kamu adalah wanita yang istimewa!saya mau jawab apa?dia anak saya.dan saya hanya menghormati bima saja"sahut bu heni."saya tau bu saya hanya janda,saya sadar akan hal itu,tapi saya juga sayang pada pak bima,bukan karena harta atau apapun itu.tapi karena pak bima baik dan bisa mengayomi keluarga,dan saya yakin dia bisa jadi papah yang baik juga untuk anak saya."tegasku.


"sudahlah ana,saya tak mau berdebat.saya hanya menyampaikan saja pesan bima padamu!nanti setelah pulang dari luar negeri dia akan melamarmu.tapi jangan merasa bangga dan senang dulu,karena sudah saya bilang.saya hanya menghormati keputusan putra saya,dan bukan berarti saya menerima kamu sebagai manantu saya."bu heni menutup telpon nya.


Dan aku memikirkan ucapan nya yang menusuk hatiku,apa aku bisa.bahagia di atas kebencian nya pada ku,apa aku mampu melihat dia berpura-pura baik di depan pak bima saja.oh,ana semua yang ada di depan mata adalah sandiwara,seperti aku ini harus makan buah simalakama.


Seperti rapuh rasanya ingin aku teriak sekencang-kencangnya.agar semua orang tau,agar dunia ini mendengar kan tangis ku.ini benar-benar cinta gila

__ADS_1


__ADS_2