Kasih Ibu Sepanjang Masa

Kasih Ibu Sepanjang Masa
di tinggalkan


__ADS_3

Sudah tida hari kami sekeluarga beradandi rumah sakit ini,kami semua galau karena nia masih dalam keadaan koma.


"bibi,sudah sekian hari kita di sini kenapa nia belum sadar."aku ini sudah lelah dengan nasib ku bi"sudah capek dengan permainan dunia ini,yang seakan tidak adil bagiku.


"sabar ini minumlah,sebotol minuan di sodorkan padaku"terima kasih bi".ini bukan masalah yang mudah,aku selalu di tempatkan pada hal yang tak pernah ku duga"ku teguk minuman ini,terasa segar di kerongkongan tenggorokan ku."sebenarnya nikmat mana langanlayang aku terima bi??tolonh jawab aku bi!!.


"Ana...ingat....jangan putus asa seperti ini,bibi jadi sedih melihat keadaan mu!.semua nya sangat menyayangi nia,kami semua juga berharap nia sembuh.tapi serahka semua nya pada Tuhan,yang pasti tau apa yang terbaik buat kita semua.


Nada suara bibi bergetar"membuat aku terenyuh"apa aku mampu menerima keadaan ini,jika nanti aku harus kehilangan nia,separuh dari jiwaku.dia adalah nyawa ku.


dokter dan perawat masuk ke ruang nia di rawat mereka semua panik"ada apa ini??dokter kenapa dengan anak ku"dokter jawab aku..!aku teriak tidak karuan,dokter belum menjawab pertanyaan ku.bu ana!tenangkan hati ibu,kita akan lakukan yang terbaik untuk putri ibu.saya harap ibu bisa tenang".dokter meyakinkan hatiku.


Ku mohon....aku benar-benar gila saat ini,pikiran ku melayang tidak tau harus berbuat apa?banyak orang yang menatapku di ruangan ini,aku sudah tak peduli lagi.aku hanya lihat wajah anak ku.yang tak bisa bergerak,tak bisa berkata apapun padaku.kenapa nia???kenapa nia tega sama mama...air mata ini terus menetes tanpa henti!aku ini sudah jadi ibu yang gagal buat nia."

__ADS_1


praja dan rudi sudah tiba di rumah sakit.mereka semua juga menatap nia yang sudah pucat membiru,tak ada kehidupan yang terlihat di wajah nya.


"mohon maaf ibu,kami semua tim medis sudah berusaha semampu kami,tapi takdir berkata lain"nyawa nia sudah tidak tertolong lagi,nia sudah berjuang melawan sakitnya sampai sejauh ini,semoga ibu dan keluarga di beri ketabahan dan keikhlasan.


"aku langsung berteriak....menangis merangkul tubuh mungil putriku....nia.....nia..kenapa nia meninggalkan mama....kenapa sayang!!."kak,ana tenanglah!praja langsung memeluk tubuhku yang terkulai lemas seperti tak bernyawa.


Tuhan kenapa kau cabut nyawa anak ku,kenapa dia masih kecil?dia belum merasakan kebahagiaan.kenapa tidak aku saja yang menggantikan posisi nia.


"kak ana,kami semua sudah mengurus kepulangan nia.kakak yang tabah ya!sahut praja.aku benar sudah gagal praja"aku ibu yang tak bisa di andalkan."kak ana,jangan menyalahkan diri sendiri!selama ini kakak sudah berusaha,mungkin Tuhan lebih sayanh nia.kita tidak boleh berprasangka buruk pada ketentuan Tuhan.praja"kamu tau saat ini aku tidak bisa berpikir apapun sudah mati rasanya."kak ana,ayo kita pulang".tetap.kuat ya!praja selalu menguatkan aku.aku tetap lemas tak mampu berjalan,sampai aku di rampah rudi keluar dari rumah sakit.


Bapak,ibu semua terima kasih sudah takziah ke rumah kami,semoga nia di dekat kan pada syurga.besok pagi jenazah nia akan di makamkan di pemakaman keluarga,kami sekeluarga berharap,bapak dan ibu sekalian bisa hadir."pak ustad,memberi tau pada semua pelayat yang hadir ke rumah


"semua persiapan pemakaman sudah di persiap kan besok pagi kita semua akan ke pemakaman."kakak tidak memberi kabar pada pak bima"tanya praja padaku."aku belum.beri kabar,aku tak mampu bicara sekarang".ya sudah kak,aku saja yang telpon pak bima,kata praja menyahuti."

__ADS_1


"hallo pak bima"ini aku praja.aku hanya ingin memberi kabar bahwa nia meninggal dunia tadi malam"pak bima kaget."apa??kenapa baru memberi tahu ku sekarang!bagaimana saya bisa cepat datang ke pemakaman,perjalanan saya bisa sampai 2 jam lebih."pak bima tenang saja,kami akan menunggu pak bima sampai ke sini.


Semua orang banyak sekali yang datang ke rumah ku."nia pergi tanpa berkata sesuatu di saat terakhirnya.dia pergi tanpa satu permintaan apapun,aku hanya bisa membisu.


tiba saatnya jenazah nia di kebumkan, detik-detik itu aku langsung pingsan dan tak sadarkan diri.bahkan aku tidak tau bagaimana proses pemakaman ini berakhir.yang aku tau aku sudah di dalam kamar dan ada pak bima di sampingku.


Ana..syukurlah kamu sudah sadar!ee....mmmm....pak bima!! Aku sudah di tinggalkan nia pak.aku langsung menangis di pelukan pak bima."iy sabar ya,kita sabar dulu.pasti nia sudah bahagia di sana kalau kamu bisa ikhlas."pak bima sekarang aku harus bagaimana??tanya ana."yah kita manusia biasa yang hanya menjalani peran di dunia ini.percayalah ana,suatu saat nanti kita juga pasti akan meninggalkan dunia yang fana ini.


Pak bima,aku mohon jangan pernah menjauh dari saya,saya sudah tak punya tenaga untuk berpikir lagi dan saya butuh sandaran bahu yang kuat seperti pak bima."iya ana,sudah....tenang ya!....


Sepenggal asa yang aku lalui dan aku perjuangkan selama ini sudah pada puncaknya,apa ini adalah teguran buat ku.


Pak bima berjanji akan selalu menjagaku,melindungi ku dan dia berkata dalam waktu yang dekat akan menikahi ku.agar dia bisa selalu menguatkan aku saat aku mulai rapuh

__ADS_1


Bibi sudah tau niat baik pak bima semua keluarga juga sudah setuju,meskipun aku belum tau pasti ibunda pak bima bisa menerimaku atau tidak.


bu heni tiba- tiba menelepon ku"ana saya turut berduka cita ya! Saya tidak bisa ikut bima ke rumahmu pada waktu itu,karena saya kurang sehat"kamu harus sabar ya! Mengenai bima yang akan segera melangsungkan pernikahan.


__ADS_2