Kasih Ibu Sepanjang Masa

Kasih Ibu Sepanjang Masa
lumpuh


__ADS_3

Di ruang kerjaku sudah menumpuk berkas laporan."aku ekstra lebih keras lagi dalam bekerja."ana kamu harus bekerja tepat waktu,"baik pak! Maaf ya saya sering tidak masuk kerja dan saya berterima kasih pada bapak,karena tugas kantor boleh di kerjakan di rumah."sesibuk apapun aku adalah ibu yang merawat anak,aku harus profesional."


Selang beberapa jam ku lihat ke arah jam dinding".tak terasa sudah sore,aku harus segera pulang.ku sapa rekan kerjaku dan kami saling berpamitan.


Sesampainya di rumah,aku takjub sekali ku berjalan ragu"kenapa pintu rumah ku terbuka?kenapa bibi menangis?suaranya terdengar sampai pintu luar!.segera aku berlari masuk ke dalam rumah."apa yang terjadi bibi?kenapa bibi menangis?.ana cepat susul rudi dan praja di ke rumah sakit! nia tadi pingsan"dengan kagetnya aku langsung berlari dan tancap gas mobilku ke rumah sakit.


Kenapa ini?kenapa dari tadi aku tidak menerima telpon dari rumah atau kabar apapun,pasti seluruh keluarga bingung dengan kondisi nia.


"suster saya mamanya pasien atas nama nia atmaja"aku langsung di tunjuk kan kamar nia di rawat."rud....praja....kenapa kalian tidak menghubungi ku".tanyaku pada mereka yang duduk di ruang runggu."maaf kak....kami panik...kami hanya berpikir segera ke rumah sakit..."sahut rudi.baiklah aku ngerti...."aku juga panik selama dokter memeriksa keadaan nia.


Mondar -mandir aku tidak karuan,"kak ana,kita semua harus berdoa,cuma doa yang bisa kita lakukan.iya"aku setiap hari berdoa berusaha,tak kenal siang malam aku korbankan semua nya.mungkin ini sudah titik penghabisan"sahutku gundah.


pintu di buka dokter pun keluar"wajah dokter terlihat gugup".keluarga ibu ana,saya akan menyampaikan kabar buruk ini pada ibu dan keluarga".bahwa nia anak ibu mengalami kelumpuhan,sel kanker sudah menjalar ke pembuluh darah dan sum sum tulang,dan kemungkinan terburuk,nia bisa hanya berada di atas kursi roda seumur hidupnya."dokter meninggalkan kami dan kami hanya terpaku tersungkur tak berdaya.

__ADS_1


Kenapa ini sekali lagi terjadi pada nia.gadis.kecil belahan jiwaku ,apa dia bisa bertahan dan menerima segala takdir yang pedih ini!.


Sayang"nia sudah bangun?mama dari tadi di luar menunggu hasil pemeriksaan dokter"mama,kenapa kaki nia gak bisa bergerak?tanya nia padaku.sambil menangis nia pasti sudah tau dengan kondisinya sekarang.


Mama tolonglah nia ma....."nia gak sanggup kalau terus menyusahkan mama."sesegukan nia yang terus merangkul aku."tidak sayang....sampai kapanpun nia tidak akan jadi beba buat mama,nia sangat berarti dalam hidup mama,kasih sayang mama kepada nia sepanjang masa,selama mama masih bernafas nak...."


Semua seperti petir yang menyambar tiba-tiba,aku tak mampu menghindari nya mungkin ini garis hidupku,nia harus belajar berjalan dengan kursi roda.dan hari-harinya tidak bisa dia lakukan sendirian.


Aku coba hubungi pak bima"saat ini aku butuh dia.aku ingin bicara semua nya,dia pasti bisa mendengar semua duka ku.


Iya ana,sabar ya! Aku akan kesana setelah pulang nanti.aku akan membantu mu percayalah,pasti semua akan baik saja."jawab pak bima.


Kami akan pikirkan semua kedepan nya seperti apa?nia sayang percayalah tuhan sangat baik pada kita,karena setiap ujian dalam hidup ini pasti ada bonus kebahagiaan.

__ADS_1


Mungkin lebih besar nikmat yang di berikan tuhan pada kita semua,ketika kita mengeluh dengan keadaan.tak ada yang sempurna dalam hidup ini,selama.masih di beri kekuatan dan ketabahan pasti bisa menghadapi nya dengan tulus ikhlas.


Kini hari-hari nia akan berbeda,dia tidak bisa.berjalan dan berlari lincah,tapi nia masih punya mama,akan selalu jadi tumpuan dalam hidup nia.


Di ujung jalan ada penjual bakso".nia melihat dari dalam mobil dan memintaku turun untuk membeli bakso itu".mama boleh tidak nia beli bakso??nia pingin satu saja setelah itu nia gak akan minta lagi"pinta nia akan nia kabulkan semua.


Pak tolong bungkuskan bakso satu bungkus saja"kata ku pada bapak penjual bakso.baik bu....ini baksonya tanpa sambal dan tanpa saos kecap.terima kasih pak....


"nia makan satu biji saja ya! Soalnya gak boleh banyak-banyak.sebenarnya ini pantangan untuk nia,tapi nia boleh makan satu biji.mama akan kasih apapun yang nia mau."sayang nya mama.


Praja dan rudi tau kenapa aku mengiyakan semua permintaan nia.sebab kami semua ingin nia selalu bahagia,tak mau aku melewatkan semua keinginan nia,di saat seperti ini masih saja nia bisa mengurai senyum di wajahnya.


Meskipun kurus dan sudah botak bagiku nia tetap cantik,dalam keadaan apapun dan sampai kapan pun nia tetap jadi penyemangatku dalam menjalani hidup ini

__ADS_1


Sakit adalah salah satu penggugur dosa"percaya bahwa tuhan tau seberapa kemampuan umatnya......


__ADS_2