Kasih Ibu Sepanjang Masa

Kasih Ibu Sepanjang Masa
pelaminan


__ADS_3

tiba saat nya persiapan pernikahan ku,aku dan pak bima tidak menggelar pesta yang mewah.kami hanya mengundang kerabat dekat saja.


Dekor dan hiasan bunga menghiasi rumah ku ,dinding yang penuh hiasan warna warni,menambah kesan yang amat indah.


Di kamar ku aku di dandani oleh MUA yang terkenal.semoga hasil riasan nya sempurna."bibi menghampiri ku yanh sedang bersiap dan di rias."ana bibi,bahagia sekali akhirnya ana menikah"berkali-kali bibi usap kepala ku".bibi akan sangat sedih karena ana akan tinggal di rumah mertua".bibi juga masih kepikiran soal bu heni,yang sikapnya ketus terhadap ana."sambil ku peluk bibi,aku yakin bi....suatu saat nanti bu heni bisa berubah,aku sebenarnya juga ragu bi,menerima pinangan pak bima,aku trauma akan gagal untuk kedua kalinya."ini bukan masalah mudah buat aku bi....!tapi setiap doa yang aku panjatkan aku selalu meminta pendamping hidup yang baik,bertanggung jawab.dan menerima aku apa ada nya.


"bibi akan selalu dukung ana yah!ini adalah rumah ana,bibi hanya menjaga rumah ana.kapanpun ana jika ana pulang! Bibi pasti akan bahagia menunggu kedatangan ana."ingat pesan bibi ya! Meskipun bu heni ketus atau sinis pada mu,jangan pernah membantah beliau,karena bima adalah suami yang sempurna.pasti kalian berdua bisa melewati semua masa nya.


"aku mengamini semua doa keluarga ku."sekarang nia sudah bahagia di sana,pasti nia juga menyaksikan semua moment bahagia ini.meskipun kita berbeda dunia.di dalam hatiku akan abadi cinta ku pada putri kecil ku yang manis.semoga kelak kita di pertemukan kembali.

__ADS_1


Semua orang sudah berkumpul,akan menjadi saksi janji pernikahan kami berdua.mas bima dan ibu sudah datang ke kediaman ku.banyak hantaran yang mereka bawa aku tak menyangka,bisa jadi pengantin yang sempurna.meskipun ini pernikahan ke dua bagiku dan yang pertama untuk mas bima.


Pak penghulu mempersiapkan kami untuk duduk bersandingan.dan membaca doa sebelum akad nikah di mulai,kami semua dan seluruh keluarga yang hadir berdoa dengan hikmat.


saat yang mendebarkan,saat pembacaan ikrar ijab qobul sudah si mulai."pak penghulu menyalami tangan mas bima,mas bima yang tampak tegang dan raut muka bu heni yang masih masam tanpa senyuman,tak mampu aku memandang dan hanya tertunduk saja."


"saya nikahkan dan saya kawinkan kamu bima atmaja saputra binti atmaja,dengan ana prasetya binti prayoga.dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang tunai satu juta rupiah di bayar tunai"mas bima pun menjawab dan semua saksi berucap sah....sah....,alhamdulilah....pernikahan kami sudah sah secara negara dan agama.semoga kita bisa jadi keluarga yang bahagia,sakinah mawaddah warahmah.


kamipun makan bersama -sama dan para tamu undangan menikmati hidangan di pernikahan kami.meskipun sederhana aku sudah merasa bersyukur hingga detik ini masih bisa merasakan kebahagiaan yang dulu tertuda.kini sudah di tukar dengan senyuman.

__ADS_1


"ana,besok kita langsung pulang ke desa.ana ikut dengan aku dan ibu.karena semua pekerjaan ku ada di sana.nanti kalau aki ada libur kerja kita bisa berkunjung ke sin.menengok bibi".bagaimana ana setuju kan??tanya mas bima padaku."iya mas,semua keputusan ada di mas bima,karena mas bima adalah suami ku dan saya ikut saja."baiklah ana hari sudah malam kita istirahat saja besok pagi kita akan berangkat ke rumah ku,terimah kasih sudah hadir dalam hidupku"sahut mas bima padaku.penuh dengan kebahagiaan mas bima berjanji akan menjaga ku melindungiku.


keesokan harinya"bibi,pagi benar sudah menyiapkan sarapan untuk kami semua."bibi maafkan ana ya!ana tidak membantu bibi memasak".sambil menata makanan di meja makan aku bicara pada bibiku."oh tak apa ana,bibi senang sekali bisa masak buat ana dan bima semoga nak bima suka dengan masakan bibi."hmmmm....aroma masakan bibi sedap sekali sahut mas bima."mas bima memang mudah akrab dengan keluargaku."mari bu heni silahkan makan bersama kami."kami semua sangat bersemangat sarapan bersama.


Bu heni bagaimana tidurnya semalam?semoga bu heni nyaman ya! Tanya bibi pada bu heni".ya lumayan bi,tapi sebentar lagi kita semua sudah balik pulang,karena saya dan bima orang sibuk jadi tak bisa berlama-lama di sini.dan saya harap ana bisa beradaptasi dengan kaluarga kami.karena kami keluarga sibuk."bu heni nada bicaranya menggebu,langsung mas bima merespon"ibu jangan berlebihan ya! Kita memang sibuk,tapi sesibuk apapun saya akan jadi suami yang bisa mambagi waktu dengan keluarga.ada waktunya berkumpul bersama keluarga.


Bu heni benar-benar masih sinis padaku,bahkan di depan keluargaku beliau tak peduli.tak mampu aku berkata apapun,apakah ini awal konflik perbedaan yang rumit.apa aku mampu jadi menantu yang baik buat bu heni.


Tuhan rencana Mu memang penuh dengan misteri.tapi aku yakin semua nya akan baik-baik saja.aku yakin pasti bisa merubah sikao cuek bu heni jadi mertua yang baik pada menantunya.entahlah.....!!!

__ADS_1


Baiklah bi,rudi,praja kami semua pamit dulu.nanti kalau bima libur kerja,kami akan menengok bibi.semoga bibi sekeluarga selalu sehat yah! mas bima dan aku berpamitan dan menyalami semua keluarga dan kami pun masuk ke dalam mobil


Dari kejauhan aku pandangi keluarga ku yang berdiri di depan pagar.seolah ini adalah perpisahan kami semua,tapi aku harus ikut bersama suami ku,imam ku.ini akan jadi babak baru dalam hidupku.


__ADS_2