Kasih Ibu Sepanjang Masa

Kasih Ibu Sepanjang Masa
jahat sekali


__ADS_3

sudah satu minggu aku jadi menantu di keluarga ini,setiap hari aku bangun pagi untuk memasak dan membersihkan rumah."pagi ini mas bima ada di rumah,karena dia libur kerja.mas bima berencana akan mengajak ku keliling kebun.


Ana makanan ini kita bawa saja ke kebun untuk bekal,sepertinya makan di kebun lebih enak.udaranya juga sejuk"kata mas bima".aku mulai ambil tempat makan untuk bekal ke kebun."tiba-tiba bu heni menghampiriku,ana besok ada acara arisan di rumah ini.teman-teman ibu akan berkumpul,jadi besok ana harus masak yang banyak ya! "baik bu,besok saya akan masak yang enak untuk tamu-tamu ibu."bagus lah"sahut bu heni padaku.ayo ana kita berangkat nanti takut kesiangan".ajak mas bima padaku.


Sesampainya di kebun aku merasa rileks,karena bisa ku nikmati udara yang asri dan jauh dari polusi."bagaimana ana apa kamu merasa lebih tenang sekarang?iy mas,aku sudah lebih baik saat ini.berkat kamu mas."jawabku dengan menatap wajah mas bima yang manis."oiya ana, apa ana tidak ingin jalan-jalan honey moon ke luar negri?tanya mas bima padaku."sambil senyum ehmmmmmm....."aku tidak ada rencana honeymoon mas!bagiku kita bisa honeymoon di rumah saja.kamu kan sibuk kerja,saya tidak mau menggangu pekerjaan mas bima."sahutku.


Aku sebenarnya masih ada rencana mengajak kamu liburan,tapi masih menunggu pekerjaanku selesai."ana apa kamu nyaman tinggal di rumahku?apa sikap ibuku baik padamu?kalau ibu bicara kurang mengenakkan di hati,jangan tersinggung ya! Kita sementara waktu harus mengalah.nanti aku akan bicara pada ibu dari hati ke hati.sebenarnya ibu tidak seburuk yang ana pikirkan."iya mas,saya mengerti,tidak semua orang bisa menerima segala kekurangan kita.tapi saya akan berusaha jadi menantu yang baik.

__ADS_1


Mari mas kita makan bekal kita tadi"sambil menggelar tikar.rasana enak sekali makan di kebun seperti ini,rasanya lebih nikmat dari pada makan di restoran.ku pandang suami ku yang begitu lahap makan nya,seorang yang kaya raya makan di kebun".gumam dalam hati ini.aku sangat simpati dengan sifatnya yang rendah hati.semoga selalu seperti ini selamanya.


hari sudah siang,mas bima mengajak ku pulang,ku lihat ibu yang sedang menyapu halaman."bu sini saya saja yang menyapu".sahutku.iya ana ibu sudah pegal,maklum sudah tua tidak bisa kerja terlalu keras."aku bantu ibu mertua ku,aku hanya ingin membantu sebisa ku."halaman ini sangat luas sebaik nya aku akan cari tukang kebun saja"kata mas bima padaku."sebaiknya tidak usah dulu mas,karena kalau ada tukang kebun aku jadi banyak nggangur di rumah"sahutku."kamu kan istri ku ana,bukan pembantu di rumah ini"tukas mas bima padaku.


Suami ku adalah orang paling sempurna yang di kirimkan Tuhan untuk ku.aku selalu damai saat dekat dengan nya,semua ucapan nya memberiku rasa tentram dan nyaman.untuk menghadapi bu heni yang keras kepala,cuma butuh kesabaran saja.


Tiba- tiba bel rumah berbunyi"ting....tung.....ting...."ana cepat buka pintu itu pasti tamu ibu yang datang"ibu heni menyuruhku membuka pintu."silahkan masuk ibu-ibu."tiga orang tamu ibu mertua sudah datang ke rumah.mereka semua menatap ku dengan aneh.wajahnya juga tidak senyum padaku.

__ADS_1


Hallo heni"apa kabar???teman-teman ibu mertua menyapa sambil cipika-cipiki....saling bersalaman satu sama lain.aku yang tetap berdiri terpaku malah di bentak ibu mertua."eh....ana ngapain kamu berdiri bengong??sana ambilkan minuman dong".pinta ibu mertua padaku.


jalan perlahan aku ke dapur dan aku siapkan minuman juga makanan ringan.di ruang tamu mereka berbicara dan ngobrol yang tak penting."teman ibu heni berbisik membicarakan aku".eh heni itu bukannya istri bima??"iy jeng memangnya kenapa??masa istri konglomerat pake daster sih.....g banget....menantu kamu itu norak sih....".dengan nada ketus dan mencibirku mereka tega sekali menghinaku. Apa yang salah dengan diriku??aku memang tak pernah dandan seperti sosialita.tapi harusnya mereka tak menghinaku.jahat sekali mereka mentang-mentang orang kaya."dalam batin yang membuncah dengan lara karena di pojok kan.seolah tak peduli perkataan mereka semua,aku keluar menjamu tamu dengan baik.


selang waktu dua jam lamanya arisan pun selesai,dan semua tamu sudah pulang"aku yang sedang beres-beres di ruang tamu malah di tegur ibu mertua."eh ana,kamu harusnya dandan dan beli baju yang bagus.bukankah bima memberimu uang belanja,kamu harus bisa beradaptasi dengan gaya hidup keluarga kami".bu heni benar- benar jahat sekali padaku.apa hidupku harus di atur serumit ini,bahkan penampilan saja di protes olehnya."em....begini bu,soal dandan dan baju bagus saya akan minta pendapat mas bima".saya mau bersih-bersih dulu bu."sahutku.


di dalam kamar ku dan mas bima juga belum pulang kerja aku menangis sendiri,semua orang kaya mungkin tidak seperti mereka yang menghina ku.tapi ini keterlaluan sekali,aku sudah mencoba sabar dan lembut pada mertuaku.tapi apapun yang aku lakukan selalu salah di matanya.

__ADS_1


Semoga suamiku selalu baik padaku,aku akan bertahan di sini.untuk suami ku,bagaimana pun keadaan nya ini sudah jadi pilihan hidupku yang harus aku jalani.


__ADS_2