
Memulai hidup baru
Hari ini aku mulai bekerja kembali setelah sekian lama cuti.adik ku rudi sudah pergi merantau untuk menghibur diri.
Hallo selamat pagi"sapa ku pada teman ku eva.hallo ana jawab eva menyahuti ku dengan senyum.
Kini aku tau betapa besar tanggung jawab sebagai seorang ibu saat kita semua sudah kehilangan sosok orang tua yang paling aku sayangi.
Boss sudah memberiku pekerjaan yang sangat menumpuk hari pertama kerja ku sangat sibuk hingga aku lembur sampai larut malam.tiba-tiba handphone ku berbunyi "bu,nia badan nya panas apa ibu bisa segera pulang.telpon dari rumah ku aku sangat bingung saat tau anak ku sakit.padahal ini adalah saat sibuk ku di pekerjaan.
"baiklah bi.aku akan usakan pulang lebih awal"jawab ku resah.
Hidup ini benar-benar penuh dengan pilihan yang sulit.usaha jadi ibu dan juga ingin bekerja selalu bercampur aduk.
Jam sudah pukul 18.00.aku segera bergegas menyelesaikan semua tugasku.ana apa kamu akan segera pulang"tanya eva rekan kerja ku.iya anak ku sakit mungkin dia lebih butuh aku di rumah."sahut ku.
Sesampainya di rumah nia gadis kecil ku menggigil kedinginan.di dalam dekapan bibi ku.nia ini mama"kata ku.mama sudah pulang kerja sebaiknya kita segera ke dokter."
Iya mama nia sudah panas dingin dari tadi siang."jawab nia lirih.sayang maafkan mama ya sudah kembali lagi bekerja tapi semua yang mama lakukan demi masa depan kita semua."kata ku menghibur nia.
tanpa basa basi kita semua langsung pergi ke klinik terdekat dan kami segera bertemu dokter anak.selamat malam dokter anak saya sakit badan nya panas."kataku tergesa-gesa.
Dokter dan perawat langsung bertindak cepat memeriksa kondisi nia yang melemah.anak ibu harus segera di cek pemeriksaan laboratorium karena badan panas tinggi sekali.dokter menjelaskan bahwa nia kekurangan cairan dan butuh infus.
__ADS_1
Kami menunggu hasil pemeriksaan dengan hati gundah dan galau sepanjang malam.hingga malam larut dan pagi harinya kita masih di tempat yang sama menunggu hasil pemeriksaan nia yang sakit.
Sebuah pengorbanan seorang ibu awalnya aku merasa begitu berat tanggung jawab anak merawat ibunya.namun aku tau lebih besar tanggung jawab ibu yang rela berkorban untuk anak -anaknya.melebihi jiwa dan raganya.
Hari ini saat mendebarkan bagiku menunggu hasil laboratorium anak ku yang sudah 2 hari ini di rawat intensif."selamat siang ibu ini adalah hasil laboratorium keadaan anak ibu."kata suster menjelaskan.mohon maaf ibu sebelumnya saya ingin menyampaikan kabar yang kurang bagus untuk ibu.putri ibu sudah sakit kanker kelenjar getah bening stadium awal.mungkin tidak ada gejala sebelum nya tapi ini hasil pemeriksaan yang akurat dari sini kita bisa melihat seberapa parah anak ibu tentang perawatan kita harus melakukan berkala dan seriap minggu."jelas suster dengan gamblang menyampaikan apa yang terjadi.
Putri kecil ku yang sangat aku sayangi betapa akan lebih berat perjuangan kita saat aku tau kamu sakit walaupun ini masih stadium awal.tapi aku harus mampu mempeejuangkan semuanya demi kesembuhan dan kesehatan anak ku.
Ini sudah waktunya nia bisa di bawa pulang ke rumah.nia sudah agak membaik dan mulai bisa bicara banyak dengan pertanyaan nya yang lucu.
Mama nia mau makan masakan mama"kata nia dengan riang gembira.raut muka nya yang polos selalu membuat aku bersemangat untuk lebih bangkit lagi dalam setiap masalah yang ada.jadi ibu yang tangguh.iya sayang mama akan masakin apa yang nia mau"jawabku bersemangat.
Di rumah kami selalu bercanda bermain bersama walaupun dalam hati kecil ku sangat pedih.aku yang sudah tidak masuk kerja karena harus menjaga anak ku.tapi aku harus berbuat apa.rasa nya sulit berperan dobel semua harus ku terima.
Nia sayang mama,mama selalu baik kasih aku yang terbaik".jawab nia.semua masakan sudah di meja dan nia bergegas ambil piring dan nasi dia makan dengan lahap di depan ku.yang perasaan ini campur aduk tentang bagaimana aku membiayai semua biaya pengobatan nia.tentang kesehatan nia apa dia bisa sembuh total.
Keesokan harinya aku sudah kerja kembali harus berusaha agar bisa mengumpulkan uang untuk pengobatan nia.bukan urusan yang mudah semua butuh biaya yang besar.
Ana kenapa kamu melamun"sapa eva kepada ku.aku bingung sekarang nia anak ku sedang sakit dan butuh di jaga ekstra.selain itu nia juga harus di kontrol dokter selama beberapa bulan sebab sakit nya kronis.putri ku sakit kanker kelenjar getah bening.dia harus di cek terus kesehatan nya.jelas ku pada eva yang bertanya keadaan ku".
Eva bilang padaku.semua yang sulit pasti ada jalan keluarnya apalagi ini tentang anak,harta yang paling berharga dalam hidupku.semua butuh kesabaran.aku hanya bisa berdoa dan berusaha apa yang terjadi adalah ujian hidup yang pasti ada hikmahnya.agar aku bertambah dewasa menyikapi masalah yang ada.
Sesampainya di rumah aku lihat nia yang sedang bermain boneka.seakan tidak ada beban ataupun sakit di wajahnya.
__ADS_1
Mama sudah pulang"sapa nia padaku.bibi tadi belanja buah untuk nia.mama harus makan buah juga biar mama badan nya sehat dan kalau kerja jadi semangat."mendengar ucapan nia hati ku sangat luluh anak yang berusia 7 tahun itu begitu perhatian kepada ku
Benar-benar tuhan sudah memberiku anugerah yang terindah.meskipun aku tau begitu banyak rintangan yang sudah kami berdua lalui.tiba-tiba telpon ku berbunyi."hallo kakak,aku rudi besok lusa aku akan pulang tapi aku akan tinggal di rumah kakak,karena rumah ibu kita sudah mulai rapuh dan rusak.mungkin butuh waktu untuk memperbaiki nya."jelas rudi padaku.iya rudi,kamu pulang ke rumah kakak saja,biar nia ada teman di rumah."sahut ku.
Ternyata adik kesayangan ku akan pulanh kembali.kita semua pasti bisa bahagia menata hidup yang baru.tapi aku juga bingung menceritakan tentang kesehatan nia padanya.semoga dia tidak kepikiran juga seperti aku.
tepat hari rabu aku harus pergi ke bandara menjemput adik ku.mungkin aku akan bercerita semua nya karena hanya dia yang bisa ku jadikan tempat curhat semua masalahku.
Sesampainya si bandara"kakak apa kabar.aku sangat rindu kakak,nia,dan bibi.sapa rudi sambil berjalan ke arah ku.aki hanya bisa bengong saja.dia mungkin bisa membaca raut wajahku yang masam.
Di dalam mobil kita semua hanya diam saja.seperti tak ada yang di bahas, tapi aku ingin sekali mencurahkan isi hati ku yang kacau pada adik ku.
sesampainya di rumah.kakak kenapa diam saja apa ada masalah yang terjadi"tanya rudi padaku.oh,tidak ada dik.kakak hanya capek saja.kerja lembur terus."jawabku.
Bibi sudah masak yang enak untuk kita semua sebaiknya rudi bersih-bersih dulu lalu lanjut makan.pintaku
Tepat waktu makan malam kita semua berkumpul putri ku yang kangen dengan camdaan paman nya itu sudah mulai ngobrol asyik.
Kamipun sudah mulai menikmati makan malam bersama.selesai makan aku dan rudi ngobrol di ruang keluarga.rudi bilang padaku tentang pekerjaan nya di perantauan yang membosankan.jadi dia memutuskan untuk berhenti dan kembali ke rumah.
Kakak aku ingin kakak bercerita padaku selama aku pergi."kata rudi padaku.rudi kini aku sedang sedih karena keponakan mu nia,di vonis dokter sakit kanker kelenjar getah bening.aku yang tak bisa menahan air mata karena sudah ku tahan sejak tadi.tak mampu lagi ku bendung sendiri.
Apa kak"sahut rudi dengan nada keras"nggak mungkin kak.tapi semua itu mungkin terjadi karena kita semua tak pernah tau apa itu takdir dan jalan hidup.jawabku"
__ADS_1
Ketika manusia penuh harapan dan permohonan.saat kita tidak tau apa bisa melalui semua ujian hidup ini apa kita bisa melewatinya.hanya Tuhan yang tau