
seperti menjaga intan permata atau berlian berharga.seorang ibu menjaga anak nya.selalu berharap setiap anak jadi pribadi yang sukses dunia akhirat.
terdengar suara bel di depan pintu ku,ting tong....ting tung...."aku sudah menduga kalau pak bima dan ibunya sudah sampai di rumah ku.
"bu ana,saya senag bisa bertamu ke rumah ibu."pak bima bilang pada ku."tanda dia bahagia,tapi bagaimana perasaan ibunya yang kelihatan tak ada semangat.emmm"silahkan duduk,bapak dan ibu."selamat datang di rumah saya yang sederhana sekali."aduh ini,memang sederhana sekali,berbeda dengan rumah kami.tapi bima yang ingin saya ke sini"ibu heni bicara terang-terangan mencibir kondisi rumah ku yang minimalis.berbeda jauh dengan rumah nya yang megah.
Bibi yang mendengar ucapan bu heni,langsung keluar dari dalam ruang tengah dan menyahuti ucapan bu heni."nyonya besar yang terhormat,kenalkan saya bibi nya ana.saya dan keluarga bahagia dan nyaman tinggal di sini.tempat tinggal yang sederhana bukan berarti tidak layak untuk di huni."bibi merasa sakit hati dengan ucapan bu heni.ini sangat menyinggung kami semua.
Aku berjalan ke dapur bersama bibi,karena membuat minuman dan makanan kecil."stttt....ana dia adalah monster yang di kirim dari planet mana sih??kata bibi pada ku.bibi"meskipun dia sinis dan sombong tapi dia sudah melahirkan putra yang sangat baik dan sopan santun."aku yakin bi,sebenarnya beliau baik,hanya saja dia belum kenal aku."sahut ana.
__ADS_1
Nia yang tiba - tiba keluar menghampiri ku.dan menuju ke arah pak bima"hallo om bima apa kabar?nia langsung menyalami pak bima dan ibu nya.aku bingung di dalam hati ini nia bisa langsung menyalami mereka berdua.
Bu heni langsung bertanya padaku setelah melihat nia"ana ini anak siapa?pungkas bu heni."ini putri saya bu,saya janda yang merawat anak saya seorang diri setelah berpisah dengan suami saya terdahulu.
Saya tau bu heni pasti kaget melihatnya,putri saya sedang sakit dan kami sedang usahakan pengobatan nya.semua nya butuh proses yang panjang.putri saya sakit kanker kelenjar getah bening.
Sudah stadium dua dan ini sangat bahaya sekali.tapi saya dan keluarga akan berusaha,untuk kesembuhan nia.nia belahan jiwa saya,saya minta doa bu heni ya!doakan anak saya bisa segera sembuh"pintaku pada bu heni yang terpaku dengan sagala ucapan ku.bu heni hanya diam.tapi pak bima yang bicara.memberiku semangat"saya akan selalu berdoa buat nia,nia pasti bisa sembuh"sahut pak bima.
Ana kami permisi pulang ya!semoga pertemuan kita semua jadi awal yang baik.kata pak bima padaku,dalam hati aku berkata apa benar ini awal yang baik??apa aku bisa menerima perlakuan bu heni ini pada ku.aku seperti di injak-injak,di mata nya aku ini hanya rumput liar yang hadir dalam hidup anak kesanyangan nya.kalaupun kami berontak mempertahankan cinta.aku tak mau pak bima melawan dan durhaka pada ibunda nya.
__ADS_1
Hati ini terasa sakit sekali,sesak dada ini."bibi ku juga tau kalau bu heni tak ada baik nya padaku.sikapnya yang angkuh dan sombong membuat bibiku tak suka terhadapnya.
Nia menghampiri aku dan menatap sendu."mama sedih??nia tau,ibu-ibu tadi gak suka sama mama,nia tau kalau om bima orang baik,"mama jangan sedih terus ya!nanti nia juga ikut sedih."berkali-kali nia mengusap rambutku.aku hanya sakit hati pada perkataan nya yang selalu menghina ku.
Sebenarnya sebenci apa beliau kepadaku.sudah dua bulan aku mengenal pak bima.pak bima juga sudah serius pada ku.menunggu restu bundanya yang sulit sekali.ap hatinya sekeras batu?apa kami harus melangkah tanpa restu?.aku sangat tak mengerti.
Keesoakan harinya di ruang kerja ku,ada sebuah bucket bunga yang cantik.ku baca kartu ucapan nya,ternyata ini dari pak bima yang sudah pulang ke desanya.kata-kata romantis yang sebelumnya tak pernah dia ucapkan.kini di tulis dalam sebuah kartu kecil,aku tau hati ini sangat bahagia menerimanya ku cium aroma bunga mawar merah yang sangat indah.
Cie....cie..ternyata pa bima bisa romantis juga"goda eva padaku.apaan sih ev!"dia kan belum pernah menikah kalau aku sudah pernah menikah.menerima bunga seperti ini sudah biasa bagiku"jawabku pada eva."aku hanya kurang suka dengan sikap bu heni,ibunya pak bima yang selalu merendahkan orang lain.apalagi aku ini janda,selalu salah di mata orang.
__ADS_1
Harus berubah jadi seorang putri cantik dulu kalau mau bersanding dengan putranya.yah memang aku ini tak sebanding dengan keluarganya.
Suatu saat nanti roda pasti akan berputar,orang yang kaya belum tentu akan kaya seterusnya.ucapku"bukan aku memberi doa yang jelek-jelek,hanya ingin dia sadar suatu saat nanti.di atas langit masih ada langit.