
Fray berhasil kabur bersama dengan aira. tetapi, masalah sebenarnya baru dimulai. Banyak orang asing bersenjata mendekati fray.
" Astaga, aku tidak memperhitungkan ada orang di daerah ini. aira kamu jangan panik, aku mempunyai sebuah alat baru. heheh..." Fray mengatakan itu sambil terlihat senang.
" Hoy, kenapa kau senang saat kami akan memberimu pelajaran ha?" tanya orang asing itu kepada fray.
" Fray, apakah kamu yakin bisa mengalahkan mereka?" tanya aira.
" Aira, Kamu percaya saja kepadaku. aku akan mengalahkan mereka dengan alat ini." jawab fray sambil mengambil alat baru miliknya.
" Apa itu fray?" tanya aira.
Fray menjawab." Ini adalah alat atau boleh juga dibilang sebagai senjata masa depan. alat ini berbentuk seperti pedang, akan tetapi bisa diubah menjadi senapan api. lihat saja, berubah."
Alat itu berubah menjadi senapan api, Fray kemudian mengarahkan senapan itu ke atas. dan menbakanya.
DOORR...!!
" Fray, suaranya keras sekali." Kata aira.
" Apa itu?, apakah alat baru yang dia buat?" kata orang asing itu.
Fray berkata." Bagaimana, apakah kalian ingin melawanku?. kalau berani maka akan aku tembak salah satu dari kalian jika berani menyerangku. apakah kamu yang tadi mengancamku?"
DOORR...!!
fray kembali menembakan senapanya untuk menakuti orang itu. orang itu ketakutan dengan senjata baru fray. mereka berkata.
" Tuan, apuni kami tuan. kami tidak akan menggangumu lagi" kata orang asing itu.
Semuanya kabur...!! "kata orang asing itu.
" Wah?, mereka semua kabur. hore, fray kamu berhasil mengalahkan mereka." kata aira sambil senang.
" Ya, begitulah." jawab fray.
mereka kabur dan menginggalkan senjata mereka. mereka kemudian berlari ke arah lain. tetapi ada seorang pria datang membawa pedang.
" Aira, sepertinya ini belum berakhir. aku melihat ada seseorang yang mendekat dari arah itu. kita harus bersiap." kata fray.
" Baik" jawab aira.
Ia mendekat ke arah fray. ia berjalan sedikit demi sedikit. ia hampir kelihatan dan ternyata.
__ADS_1
" Hai, Apakah kamu yang membuat suara berisik itu?" tanya pemuda itu kepada fray.
" Tunggu, siapa kamu?" tanya fray.
" Oh, perkenalkan. aku adalah agen dari prof nei. aku adalah agen Skira." kata pria itu.
" Prof nei?, jangan-jangan kamu..." kata fray.
"iya, aku adalah agen dari prof nei, yaitu kakekmu. aku disinu bertugas untuk melindungimu. aku bukan manusia, melainkan robo...akdurs"
" Ssstttt, kamu tidak boleh bilang kalau kamu robot." kata fray.
" Hhhmm?, robo?. apa maksudmu. jadi kakekmu mempunyai agen ya." tanya aira.
" Astaga, ini makin sulit saja. dengar skira atau apalah namamu. aku ingin kamu merahasiakan nya" kata fray.
" Baik, tuan muda" kata agen itu.
" Hhhmm... fray, kamu aneh sekali. kamu pasti menyembunyikan sesuatu dariku." tanya aira.
" Eeehhh?, aku akan menjelaskan hal ini pada saat waktu yang tepat. kita harus keluar dari sini secepatnya, ada banyak musuh yang menincar kita." kata fray.
" Tuan fray, apakah orang yang membawa senjata dari gedung itu adalah musuhmu. aku melihat mereka sedang membidik mu menggunakan panah. tetapi aku mencegah dan mengalahkan mereka dengan roket serta bom milik ku." kata Agen itu.
" Apaa??, apakah kamu membuat kerusakan pada tempat itu?" tanya fray.
" Ya sudahlah. ayo kita pergi dari sini secepatnya." kata fray.
" Baik tuan, aku menggunakan pesawat kendali jarak jauh untuk mengetahui persembunyian dari orang yang menyuruh mereka untuk menyerangmu. aku sudah dapatkan informasinya. ia adalah anak dari pemimpin perusahaan pengerajin senjata yang kalah bersaing dengan pemimpin perusahaan yang sedang anda pimpin. apakah saya harus membalas mereka tuan?" tanya agen itu.
" Iya, kita harus membalas mereka. tetapi menggunakan Strategi kita. hehehe" kata fray.
" Aku mengerti apa maksud tuan. akan segera saya siapkan. hahaha" kata agen itu.
Mereka tertawa seperti orang aneh. sementara itu, asaba berhasil mengalahkan para musuh itu dengan bantuan dari warga sipil, ia juga mendapatkan bantuan dari prajurit yang berpatroli di daerah itu.
asaba memenangkan pertarungan itu, ia melihat ke arah langit. ia kaget melihat sebuah benda asing yang terbang di atas langit. benda itu adalah pesawat kendali dari Agen kakenya fray.
Pesawat itu, melesat dengan kecepatan tinggi. asaba berkata" wah, aku tidak pernah melihat alat seperti ini. ini pasti ada hubunganya dengan tuan. aku yakin itu" kata asaba sambil terlihat senang.
Pesawat kendali dari agen itu, melesat dengan kecepatan tinggi. pesawat itu menemukan markas persembunyian orang yang menyerang fray. ia lantas mengaktifkan senjatanya serta bersiap untuk menyerang.
Senjata pesawat itu, bersiap untuk menyerang sasaran lawan. Roket di keluarkan serta bersiap untuk menembak musuh dengan puluhan roket.
__ADS_1
Agen itu, memberi perintah dari jarak jauh, ia berkata.
TEMBAK...!!
DORR, DORR, DOOR...!!
pesawat itu menembakan sebuah peluru serta puluhan roket. tembakan itu menghasilkan ledakan yang tidak besar. orang yang ada di bangunan itu, keluar berhamburan menghindari pesawat yang menembak dari udara.
Kaburr...!!
Efek dari ledakan itu tidak berpengaruh kepada manusia, melainkan kepada bangunan. sisa orang yang ada di bangunan sempat melakukan perlawanan dengan menembakan panah mereka ke arah pesawat itu.
TEMBAKK...!!
Tetapi, pesawat itu, tidak bisa dihancurkan dengan panah. mereka yang melakukan perlawanan, diserang balik oleh pesawat itu. mereka menjadi sasaran.
BOOM...!!
kini, markas mereka hancur tanpa sisa dari tembakan bom pesawat agen kakek fray. markas mereka hanya tinggal puing-puing bangunan saja.
Pesawat itu juga sempat menembakan bom untuk menghancurkan sisa sisa bangunan. bom terakhir di jatuhkan dan tentu saja.
BOOOM...!!
ledakan ke dua kembali menghancurkan gedung itu. ledakan itu, tidak berpengaruh kepada manusia. semua orang yang berada di gedung itu, selamat. tujuan dari agen itu adalah, untuk menghancurkan bangunan serta alat persenjataan musuh.
Ia tidak berniat menyerang orang itu, dan hanya memberikan peringatan untuk tidak berani menggangu fray.
Pesawat itu terbang rendah untuk menyusuri tempat itu. semua bangunan hancur, pesawat itu kembali melesat serta terbang ke tempat Agen dari prof nei.
Pesawat itu, menggirimkan pesan kepada agen dengan sebutan skira. agen skira menerima pesan itu. kemudian.
Agen itu berkata. " tuan, aku sudah membereskan mereka. sisanya akan aku urus. aku pergi dulu tuan." kata agen itu sambil terbang dengan cepat.
Sssyuuuss... dia terbang.
" Aaapaa?, kenapa dia bisa terbang dan malah memperlihatkan bahwa ia bisa terbang kepada aira. gawat, aira pasti mencurigaiku nanti." kata fray didalam pikiranya.
" Frayyy, aku menunggu jawaban dari rahasia menarik yang kamu punya. hehehe." Aira mengatakan itu sambil tertawa kepada fray.
Tetapi, aku beruntung karena kekasih ku tidak menanyakan rahasiaku. melainkan dia menunggu ku untuk mengatakanya.
...(**Bersambung ke episode selanjutnya. pastikan untuk membaca kelanjutanya ya.)...
__ADS_1
...Hai, hai, hai semuanya. bagaimana menurut kalian tentang episode ini. pastinya seru untuk dibahas ya. hehehe, saya akan terus berusaha untuk membuat cerita ini semakin menarik sehingga, kalian bisa menyukainya....
...Pastikan untuk mendukung saya dengan like, dan berkomentar sebaik mungkin ya**....