
hari semakin sore. ayah aira dan lisa, pulang setelah selesai mempersiapkan tempat pernikahan Fray, dan aira.
sementara di rumah aira. Fray dan aira makan malam bersama, Fray senang bisa memakam masakan aira dan juga merasa senang bisa bersamanya di rumah.
"Fray, bagaimana, apa kau menyukai makanan ini?" tanya aira, sambil penasaran.
"Em, tentu saja. makanan ini sangat enak, kau sangat pintar memasak,"ucap fray, sambil merasa senang.
"ha? benarkah? Syukurlah kau menyukainya," ucap Aira sambil merasa senang.
"baiklah, setelah makan malam. kita akan melakukan apa?" tanya fray, sambil penasaran.
"Em ... bagaimana jika aku mengajakmu ke taman ku?" tanya aira.
"taman ? apa kau mempunyai taman seperti itu?," tanya fray, sambil merasa penasaran.
"Tentu saja, aku mempunyai taman di belakang rumahku. apa kau tidak pernah ke belakang rumahku sebelumnya?" tanya Aira, sambil penasaran.
"Tidak, aku belum pernah ke belakang rumahmu sebelumnya," ucap fray, sambil penasaran.
"baiklah, ayo ikuti aku. kita akan kesana sekarang!" ucap aira, sambil memegang tangan fray.
"Ba-baiklah," ucap fray.
Setelah diajak aira pergi ke belakang rumahnya. fray melihat banyak bunga bermekaran dan juga pepohonan di belakang rumah aira.
Ia melihat taman yang sangat indah. Aira berkata,"Bagaimana fray, apa kau menyukainya?" tanya aira, sambil penasaran.
"Tentu saja, tamanmu sangat indah. begitupun kau, kau sangat cantik saat sedang senang," ucap fray, sambil merasa senang.
Aira sedikit malu dengan perkataan fray. wajahnya memerah, ia sedikit gugup untuk berbicara.
"Be-benarkah? terimakasih. ka-kau juga terlihat sangat baik," Ucap aira, sambil merasa gugup.
"Be-benarkah? terimakasih," ucap Fray, sambil merasa gugup.
Tap ... tap ... tap ...
Aira berdiri di depan fray, ia memegang tangan fray. ia berkata," Fray, a-apa kau ingin ... " ucap aira, sambil merasa gugup.
"h-ha? A-aku i-ingin apa?" tanya fray, sambil merasa gugup.
"Se-sebenarnya, a-aku ingin kau ... " ucap Aira, sambil gugup.
"H-ha? ka-kau ingin apa?" ucap fray, sambil merasa sangat gugup.
Aira menatap mata fray. wajahnya memerah, tanganya bergetar. Fray semakim gugup dengan itu, ia terlihat sangat panik begitupun Aira.
"Aku ... " ucap aira, sambil gugup menatap mata fray.
"A-apa?" Tanya fray, sambil sangat gugup.
"Ingin ... " ucap aira, sambil gugup.
__ADS_1
"Ayolah, katakan saja. aku sangat penasaran dengan apa yang ingin kau katakan!" ucap fray, di dalam pikiranya, sambil merasa penasaran.
"Ah, tidak jadi ... a-aku tidak jadi mengatakanya. lu-lupakan saja," ucap aira, sambil merasa gugup.
"ha? ba-baiklah!," ucap fray, sambil merasa gugup.
"F-fray, apa kau ingin berkeliling taman ini?" tanya aira, sambil penasaran.
"ha? ba-baiklah, ayo kita berkeliling! " ucap fray, sambil merasa gugup.
Mereka tidak melanjutkan momen romantis itu. karena aira sangat gugup, ia tidak mengatakan semua yang ingin ia katakan.
Aira mengajak fray berkeliling taman itu, ia menjelaskan mengenai bunga apa saja yang ada di taman itu.
Fray merasa senang bisa berkeliling di taman itu. taman itu sangat luas dari perkiraanya.
setelah selesai berkeliling taman itu. fray dan aira, duduk di kursi yang ada dekat taman itu.
mereka lelah setelah berkeliling selama puluhan menit. hari semakin sore, mereka berdua duduk bersama di kursi itu, sambil melihat pamandangan alam yang indah.
"Fray, apa kau merasa senang bisa berkeliling tadi?" tanya aira, sambil penasaran.
"tentu saja, aku senang bisa melihat tamanmu. dan juga, aku belum pernah melihat pemandangan seperti ini. ternyata, dibelakang rumahmu. ada pemandangan alam yang sangat indah," ucap Fray, sambil merasa senang.
"be-benarkah? baguslah kau menyukainya,"ucap aira, sambil merasa senang.
Tiba-tiba, fray memegang tangan aira. aira sedikit kaget dengan itu, tetapi, ia merasa sangat senang.
"Aira, besok kita akan menikah. apa kau yakin mau menikah denganku?" tanya fray, sambil penasaran.
"be-benarkah? se-sebenarnya kau juga terlihat sangat baik. wajahmu yang imut tadi saat sedang gugup, membuatku semakin menyukaimu. apalagi, masakanmu sangat enak. aku senang bisa menikah denganmu," ucap Fray, sambil merasa senang.
Push ...
Tiba-tiba, aira memeluk fray dengan perasaan senang. ia senang mendappatkan pujian dari fray.
Fray sangat kaget dengan itu, tetapi fray merasa senang karena aira memeluknya.
"Fray, terimakasih atas pujian itu. aku merasa senang kau mengatakan itu," ucap aira, sambil merasa senang.
tiba-tiba.
Krek ...
"kakak, aku sudah selesai mempersiapkan pernikahanmu,"ucap Lisa.
Pintu belakang rumah aira, terbuka. ternyata, lisa yang membuka pintu itu. ia melihat aira dan fray sedang berduaan di tempat itu.
"lho?" tanya lisa, sambil penasaran.
"haha, Kakak, maaf aku menggangumu. hehe, aku tidak akan mengangumu lagi, aku pergi dulu," ucap lisa, sambil berlari untuk kembali.
Tap ... tap ... tap ...
__ADS_1
"ha? kenapa dia?" tanya fray, sambil keheranan.
Aira sangat malu karena lisa melihat aira sedang memeluk fray. wajahnya memerah, dia terlihat sangat gugup.
dengan penasaran. fray berkata, "Aira, apa kau baik-baik saja?" tany fray, sambil keheranan.
"Ti-tidak, aku baik-baik saja," ucap aira, sambil merasa gugup.
"benarkah? syukurlah kalau begitu," ucap fray, sambil merasa senang.
"Fray, aku mau pergi dulu. ada urusan yang harus aku selesaikan terlebih dahulu," ucap aira, sambil berlari.
Push ...
Tap ... tap ... tap ...
"Hoi! kau mau kemana?" tanya fray, sambil penasaran.
"aku akan segera kembali! " ucap aira, sambil berlari.
Push ...
"Astaga, kenapa dia sangat gugup? baiklah, aku akan masuk ke dalam rumah ini juga," ucap fray, sambil berjalan masuk ke dalam rumah aira.
Tap ... tap ... tap ...
Krek ...
"Permisi, " ucap fray.
Tiba-tiba, lisa ada di depanya.
"hahaha, kakak fray! bisa kau ceritakan apa yang sedang terjadi tadi! " ucap lisa, sambil penasaran.
"hehehe, tidak terjadi apa-apa kok? hehe, kau kenapa sangat penasaran?" ucap fray, sambil sedikit gugup.
"Tidak mungkin, kau pasti telah melakukan sesuat tadi. kau pasti sedang membohongiku ya kan kakak fray?" tanya lisa, sambil penasaran.
"eh, itu ... oh ya bukanya kau pulang larut malam? kenapa kau bisa ada di rumah ini?" tanya fray, sambil penasaran.
"kakak fray jangan mengubah topik pembicaraan. kakak pasti sedang mentembunyikan sesuatu dariku? tanya lisa, sambil penasaran.
"hehe, tidak ada. sungguh, aku tidak menyembunyikan sesuatu darimu," ucap fray, sambil gugup.
"ha? benarkah? aku tidak percaya. baiklah, aku pergi dulu,"ucap lisa, sambil berjalan pergi.
tap ... tap ... tap ...
lisa pergi meninggalkan fray. fray dengan lega berkata,"syuh, baguslah dia tidak menanyakan itu lagi," ucap fray, sambil merasa lega.
Tiba-tiba, lisa berhenti berjalan. dia berbaik dan berjalan ke arah fray. sambil berjalan. ia berkata, "oh ya kakak, kau diminta untuk menginap di rumah ini oleh ayah, " ucap lisa.
Fray sangat kaget mendengar itu.
__ADS_1
(Bersambung ... )