
mereka pergi menggunakan kereta khusus yang disiapkan ayah aira. fray pergi ke tempat pernikahanya bersama dengan lisa.
setelah puluhan menit berlalu, Fray akhirnya sampai di tempat pernikahanya. ia turun dari kereta dan melihat tempat itu sangat luas dan juga ramai.
"Wah, tempat apa ini? tempat ini sangat indah," ucap fray, dengan keheranan.
"ini adalah tempat yang ayah pilih sebagai tempat pernikahanmu. baik kakak, aku pergi dulu, sampai jumpa!" ucap lisa, sambil berlari menemui aira.
"baik," ucap fray.
Tiba-tiba, Akiko datang bersama dengan agen skira. mereka menyapa fray,"Hallo kakak," ucap akiko, dengan perasaan senang.
"Hoh kalian. akiko, kakak pikir kamu tidak akan datang ke pernikahanku," ucap fray, dengan perasaan senang.
"Kenapa kakak bisa berfikiran seperti itu. mana mungkin aku tidak menghadiri pernikahan kakakku sendiri," ucap akiko.
"hehe, kakak hanya bercanda. kakak sudah tau jika kau akan datang ke pernikahanku," ucap fray, dengan merasa senang.
"Be-benarkah? " tanya akiko, dengan penasaran.
"Itu benar," ucap fray.
"Oh ya kakak, kakek tidak bisa datang karena dia tidak bisa pergi dengan mesin waktu. tetapi, dia memintaku untuk membawa kamera ini untuk merekam pernikahanmu," ucap akiko, sambil merekam fray.
"Baiklah, tidak masalah," ucap fray, dengan perasaan senang.
"oh ya akiko, kenapa kau bisa ke zaman ini? padahal mesin waktunya rusak? kenapa kau bisa ke zaman ini?" tanya fray, dengan penasaran.
"Itu ... sebenarnya aku menggunakan mesin waktu buatanku sendiri untuk pergi ke zaman ini," ucap akiko.
"ha? apa kau benar-benar bisa membuat mesin seperti itu?" tanya fray, dengan keheranan.
"Itu benar, apa kakak tidak percaya kepadaku?" tanya akiko, dengan penasaran.
"Baiklah, aku percaya. sekarang, ayo kita masuk ke dalam tempat ini," ucap fray, sambil berjalan masuk ke dalam gedung yang menjadi tempat pernikahanya.
Tap ... tap ... tap ...
Krek ...
Fray membuka pintu gedung itu. Alangkah kagetnya ia melihat banyak orang di dalam gedung itu. ia melihat ratusan tamu yang hadir di pernikahanya.
Tap ... tap ... tap ...
Fray berjalan masuk ke dalam gedung itu. banyak orang memperhatikannya. ia sangat gugup karena semua tamu menoleh ke arahnya.
"Gawat, kenapa mereka menatapku seperti itu?" tanya fray, dengan keheranan.
Tiba-tiba, seseorang memegang tangan fray. ternyata, aira adalah orang yang memegang tangan fray. dengan senang, ia berkata,"Fray, kenapa kau gugup?" tanya aira, dengan penasaran.
"A-aira? ke-kenapa kamu tiba-tiba ada di sampingku?" tanya fray, dengan penasaran.
"Hehe, aku tadi mencarimu. aku tidak menyangka jika kau ada di dalam gedung ini," ucap aira, dengan perasaan senang.
"Be-benarkah? aku tidak tau jika kau mencariku. baiklah, ayo kita berjalan bersamaan," ucap fray, sambil merasa senang.
"baik," ucap aira.
Mereka berjalan bersama. Akiko merekam momen itu dengan kameranya. ayah aira dan lisa melihat kedekatan mereka.
tap ... tap ... tap ...
"Aira, apa kau bersedia menikah denganku?" tanya fray, dengan penasaran.
"Tentu saja," ucap aira, dengan percaya diri.
Akhirnya, mereka menikah pada hari itu. semua orang bahagia karena fray bisa menikah dengan aira.
Setelah selesai menikah. Akiko meminta semua anggota keluarganya untuk berfoto bersama.
"Semuanya, bersiap ya," ucap akiko, sambil mengtur kamera itu.
__ADS_1
"baik," ucap fray, aira, ayah aira, lisa, agen akira, asaba.
Pewaktu untuk memotret otomatis diaktifkan, Akiko berlari untuk ikut dalam foto bersama itu.
CKlek ...
Hari itu adalah hari yang tidak pernah fray dan aira bisa lupakan. setelah selesai menikah, fray mengajak Aira untuk pergi ke sebuah tempat.
ia akan mengatakan rahasia yang ia sembunyikan selama ini dari aira.
Tap ... tap ... tap ...
"Fray? kita akan pergi kemana?" tanya aira, dengan penasaran.
"Ikut saja, ada hal yang ingin aku katakan kepadamu," ucap fray, sambil berlari memegang tangan aira.
Setelah mereka sampai di tempat itu. Aira kagum melihat tempat itu, ia keheranan karena melihat tempat itu sangat indah. sementara itu, dengan percaya diri, fray mulai mengatakan sesuatu.
"Aira, apa kau ingat dengan janjiku waktu itu?" tanya fray, sambil merasa senang.
"Tentu saja, aku mengingatnya. itu tidak penting lagi, sekarang kita bisa menikah," ucap aira, dengan merasa senang.
"apa kau yakin? sebenarnya, aku ingin mengatakan ini kepadamu, bahwa aku adalah ... " ucap fray, sambil merasa gugup.
"Baik ... " ucap aira, dengan penasaran.
"Penjelajah waktu," ucap fray, dengan percaya diri.
Setelah fray mengatakan dirinya penjelajah waktu. aira merasa senang, dengan senang, ia berkata,"fray, aku sudah mengetahuinya. sebenarnya, aku hanya ingin medengarnya itu langsung darimu. aku tidak menyangka, jika kau benar-benar mengatakanya," ucap aira, dengn perasaan senang.
"heh? sejak kapan kau mengetahuinya?" tanya fray, sambil penasaran.
"Hehe, itu ... rahasia ... " ucap aira, sambil merasa senang.
"apa? baik-baik, ayo kita pulang," ucap fray, dengan merasa senang.
"baik, aku akan mengambil barang-barangku dulu," ucap aira, sambil merasa senang.
tap ... tap ... tap ...
Krek ...
"Taraa! kejutan!" ucap kakek fray dan akiko.
Tiba-tiba, kakek fray ada di rumah fray bersama dengan akiko. Fray dan aira merasa keheranan arena kakek fray tiba-tiba ada di dalam rumah.
"kakek? kapan kau datang?" tanya fray, sambil merasa senang melihat kakeknya datang.
"Fray, maaf aku tidak bisa menghadiri pernikahanmu. kakek mendapatkan masalah tadi, tetapi kakek bisa ke zama ini berkat alat buatan adikmu," ucap kakeknya, dengan merasa bangga kapada akiko.
"Hehe, sekarang apa kalian mengakui kepintaranku?" tanya akiko, sambil merasa bangga.
"Tentu saja, kau memang adik yang sangat baik," ucap fray, sambil merasa senang.
"Kakek perkenalkan, dia adalah istriku," ucap fray sambil memperkenalkan aira.
"benar, perkenalkan, nama saya adalah aira. saya adalah istri dari fray. senang bisa berkenalan dengan anda," ucap aira, sambil merasa gugup.
Tap ... tap ... tap ...
Kakek fray datang menghampiri aira dan fray.
ia berkata,"Ternyata menantuku sangat baik dari yang aku kira selama ini. aku beruntung bisa memiliki menantu seperti dirimu. selamat datang di keluarga kami aira," ucap kakeknya, sambil merasa senang.
"Terimakasih kakek," ucap aira, dengan senang menjawab ucapan kakek fray.
tiba-tiba. "Yuhu, akhirnya aku bisa berkenalan dengan menantuku. huhu, aku sudah lama ingin berkenalan denganmu. kakek merestui pernikahan ini. semoga kalian bahagia," ucap kakek fray, sambil merasa bangga.
"Heh, terimakasih," ucap aira, dengan merasa senang.
"Astaga, kakek memang seperti itu," ucap fray, sambil merasa keheranan.
__ADS_1
Tiba-tiba.
Krek ...
lisa datang ke rumah fray.
"kakak, aku membawakan barang yang kau lupa bawa," ucap lisa, sambil membawakan barang itu.
"Lho? siapa kau?" tanya lisa, sambil penasaran.
"Lisa, kau harus sopan kepadanya. dia adalah kakek fray," ucap aira.
"Heh?" tanya lisa, sambil keheranan.
"Tidak masalah. apa dia adikmu? " tanya kakek fray, sambil penasaran.
"benar, dia adalah adikku," ucap aira.
"baik. sekarang aku akan pergi untuk menyelesaikan urusanku. kakek pergi dulu fray. aira, kakek ingin kau menjaga fray. dan fray, kau harus bisa membahagiakan istrimu. itu adalah permintaaku. lain kali, datang dan mampirlah ke rumahku. baiklah, akiko ayo kita pergi," ucap Kakek fray, sambil pergi ke masa depan.
"Baik kakek," ucap aira.
"Kakek, aku berjanji akan membahagiakan istiriku. lain kali aku akan menemui kakek bersama aira," ucap fray, sambil merasa senang.
"terimakasih, sampai jumpa lagi," ucap kakeknya.
"kakak, nanti aku akan datang untuk menemui kakak lagi. hehe," ucao akiko, sambil merasa senang.
puhs ...
Scring ...
"Hah? apa itu? kenapa mereka menghilang?" tanya lisa, sambil keheranan.
"Gawat, " ucap fray.
"kakak fray, bisa kau jelaskan apa yang sedang terjadi?" tanya lisa, sambil penasaran.
"baiklah, ceritanya sangat panjang," ucap fray.
setelah lelah menceritakan tentang dirinya. fray pergi ke kamarnya untuk tidur. sementara lisa, pulang ke rumahnya.
Krek ...
Brug ...
Fray berbaring di ranjangnya.
"Astaga, ini sangat melelahkan," ucap fray, sambil merasa lelah.
Tiba-tiba, aira ada di samping fray.
"Heh? aira? ke-kenapa tiba-tiba kau ada di sampingku?" tanya fray, sambil penasaran.
"heh? bukanya kita sudah menikah?" tanya aira, sambil penasaran.
"Benar, kita sudah menikah. hei aira, bagaimana perasaanmu setelah menikah denganku?" tanya fray, sambil penasaran.
"Aku merasa senang karena bisa menikah denganmu," ucap aira, sambil merasa senang.
"Aira, besok kita akan kembali bekerja. sekarang, ayo kita tidur dan bersiap untuk bekerja besok" ucap fray, sambil merasa senang.
"baik," ucap aira.
Mereka tidur dan bersiap untuk bekerja besok. itu adalah malam pertama bagi mereka setelah menikah.
Ke esokan harinya. Aira memasak sarapan pagi di dapur fray. ia memasak makanan kesukaan fray. Fray merasa senang bisa memakan masakan aira setiap harinya.
Mereka pergi ke kantor bersama, bekerja bersama, dan libur bersama. setiap hari mereka selalu merasa bahagia setelah menikah.
(Tamat ... )
__ADS_1