Kekasih Impian Direktur Fray

Kekasih Impian Direktur Fray
menginap ( part 1 )


__ADS_3

"A ... Apa!! be-benarkah?" tanya fray, sambil keheranan.


"Itu benar, kau diminta untuk menginap di rumahku," ucap lisa, sambil sedikit senang.


"Begitu ya, baiklah, aku akan menginap di rumahmu. oh ya, dimana aku harus tidur?" tanya fray, sambil penasaran.


"Itu, kalau kau mau. kau boleh tidur di kamar kakakku. hehehe," ucap Lisa, sambil merasa senang.


Fray sangat kaget dengan perkataan lisa. ia sangat keheranan dengan perkataan lisa.


"A-APA? " ucap fray, sambil kaget mengatakan itu.


dengan tertawa dan merasa senang. lisa berkata," Haha, aku hanya bercanda. mana mungkin kau tidur di kamar kakakku. maafkan aku, tadi aku hanya bercanda. hehe," ucap lisa, sambil merasa senang.


"Be-benarkah? syukurlah jika kau hanya bercanda. sebenarnya aku belum siap dengan itu," ucap fray, sambil merasa gugup.


"ha? benarkah? tetapi yang kau lakukan di taman tadi ... hehehe, itu sangat mencurigakan," ucap lisa, sambil merasa penasaran.


"astaga, apa aku salah berbicara? dia kembali membahas tentang itu. bagaimana ini, bagaimana ini," ucap fray, sambil merasa gugup.


"sudahlah, kau terlihat sangat gugup. itu pasti sebuah rahasia yang tidak bisa dikatakan dengan mudah. baiklah kakak, aku tidak akan menanyakan itu lagi. tetapi, aku memimtamu untuk berkumpul di kamar kakak aira nanti malam ya," ucap lisa, sambil merasa senang.


"Ha? baik-baik," ucap fray, sambil merasa lega.


Tap ... tap ... tap ...


Lisa berlari. ia berkata, "oh ya, aku pergi dulu. sampai jumpa," ucap lisa, sambil berlari.


"baik, sampai jumpa," ucap fray, sambil merasa lega.


"baiklah, sekarang apa yang harus aku lakukan? mungkin, aku akan berjalan-jalan lagi di rumah ini," ucap fray, sambil berjalan.


Tap ... tap ... tap ...


Fray berjalan dan berkeliling rumah aira. ia melihat banyak ruangan yang sangat besar.


"Wah? ruangan apa ini?" tanya fray, sambil keheranan.


Tiba-tiba.


"Itu adalah ruangan harta," ucap ayah aira, sambil muncul secara tiba-tiba.


Fray sangat kaget dengan itu. sambil kaget. ia berkata,"haa? paman, sejak kapan kau berada di samping ku?" tanya fray, sambil penasaran.


"Sejak tadi, aku mengikutimu dan melihatmu berkeliling sendirian. jadi akh berfikir untuk mengajakmu bicara tentang putriku," ucap ayah aira, sambil merasa senang.


"ha? maksud paman membicarakan soal aira?" tanya fray, sambil penasaran.


"Benar, aku ingin membicarakan tentangnya. ini demi masa depan putriku," ucap ayah aira, sambil merasa senang.


"Baiklah, tetapi aku ingin menanyakan sesuatu darimu," ucap fray, sambil merasa penasaran.


"ha? tentang apa?" tanya ayah aira, sambil penasaran.


"kenapa paman pulang lebih awal? aira tadi mengatakan jika paman pulang larut malam hari ini," ucap fray, sambil penasaran.


"oh, itu karena alat buatanmu itu. aku menggunakan alat itu untuk terbang ke rumah. hasilnya sangat baik, aku tiba lebih cepat dari biasanya," ucap ayah aira, sambil merasa senang.


"oh, jadi begitu. baiklah, ayo kita lanjutkan pembicaraan tadi," ucap fray, sambil merasa senang.


"baik, kita bicara di tempat itu saja," ucap ayah aira, sambil merasa senang.

__ADS_1


"baik," ucap fray.


Mereka membicarakan tentang aira. fray mendengarkan perkataan ayah aira. setelah membicarakan tentang itu, fray keluar dari ruangan itu.


Ayah aira mempunyai pekerjaan penting di malam hari. oleh sebab itu, fray diminta untuk menginap di rumah aira.


"Fray, Semoga kau mengerti apa yang harus kau lakukan setelah kalian menikah," ucap ayah aira, sambil merasa senang.


"hoh, baik paman. aku janji akan melakukan apa yang tadi kau minta. aku akan mandi dulu, dan juga aku diminta menemui lisa dan aira di kamar aira," ucap fray, sambil merasa senang.


"oh ya fray, aku nanti malam ada urusan perusahaan. aku minta kau bisa menjaga rumah ini. aku akan meminta beberapa petugas keamanan untuk membantumu menjaga keamanan rumah ini," ucap ayah aira, sambil merasa senang.


"baiklah, serahkan saja padaku paman," ucap fray, sambil merasa senang.


Tap ... tap ... tap ...


Setelah fray selesai mandi. ia memakai pakaian baru, dan berjalan menuju kamar aira.


"astaga, apa yang lisa inginkan setelah aku menemuiny," ucap fray, sambil penasaran.


Tap ... tap ... tap ...


Fray sampai di depan kamar aira. ia membuka pintu kamar itu.


Krek ...


"permisi," ucap fray, sambil membuka pintu.


Tiba-tiba,"Hah? fray, ke-kenapa kau bisa berada di kamarku?" tanya aira, sambil penasaran.


"heh? tadi lisa yang menyuruhku ke kamarmu," ucap fray, sambil keheranan.


"Be-benarkah? " tanya aira, sambil penasaran.


Tiba-tiba, dari belakang. lisa tiba-tiba muncul. ia berkata," itu benar kakak, aku memintanya untuk datang. sebenarnya, aku ingin kita bersenang-senang. aku ingin bersenang-senang dengan kakak, untuk terakhir kalinya," ucap lisa, sambil merasa senang.


"jadi, itulah alasanmu memintaku datang ke kamar ini. baiklah, ayo kita bersenang-senang malam ini," ucap fray, sambil merasa senang.


"Be-benarkah?" tanya lisa, sambill penasaran.


"benar, " ucap fray.


Mereka bersama sepanjang malam. Lisa sangat senanh karena bisa bersama kakaknya untuk terakhir kalinya sebelum aira menikah.


Setelah selesai bersenang-senang semalaman. lisa tertidur di kamar aira karena sangat kelelahan.


Fray kembali ke kamarnya, ia berjalan meninggalkan ruangan itu.


Tap ... tap ... tap ...


tetapi," Fray!" ucap aira, sambil berteriak memangil fray.


"hah? Aira? ada apa?" tanya fray, sambil penasaran.


"Aku hanya ingin mengatakan ini kepadamu. fray, selamat malam," ucap aira, sambil merasa senang.


"Baik, selamat malam juga," ucap fray, sambil merasa senang.


"baiklah, kita harus tidur sekarang. ini sudah larut malam," ucap fray, sambil berjalan menuju kamarnya.


"baik," ucap aira, sambil bersiap untuk tidur.

__ADS_1


Tetapi.


Krek ...


Brug ...


Suara keras terdengar di lantai bawah rumah itu. seseorang masuk ke dalam rumah itu.


Aira sangat ketakutan dengan itu. ia berlari untuk menemui fray.


Tap ... tap ... tap ...


"Fray! tunggu! " ucap aira, sambil ketakutan.


"ha? ada apa?" tanya fray, sambil keheranan.


Aira memeluk fray, ia sangat ketakutan setelah mendengar suara itu.


"Fray, sepertinya ada seseorang yang masuk ke dalam rumah ini," ucap aira, sambil merasa gugup.


"ha? benarkah? aku juga merasa seperti itu. apa kita harus melihat ke bawah?" tanya fray, sambil merasa penasaran.


"ha? apa kau tidak takut?" tanya aira, sambil penasaran.


"Tidak kok, aku sudah berjanji kepada ayahmu. aku akan selalu melindungimu," ucap fray, sambil merasa senang.


"ba-baiklah, aku akan ikut bersamamu," ucap aira, sambil merasa gugup.


Mereka turun untuk menuju pintu masuk rumah itu. mereka menuruni tangga, dan mendengar suara berisik yang berasal di ruang tamu.


Klentang ...


"Ha? suara apa itu?" tanya fray, sambil penasaran.


"fray, apa kau yakin berani turun?" tanya aira, sambil merasa gugup.


"tenang saja, aku yakin," ucap fray, sambil merasa senang.


Fray mengambil pedangnya. ia bersiap untuk bertarung.


"ha? kenapa kau bisa membawa senjata?" tanya aira, sambil penasaran.


"itu, ini hanya untuk hal seperti ini. oleh karena itu, aku selalu membawa pedang ini untuk bisa mengatasi hal seperti ini," ucap fray, sambil memegang pedangnya.


"Aira, apa kau berani turun bersamaku?" tanya fray, sambil merasa penasaran.


"aku berani!" ucap aira, sambil merasa sedikit berani.


"baiklah, ayo kita lawan penyusup yang berani menerobos rumahmu ini!" ucap fray, sambil berlari.


Aira berlari mengikuti fray.


Tap .. tap ... tap ...


"hei kau penyusup, beraninya kau masuk ke dalam rumah ini!" ucap fray, sambil berlari.


tetapi, mereka menyadari bahwa penyusup itu adalah ayah aira.


"hah? penyusup? apa maksudmu?" tanya ayah aira, sambil penasaran.


"ayah," ucap aira, sambil merasa keheranan.

__ADS_1


"paman," ucap fray, sambil merasa keheranan.


...(bersambung ... )...


__ADS_2